Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Kamis, 30 Oktober 2025 |
KALBARONLINE.com - Layanan Jantung Terpadu di RSUD dr. Soedarso Pontianak kini jadi harapan baru bagi warga Kalimantan Barat yang selama ini harus ke luar negeri untuk berobat.
Sejak diresmikan pada 21 Agustus 2023, layanan ini terus berkembang dan mendapat banyak apresiasi dari pasien.
Salah satu pasien yang merasakan langsung peningkatan layanan tersebut adalah Ade Alfiansyah, warga Pontianak. Ia baru saja menjalani operasi pemasangan ring jantung dan kini tengah dalam masa pemulihan di RSUD Soedarso.
Meski awalnya sempat takut, Ade mengaku kini lega dan bersyukur atas pelayanan yang ia terima di layanan jantung terpadu rumah sakit milik pemerintah tersebut.
“Rumah sakit Soedarso yang sudah saya rasakan emang udah memadai lah, apalagi kayak saya ini kan ada penyumbatan. Untuk saya sendiri secara pribadi masih takut pikirannya kemana-mana. Tapi setelah saya memasuki perawatannya, (pelayanan) dokternya itu oke sangat membantu,” kata Ade.
Ia menilai, fasilitas dan alat kesehatan yang dimiliki rumah sakit daerah terbesar di Kalbar itu sudah lengkap.
Untuk itu Ade berharap, masyarakat juga seperti dirinya, yang tak perlu lagi berpikir untuk berobat ke luar negeri.
“Jadi tidak perlu jauh ke Kuching. Sebagai anggota BPJS, gunakanlah BPJS dengan sebaiknya,” ujarnya.
Kesaksian Ade itu disampaikan langsung saat Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan bersama Dirjen SDM Kesehatan Kemenkes RI, Yuli Farianti, serta Direktur RSUD Soedarso, Harry Agung, meninjau Gedung Radioterapi dan Gedung Jantung Terpadu di Pontianak.
Peninjauan itu dilakukan usai RSUD Soedarso juga resmi ditunjuk sebagai center pendidikan fellowship jantung intervensi pertama di Kalimantan.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan yang turut mendengarkan cerita Ade mengatakan, kemajuan RSUD Soedarso adalah hasil kerja keras seluruh tenaga medis dan dukungan pemerintah daerah.
“Barusan saja pasien kita pasang ring di RSUD Soedarso, ditangani langsung oleh dokter Rivan. Alhamdulillah sekarang sudah bisa pasang ring di sini, bahkan sudah dilakukan sejak 2019,” ujar Norsan bangga.
Ia menegaskan, layanan di RSUD Soedarso terbuka untuk semua kalangan, tanpa membedakan pasien umum atau BPJS.
“Pelayanannya sama, nggak ada perbedaan. Masyarakat Kalbar ayo gunakan rumah sakit kita sendiri. Pemerintah akan terus bantu supaya fasilitasnya makin baik,” tegasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Layanan Jantung Terpadu di RSUD dr. Soedarso Pontianak kini jadi harapan baru bagi warga Kalimantan Barat yang selama ini harus ke luar negeri untuk berobat.
Sejak diresmikan pada 21 Agustus 2023, layanan ini terus berkembang dan mendapat banyak apresiasi dari pasien.
Salah satu pasien yang merasakan langsung peningkatan layanan tersebut adalah Ade Alfiansyah, warga Pontianak. Ia baru saja menjalani operasi pemasangan ring jantung dan kini tengah dalam masa pemulihan di RSUD Soedarso.
Meski awalnya sempat takut, Ade mengaku kini lega dan bersyukur atas pelayanan yang ia terima di layanan jantung terpadu rumah sakit milik pemerintah tersebut.
“Rumah sakit Soedarso yang sudah saya rasakan emang udah memadai lah, apalagi kayak saya ini kan ada penyumbatan. Untuk saya sendiri secara pribadi masih takut pikirannya kemana-mana. Tapi setelah saya memasuki perawatannya, (pelayanan) dokternya itu oke sangat membantu,” kata Ade.
Ia menilai, fasilitas dan alat kesehatan yang dimiliki rumah sakit daerah terbesar di Kalbar itu sudah lengkap.
Untuk itu Ade berharap, masyarakat juga seperti dirinya, yang tak perlu lagi berpikir untuk berobat ke luar negeri.
“Jadi tidak perlu jauh ke Kuching. Sebagai anggota BPJS, gunakanlah BPJS dengan sebaiknya,” ujarnya.
Kesaksian Ade itu disampaikan langsung saat Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan bersama Dirjen SDM Kesehatan Kemenkes RI, Yuli Farianti, serta Direktur RSUD Soedarso, Harry Agung, meninjau Gedung Radioterapi dan Gedung Jantung Terpadu di Pontianak.
Peninjauan itu dilakukan usai RSUD Soedarso juga resmi ditunjuk sebagai center pendidikan fellowship jantung intervensi pertama di Kalimantan.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan yang turut mendengarkan cerita Ade mengatakan, kemajuan RSUD Soedarso adalah hasil kerja keras seluruh tenaga medis dan dukungan pemerintah daerah.
“Barusan saja pasien kita pasang ring di RSUD Soedarso, ditangani langsung oleh dokter Rivan. Alhamdulillah sekarang sudah bisa pasang ring di sini, bahkan sudah dilakukan sejak 2019,” ujar Norsan bangga.
Ia menegaskan, layanan di RSUD Soedarso terbuka untuk semua kalangan, tanpa membedakan pasien umum atau BPJS.
“Pelayanannya sama, nggak ada perbedaan. Masyarakat Kalbar ayo gunakan rumah sakit kita sendiri. Pemerintah akan terus bantu supaya fasilitasnya makin baik,” tegasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini