Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Jumat, 31 Oktober 2025 |
KALBARONLINE.com — Penerima manfaat Kredit Usaha Rakyat (KUR) mengapresiasi langkah nyata Pemerintahan Gubernur Kalbar, Ria Norsan bersama wakilnya Krisantus Kurniawan, dalam mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kalimantan Barat.
Kebijakan ini dinilai membantu pelaku usaha untuk naik kelas dan memperluas pasar melalui kemudahan KUR tanpa agunan.
Salah satu penerima manfaat, Anna Susanti, pelaku UMKM minuman herbal asal Pontianak, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas KUR tersebut.
“Selama ini kami terkendala modal karena tidak punya jaminan. Dengan KUR ini, saya bisa menambah produksi dan mengembangkan produk baru. Sekarang penjualan saya sudah sampai Bandung dan Jakarta lewat TikTok,” ujar Anna, yang juga aktif di IWAPI Pontianak dan Komunitas Mantap Indonesia.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Bank Kalbar, Yuse Chaidi Amzar mengungkapkan, bahwa hingga September 2025, Bank Kalbar telah menyalurkan Rp 580 miliar dari total alokasi Rp 700 miliar KUR kepada pelaku UMKM di Kalbar.
“Kami berkomitmen tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga melakukan pendampingan agar pelaku UMKM mampu mengelola usahanya secara berkelanjutan. KUR ini bukan sekadar bantuan modal, tapi langkah membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” ungkap Yuse.
Melalui sinergi antara Pemprov Kalbar, Bank Kalbar, dan pelaku UMKM, diharapkan program KUR terus menjadi katalis untuk meningkatkan daya saing, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah menuju Kalbar yang maju, mandiri dan sejahtera. (Red)
KALBARONLINE.com — Penerima manfaat Kredit Usaha Rakyat (KUR) mengapresiasi langkah nyata Pemerintahan Gubernur Kalbar, Ria Norsan bersama wakilnya Krisantus Kurniawan, dalam mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kalimantan Barat.
Kebijakan ini dinilai membantu pelaku usaha untuk naik kelas dan memperluas pasar melalui kemudahan KUR tanpa agunan.
Salah satu penerima manfaat, Anna Susanti, pelaku UMKM minuman herbal asal Pontianak, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas KUR tersebut.
“Selama ini kami terkendala modal karena tidak punya jaminan. Dengan KUR ini, saya bisa menambah produksi dan mengembangkan produk baru. Sekarang penjualan saya sudah sampai Bandung dan Jakarta lewat TikTok,” ujar Anna, yang juga aktif di IWAPI Pontianak dan Komunitas Mantap Indonesia.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Bank Kalbar, Yuse Chaidi Amzar mengungkapkan, bahwa hingga September 2025, Bank Kalbar telah menyalurkan Rp 580 miliar dari total alokasi Rp 700 miliar KUR kepada pelaku UMKM di Kalbar.
“Kami berkomitmen tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga melakukan pendampingan agar pelaku UMKM mampu mengelola usahanya secara berkelanjutan. KUR ini bukan sekadar bantuan modal, tapi langkah membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” ungkap Yuse.
Melalui sinergi antara Pemprov Kalbar, Bank Kalbar, dan pelaku UMKM, diharapkan program KUR terus menjadi katalis untuk meningkatkan daya saing, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah menuju Kalbar yang maju, mandiri dan sejahtera. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini