Sanggau    

STKIP Melawi Wisuda 119 Mahasiswa, Siap Jawab Tantangan Daerah

Oleh : adminkalbaronline
Kamis, 27 November 2025
STKIP Melawi Wisuda 119 Mahasiswa, Siap Jawab Tantangan Daerah
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Sebanyak 119 mahasiswa STKIP Melawi Kampus PSDKU Entikong resmi menyandang gelar sarjana, pada Kamis (27/11/2025). Acara wisuda dilaksanakan di Gedung Azmi, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Para wisudawan itu berasal dari lima program studi: PGSD, Pendidikan Jasmani, PG PAUD, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Fisika. Mayoritas dari mereka berasal dari Sekayam, Entikong, Sosok, hingga Bodok.

Ketua STKIP Melawi, Septian Peterianus menegaskan, bahwa para lulusan ini merupakan harapan baru dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau.

"Kami berharap para sarjana baru ini berperan memajukan daerah dan mampu mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Septian mengingatkan, bahwa para lulusan harus mandiri secara ekonomi. Sebagian besar mahasiswa berasal dari keluarga perbatasan yang hidup berdampingan dengan peluang sekaligus ancaman.

"Jangan sampai lulusan kita tidak melek ekonomi. Mereka harus berkontribusi meningkatkan ekonomi di daerahnya,” tegasnya.

Menurutnya, pendidikan adalah salah satu senjata paling efektif menjawab masalah klasik di perbatasan: penyelundupan, narkoba, hingga perdagangan manusia.

Septian menyayangkan ditutupnya Balai Latihan Kerja (BLK) Indonesia yang dulu bekerja sama dengan kampus. Padahal BLK menjadi tempat mahasiswa menambah kemampuan kerja.

"BLK sangat membantu mahasiswa memperoleh pelatihan. Sayangnya sekarang program itu terhenti,” ucapnya.

Wakil Ketua STKIP Melawi PSDKU Entikong, Lilian Slow, ikut menegaskan pentingnya pelatihan vokasional. Ia berharap pemerintah kembali menghadirkan balai latihan kerja di wilayah perbatasan.

"Mahasiswa bisa belajar keterampilan yang relevan dengan daerah, misalnya jadi pemandu wisata berbahasa Inggris,” jelasnya.

Selain kompetensi teknis, kampus juga mendorong mahasiswa terlibat dalam pengembangan karya seni dan UMKM lokal, seperti kerajinan tas bambu dan rotan.

Momen wisuda tahun ini terasa spesial karena menghadirkan Gubernur Kalbar periode 2018 - 2023, Sutarmidji, sebagai penyampai orasi ilmiah. Sosok yang dikenal vokal soal pembangunan pendidikan itu menegaskan kembali bahwa masa depan daerah sepenuhnya ditentukan kualitas SDM.

“Selamat kepada orang tua wisudawan yang sudah mengantar anaknya sukses. Masa depan itu yang menentukan hitam-putihnya adalah pendidikan,” tegas Sutarmidji. (Red)

Artikel Selanjutnya
Pemkot Pontianak Gelar Business Matching: Pertemukan Seller dan Buyer
Kamis, 27 November 2025
Artikel Sebelumnya
Komisi Informasi Apresiasi Lompatan Keterbukaan Badan Publik Kalbar di Era Pemerintahan Ria Norsan–Krisantus
Kamis, 27 November 2025

Berita terkait