Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Kamis, 27 November 2025 |
KALBARONLINE.com - Sebanyak 119 mahasiswa STKIP Melawi Kampus PSDKU Entikong resmi menyandang gelar sarjana, pada Kamis (27/11/2025). Acara wisuda dilaksanakan di Gedung Azmi, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.
Para wisudawan itu berasal dari lima program studi: PGSD, Pendidikan Jasmani, PG PAUD, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Fisika. Mayoritas dari mereka berasal dari Sekayam, Entikong, Sosok, hingga Bodok.
Ketua STKIP Melawi, Septian Peterianus menegaskan, bahwa para lulusan ini merupakan harapan baru dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau.
"Kami berharap para sarjana baru ini berperan memajukan daerah dan mampu mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Septian mengingatkan, bahwa para lulusan harus mandiri secara ekonomi. Sebagian besar mahasiswa berasal dari keluarga perbatasan yang hidup berdampingan dengan peluang sekaligus ancaman.
"Jangan sampai lulusan kita tidak melek ekonomi. Mereka harus berkontribusi meningkatkan ekonomi di daerahnya,” tegasnya.
Menurutnya, pendidikan adalah salah satu senjata paling efektif menjawab masalah klasik di perbatasan: penyelundupan, narkoba, hingga perdagangan manusia.
Septian menyayangkan ditutupnya Balai Latihan Kerja (BLK) Indonesia yang dulu bekerja sama dengan kampus. Padahal BLK menjadi tempat mahasiswa menambah kemampuan kerja.
"BLK sangat membantu mahasiswa memperoleh pelatihan. Sayangnya sekarang program itu terhenti,” ucapnya.
Wakil Ketua STKIP Melawi PSDKU Entikong, Lilian Slow, ikut menegaskan pentingnya pelatihan vokasional. Ia berharap pemerintah kembali menghadirkan balai latihan kerja di wilayah perbatasan.
"Mahasiswa bisa belajar keterampilan yang relevan dengan daerah, misalnya jadi pemandu wisata berbahasa Inggris,” jelasnya.
Selain kompetensi teknis, kampus juga mendorong mahasiswa terlibat dalam pengembangan karya seni dan UMKM lokal, seperti kerajinan tas bambu dan rotan.
Momen wisuda tahun ini terasa spesial karena menghadirkan Gubernur Kalbar periode 2018 - 2023, Sutarmidji, sebagai penyampai orasi ilmiah. Sosok yang dikenal vokal soal pembangunan pendidikan itu menegaskan kembali bahwa masa depan daerah sepenuhnya ditentukan kualitas SDM.
“Selamat kepada orang tua wisudawan yang sudah mengantar anaknya sukses. Masa depan itu yang menentukan hitam-putihnya adalah pendidikan,” tegas Sutarmidji. (Red)
KALBARONLINE.com - Sebanyak 119 mahasiswa STKIP Melawi Kampus PSDKU Entikong resmi menyandang gelar sarjana, pada Kamis (27/11/2025). Acara wisuda dilaksanakan di Gedung Azmi, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.
Para wisudawan itu berasal dari lima program studi: PGSD, Pendidikan Jasmani, PG PAUD, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Fisika. Mayoritas dari mereka berasal dari Sekayam, Entikong, Sosok, hingga Bodok.
Ketua STKIP Melawi, Septian Peterianus menegaskan, bahwa para lulusan ini merupakan harapan baru dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sanggau.
"Kami berharap para sarjana baru ini berperan memajukan daerah dan mampu mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Septian mengingatkan, bahwa para lulusan harus mandiri secara ekonomi. Sebagian besar mahasiswa berasal dari keluarga perbatasan yang hidup berdampingan dengan peluang sekaligus ancaman.
"Jangan sampai lulusan kita tidak melek ekonomi. Mereka harus berkontribusi meningkatkan ekonomi di daerahnya,” tegasnya.
Menurutnya, pendidikan adalah salah satu senjata paling efektif menjawab masalah klasik di perbatasan: penyelundupan, narkoba, hingga perdagangan manusia.
Septian menyayangkan ditutupnya Balai Latihan Kerja (BLK) Indonesia yang dulu bekerja sama dengan kampus. Padahal BLK menjadi tempat mahasiswa menambah kemampuan kerja.
"BLK sangat membantu mahasiswa memperoleh pelatihan. Sayangnya sekarang program itu terhenti,” ucapnya.
Wakil Ketua STKIP Melawi PSDKU Entikong, Lilian Slow, ikut menegaskan pentingnya pelatihan vokasional. Ia berharap pemerintah kembali menghadirkan balai latihan kerja di wilayah perbatasan.
"Mahasiswa bisa belajar keterampilan yang relevan dengan daerah, misalnya jadi pemandu wisata berbahasa Inggris,” jelasnya.
Selain kompetensi teknis, kampus juga mendorong mahasiswa terlibat dalam pengembangan karya seni dan UMKM lokal, seperti kerajinan tas bambu dan rotan.
Momen wisuda tahun ini terasa spesial karena menghadirkan Gubernur Kalbar periode 2018 - 2023, Sutarmidji, sebagai penyampai orasi ilmiah. Sosok yang dikenal vokal soal pembangunan pendidikan itu menegaskan kembali bahwa masa depan daerah sepenuhnya ditentukan kualitas SDM.
“Selamat kepada orang tua wisudawan yang sudah mengantar anaknya sukses. Masa depan itu yang menentukan hitam-putihnya adalah pendidikan,” tegas Sutarmidji. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini