Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 09 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat memastikan akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini merupakan agenda nasional yang digelar setiap 10 tahun sekali sesuai amanat undang-undang, sekaligus menjadi basis data penting untuk memetakan kondisi perekonomian daerah.
Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin, mengatakan sensus ekonomi bertujuan mendata seluruh aktivitas ekonomi di Kalimantan Barat, mulai dari usaha berskala kecil hingga besar. Pendataan ini diharapkan mampu memberikan gambaran utuh mengenai struktur ekonomi di daerah, termasuk perkembangan sektor usaha yang terus berubah.
“Sehingga nanti akan terpotret atau akan tergambar kondisi kegiatan ekonominya, sektor apa saja. Misalnya UMKM-nya berapa, termasuk sekarang juga online gitu ya. Pedagang online kan banyak sekarang. Dengan adanya sensus ekonomi insya Allah nanti akan ketahuan,” ujarnya, Jumat (09/01/2026).
Dalam pelaksanaannya, BPS Kalbar akan mendata seluruh bangunan dan rumah yang ada. Setiap bangunan akan dicatat apakah memiliki aktivitas ekonomi atau tidak, sehingga seluruh kegiatan usaha dapat terpetakan secara menyeluruh.
“Nanti semua rumah, semua bangunan akan kita data. Termasuk bangunan-bangunan besar yang menjalankan aktivitas ekonomi juga akan dipetakan,” ungkap Muh Saichudin.
Terkait petugas sensus, ia menjelaskan bahwa BPS akan melakukan rekrutmen secara terbuka bagi masyarakat umum melalui aplikasi khusus. Pengumuman rekrutmen sensus ekonomi 2026 ini direncanakan berlangsung sekitar Februari hingga Maret 2026.
“Kita akan rekrut secara besar-besaran, tentunya setelah anggaran nasional disetujui. Nanti ada seleksi, lalu petugas yang lolos akan dilatih sebelum turun ke lapangan,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat memastikan akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini merupakan agenda nasional yang digelar setiap 10 tahun sekali sesuai amanat undang-undang, sekaligus menjadi basis data penting untuk memetakan kondisi perekonomian daerah.
Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin, mengatakan sensus ekonomi bertujuan mendata seluruh aktivitas ekonomi di Kalimantan Barat, mulai dari usaha berskala kecil hingga besar. Pendataan ini diharapkan mampu memberikan gambaran utuh mengenai struktur ekonomi di daerah, termasuk perkembangan sektor usaha yang terus berubah.
“Sehingga nanti akan terpotret atau akan tergambar kondisi kegiatan ekonominya, sektor apa saja. Misalnya UMKM-nya berapa, termasuk sekarang juga online gitu ya. Pedagang online kan banyak sekarang. Dengan adanya sensus ekonomi insya Allah nanti akan ketahuan,” ujarnya, Jumat (09/01/2026).
Dalam pelaksanaannya, BPS Kalbar akan mendata seluruh bangunan dan rumah yang ada. Setiap bangunan akan dicatat apakah memiliki aktivitas ekonomi atau tidak, sehingga seluruh kegiatan usaha dapat terpetakan secara menyeluruh.
“Nanti semua rumah, semua bangunan akan kita data. Termasuk bangunan-bangunan besar yang menjalankan aktivitas ekonomi juga akan dipetakan,” ungkap Muh Saichudin.
Terkait petugas sensus, ia menjelaskan bahwa BPS akan melakukan rekrutmen secara terbuka bagi masyarakat umum melalui aplikasi khusus. Pengumuman rekrutmen sensus ekonomi 2026 ini direncanakan berlangsung sekitar Februari hingga Maret 2026.
“Kita akan rekrut secara besar-besaran, tentunya setelah anggaran nasional disetujui. Nanti ada seleksi, lalu petugas yang lolos akan dilatih sebelum turun ke lapangan,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini