Pontianak    

Wagub Krisantus Dorong Investasi Berpihak pada Rakyat di Kalbar

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Rabu, 14 Januari 2026
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar untuk mendorong masuknya investasi yang tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berpihak pada kepentingan rakyat, peningkatan pendapatan daerah, serta pelestarian lingkungan.

Komitmen tersebut disampaikan Krisantus saat menghadiri forum Your Gateway to Investing in Indonesia di Jakarta, Selasa (13/01/2026).

Forum ini menjadi upaya Pemprov Kalbar dalam menarik minat investor dengan mempromosikan potensi investasi daerah. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang strategis pertemuan antara investor asal Tiongkok (Cina) dengan Pemerintah Indonesia, khususnya Kalimantan Barat, guna memperkuat kerja sama investasi lintas negara.

“Ini bisa dikatakan sebagai pertemuan antara dua negara, yakni investor Cina dengan Indonesia, dan ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut,” ujar Krisantus.

Dalam forum tersebut, Krisantus memaparkan berbagai potensi investasi yang dimiliki Provinsi Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa investasi yang masuk harus memberikan nilai ekonomis tinggi bagi kemajuan daerah.

Lebih lanjut, Krisantus menekankan bahwa investasi yang diharapkan tidak hanya mengejar profit, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.

“Kita ingin investasi yang masuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah Kalimantan Barat,” tegasnya.

Mantan Anggota DPR RI tersebut juga berharap para investor yang berinvestasi di Kalimantan Barat dapat menghormati dan mengikuti kearifan lokal yang ada di daerah.

“Budaya dan kearifan lokal harus kita lestarikan. Ini berlaku bagi seluruh investasi di Kalimantan Barat, termasuk kendaraan operasional yang digunakan agar berpelat Kalimantan Barat. Kami terbuka dan menyambut baik investor, baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk datang dan bersama-sama mengkaji potensi ekonomi yang berdampak langsung pada pembangunan daerah,” harap Krisantus.

Selain itu, Krisantus menekankan pentingnya investasi yang berwawasan lingkungan. Ia mencontohkan praktik pengelolaan pariwisata di Jawa Barat yang menjadikan keindahan hutan sebagai aset jangka panjang melalui upaya pelestarian lingkungan.

“Saya ingin Kalimantan Barat juga memelihara hutannya. Investasi yang masuk harus ramah lingkungan. Silakan datang ke Kalimantan Barat, mari kita bangun kerja sama yang baik,” pintanya.

Sementara itu, Advisor to vOffice Group, Sandiaga Salahuddin Uno, menyambut baik terjalinnya kerja sama antara Indonesia dan China. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat membawa investasi ke Kalimantan Barat sekaligus mendorong transfer inovasi dan teknologi.

“Semoga kerja sama ini terus ditingkatkan dan membawa investasi ke Kalimantan Barat, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi menuju target 8 persen sesuai harapan Bapak Presiden,” ujar Sandiaga.

Ia menambahkan, layanan vOffice beserta ekosistemnya siap membantu investor dan pelaku usaha dari China maupun berbagai negara lain dalam melihat Indonesia sebagai satu kesatuan peluang investasi. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Telkomsel di Kalimantan Sukses Kawal Lonjakan Trafik 15,16% Selama Libur Nataru
Rabu, 14 Januari 2026
Artikel Sebelumnya
Disdikbud Kalbar Imbau Sekolah Rawan Banjir Segera Amankan Data dan Aset Penting
Rabu, 14 Januari 2026

Berita terkait