Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sabtu, 17 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menyongsong bonus demografi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) **Himpunan Mahasiswa Pontianak (HIMAPON) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Sabtu (17/1/2026).
Edi menyebut Kota Pontianak memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Saat ini, jumlah mahasiswa di Kota Pontianak mencapai sekitar 43 ribu orang, berasal tidak hanya dari Pontianak, tetapi juga berbagai daerah di Kalimantan Barat dan luar daerah.
“Mahasiswa memiliki peran strategis karena Indonesia sedang berada pada fase bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Ini peluang besar untuk mendorong kemajuan daerah dan bangsa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah mencanangkan visi Indonesia Emas 2045 dengan target peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, capaian tersebut dipengaruhi berbagai faktor global, seperti stabilitas geopolitik dan perubahan iklim yang berdampak pada perekonomian, khususnya sektor pangan dan distribusi.
Dalam konteks daerah, Edi menekankan pentingnya menjaga stabilitas inflasi guna melindungi daya beli masyarakat. Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, terus berupaya menjaga inflasi agar tetap berada pada kisaran ideal.
“Inflasi yang terlalu tinggi akan menurunkan daya beli masyarakat, sementara inflasi yang terlalu rendah juga berdampak pada pendapatan petani. Karena itu, keseimbangan harga menjadi kunci,” terangnya.
Edi juga memaparkan visi pembangunan Kota Pontianak yang diusung bersama Wakil Wali Kota Bahasan pada periode kedua kepemimpinannya, yakni mewujudkan Kota Pontianak yang maju dan sejahtera dengan lingkungan serta infrastruktur yang humanis. Menurutnya, kota yang maju ditandai pembangunan berkelanjutan dan infrastruktur representatif, sementara lingkungan humanis tercermin dari kota yang hijau, bersih, dan nyaman.
Ia menambahkan, karakteristik geografis Pontianak yang berada di garis khatulistiwa dan di tepian Sungai Kapuas menuntut penanganan lingkungan yang adaptif terhadap perubahan musim, baik saat curah hujan tinggi maupun musim kemarau.
Melalui Mubes HIMAPON bertema “Regenerasi Organisasi Kota Pontianak dalam Mewujudkan Kepemimpinan yang Progresif”, Edi berharap mahasiswa mampu melahirkan gagasan segar serta kepemimpinan berintegritas yang berorientasi pada kemajuan daerah.
“Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Pontianak ke depan,” pungkasnya. (Red)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menyongsong bonus demografi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) **Himpunan Mahasiswa Pontianak (HIMAPON) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Sabtu (17/1/2026).
Edi menyebut Kota Pontianak memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Saat ini, jumlah mahasiswa di Kota Pontianak mencapai sekitar 43 ribu orang, berasal tidak hanya dari Pontianak, tetapi juga berbagai daerah di Kalimantan Barat dan luar daerah.
“Mahasiswa memiliki peran strategis karena Indonesia sedang berada pada fase bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Ini peluang besar untuk mendorong kemajuan daerah dan bangsa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah mencanangkan visi Indonesia Emas 2045 dengan target peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, capaian tersebut dipengaruhi berbagai faktor global, seperti stabilitas geopolitik dan perubahan iklim yang berdampak pada perekonomian, khususnya sektor pangan dan distribusi.
Dalam konteks daerah, Edi menekankan pentingnya menjaga stabilitas inflasi guna melindungi daya beli masyarakat. Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, terus berupaya menjaga inflasi agar tetap berada pada kisaran ideal.
“Inflasi yang terlalu tinggi akan menurunkan daya beli masyarakat, sementara inflasi yang terlalu rendah juga berdampak pada pendapatan petani. Karena itu, keseimbangan harga menjadi kunci,” terangnya.
Edi juga memaparkan visi pembangunan Kota Pontianak yang diusung bersama Wakil Wali Kota Bahasan pada periode kedua kepemimpinannya, yakni mewujudkan Kota Pontianak yang maju dan sejahtera dengan lingkungan serta infrastruktur yang humanis. Menurutnya, kota yang maju ditandai pembangunan berkelanjutan dan infrastruktur representatif, sementara lingkungan humanis tercermin dari kota yang hijau, bersih, dan nyaman.
Ia menambahkan, karakteristik geografis Pontianak yang berada di garis khatulistiwa dan di tepian Sungai Kapuas menuntut penanganan lingkungan yang adaptif terhadap perubahan musim, baik saat curah hujan tinggi maupun musim kemarau.
Melalui Mubes HIMAPON bertema “Regenerasi Organisasi Kota Pontianak dalam Mewujudkan Kepemimpinan yang Progresif”, Edi berharap mahasiswa mampu melahirkan gagasan segar serta kepemimpinan berintegritas yang berorientasi pada kemajuan daerah.
“Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Pontianak ke depan,” pungkasnya. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini