Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 25 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan smelter bauksit PT Borneo Alumindo Prima (BAP) di Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (24/1/2026) siang.
Insiden tersebut mengakibatkan dua orang karyawan laki-laki mengalami luka serius. Satu korban diketahui merupakan tenaga kerja asing (TKA), sementara satu lainnya adalah pekerja lokal. Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Fatima Ketapang untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Matan Hilir Selatan, IPTU Jumadi Hutabarat, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di area site PT BAP, tepatnya di tikungan depan mess kayu milik perusahaan.
“Dua korban sudah dirawat di RS Fatima Ketapang,” ujar Jumadi saat dikonfirmasi, Sabtu sore.
Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan bermula saat sebuah truk DT melintas sambil mengangkut material tanah untuk keperluan penimbunan pembangunan mess baru. Namun, pada saat bersamaan, tiba-tiba muncul sepeda motor berboncengan yang keluar dari area mesin kayu.
“Pada saat bersamaan, tiba-tiba muncul sepeda motor yang berboncengan keluar dari area mesin kayu,” kata Jumadi.
Sopir truk DT diduga tidak menyadari keberadaan sepeda motor tersebut di jalur lintasan, sehingga kecelakaan pun tidak dapat dihindari.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Borneo Alumindo Prima belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan smelter bauksit PT Borneo Alumindo Prima (BAP) di Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (24/1/2026) siang.
Insiden tersebut mengakibatkan dua orang karyawan laki-laki mengalami luka serius. Satu korban diketahui merupakan tenaga kerja asing (TKA), sementara satu lainnya adalah pekerja lokal. Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Fatima Ketapang untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Matan Hilir Selatan, IPTU Jumadi Hutabarat, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di area site PT BAP, tepatnya di tikungan depan mess kayu milik perusahaan.
“Dua korban sudah dirawat di RS Fatima Ketapang,” ujar Jumadi saat dikonfirmasi, Sabtu sore.
Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan bermula saat sebuah truk DT melintas sambil mengangkut material tanah untuk keperluan penimbunan pembangunan mess baru. Namun, pada saat bersamaan, tiba-tiba muncul sepeda motor berboncengan yang keluar dari area mesin kayu.
“Pada saat bersamaan, tiba-tiba muncul sepeda motor yang berboncengan keluar dari area mesin kayu,” kata Jumadi.
Sopir truk DT diduga tidak menyadari keberadaan sepeda motor tersebut di jalur lintasan, sehingga kecelakaan pun tidak dapat dihindari.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Borneo Alumindo Prima belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini