Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 01 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Kebakaran melanda area smelter bauksit milik PT Borneo Alumindo Prima (BAP) yang berlokasi di Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, pada Minggu (01/02/2026) siang.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Matan Hilir Selatan, AKP Jumadi Hutabarat. Ia mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan berhasil dipadamkan setelah beberapa jam upaya pemadaman.
“Yang terbakar adalah area smelter bagian evaporasi. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan,” ujar AKP Jumadi Hutabarat saat dikonfirmasi wartawan di Ketapang.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api besar disertai asap hitam pekat membumbung tinggi dari area smelter, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Untuk mengendalikan situasi, beberapa unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian guna mencegah api merembet ke bangunan lainnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. Namun, dugaan sementara mengarah pada adanya gangguan pada instalasi kelistrikan.
“Penyebab pastinya masih kami dalami, dugaan sementara akibat kelistrikan,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Pihak kepolisian bersama manajemen perusahaan masih melakukan pendataan untuk memastikan besaran kerugian material akibat kebakaran tersebut. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Kebakaran melanda area smelter bauksit milik PT Borneo Alumindo Prima (BAP) yang berlokasi di Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, pada Minggu (01/02/2026) siang.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Matan Hilir Selatan, AKP Jumadi Hutabarat. Ia mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan berhasil dipadamkan setelah beberapa jam upaya pemadaman.
“Yang terbakar adalah area smelter bagian evaporasi. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan,” ujar AKP Jumadi Hutabarat saat dikonfirmasi wartawan di Ketapang.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api besar disertai asap hitam pekat membumbung tinggi dari area smelter, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Untuk mengendalikan situasi, beberapa unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian guna mencegah api merembet ke bangunan lainnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. Namun, dugaan sementara mengarah pada adanya gangguan pada instalasi kelistrikan.
“Penyebab pastinya masih kami dalami, dugaan sementara akibat kelistrikan,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Pihak kepolisian bersama manajemen perusahaan masih melakukan pendataan untuk memastikan besaran kerugian material akibat kebakaran tersebut. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini