Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 27 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Polres Kapuas Hulu memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video viral di media sosial yang menampilkan ratusan kayu gelondongan melintas di aliran sungai, disertai narasi yang menyebutkan lokasi kejadian berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Kasi Humas Polres Kapuas Hulu IPTU Jamali menyampaikan, bahwa setelah dilakukan penelusuran di lapangan dan koordinasi dengan beberapa pihak terkait, dapat dipastikan bahwa lokasi dalam video tersebut bukan berada di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, melainkan berada di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah.
"Bahwa kegiatan sebagaimana yang terlihat dalam video viral tersebut tidak terjadi dan tidak dilakukan di wilayah hukum Polres Kapuas Hulu, Kalimantan Barat," jelasnya.
Selanjutnya, Kapolres Kapuas Hulu juga sudah berkoordinasi dengan polres terkait mengenai asal video tersebut diambil, dan sedang dicek kebenarannya oleh pihak berwajib.
Lebih lanjut, IPTU Jamali mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Bisa saja terdapat Kesamaan nama wilayah, seperti “Kapuas Hulu atau Kapuas”, yang mana berpotensi menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak disertai keterangan yang jelas mengenai detail lokasi dan keterangan lainnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya, agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru maupun dampak negatif terhadap daerah yang tidak terkait,” kata Iptu Jamali. (Haq)
KALBARONLINE.com - Polres Kapuas Hulu memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video viral di media sosial yang menampilkan ratusan kayu gelondongan melintas di aliran sungai, disertai narasi yang menyebutkan lokasi kejadian berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Kasi Humas Polres Kapuas Hulu IPTU Jamali menyampaikan, bahwa setelah dilakukan penelusuran di lapangan dan koordinasi dengan beberapa pihak terkait, dapat dipastikan bahwa lokasi dalam video tersebut bukan berada di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, melainkan berada di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah.
"Bahwa kegiatan sebagaimana yang terlihat dalam video viral tersebut tidak terjadi dan tidak dilakukan di wilayah hukum Polres Kapuas Hulu, Kalimantan Barat," jelasnya.
Selanjutnya, Kapolres Kapuas Hulu juga sudah berkoordinasi dengan polres terkait mengenai asal video tersebut diambil, dan sedang dicek kebenarannya oleh pihak berwajib.
Lebih lanjut, IPTU Jamali mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Bisa saja terdapat Kesamaan nama wilayah, seperti “Kapuas Hulu atau Kapuas”, yang mana berpotensi menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak disertai keterangan yang jelas mengenai detail lokasi dan keterangan lainnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya, agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru maupun dampak negatif terhadap daerah yang tidak terkait,” kata Iptu Jamali. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini