Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 16 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur Kota Pontianak sejak dini hari, ditambah fenomena air pasang, menyebabkan sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman warga terendam banjir, Selasa (16/6/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa titik mengalami genangan cukup tinggi, bahkan mencapai di atas mata kaki. Beberapa ruas jalan yang terdampak di antaranya Jalan Purnama, Jalan Gusti Sulung Lelanang, dan kawasan Jalan Podomoro.
Banjir di Pontianak yang terjadi sejak pagi hari itu turut mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat kesulitan melintas. Bahkan, beberapa kendaraan dilaporkan mogok akibat menerobos genangan air yang cukup dalam.
Salah seorang warga Pontianak, Afifa (26), mengaku kondisi tersebut membuat waktu tempuh menuju tempat kerjanya menjadi lebih lama dari biasanya.
“Dari pagi sudah tergenang. Beberapa jalan sulit dilewati, jadi harus mencari jalur lain. Semoga ada solusi supaya tidak terus seperti ini setiap hujan turun,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Maya (30). Menurutnya, kombinasi hujan deras dan air pasang hampir selalu memicu genangan di sejumlah kawasan Kota Pontianak.
“Kalau hujan deras ditambah air pasang, biasanya langsung banjir. Tadi juga ada beberapa motor yang mogok. Kami berharap ada penanganan yang lebih maksimal agar genangan cepat surut,” katanya.
Selain menghambat mobilitas warga, genangan air juga membuat pengendara harus ekstra hati-hati, terutama pengguna kendaraan roda dua yang berisiko kehilangan kendali saat melintasi jalan yang terendam.
Hingga berita ini ditulis, genangan air di sejumlah titik masih terpantau belum menunjukkan tanda-tanda surut. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Masyarakat juga diimbau untuk menghindari ruas jalan dengan genangan yang cukup dalam demi menjaga keselamatan serta mengurangi risiko kendaraan mogok di tengah perjalanan. (Lid)
KALBARONLINE.com – Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur Kota Pontianak sejak dini hari, ditambah fenomena air pasang, menyebabkan sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman warga terendam banjir, Selasa (16/6/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa titik mengalami genangan cukup tinggi, bahkan mencapai di atas mata kaki. Beberapa ruas jalan yang terdampak di antaranya Jalan Purnama, Jalan Gusti Sulung Lelanang, dan kawasan Jalan Podomoro.
Banjir di Pontianak yang terjadi sejak pagi hari itu turut mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat kesulitan melintas. Bahkan, beberapa kendaraan dilaporkan mogok akibat menerobos genangan air yang cukup dalam.
Salah seorang warga Pontianak, Afifa (26), mengaku kondisi tersebut membuat waktu tempuh menuju tempat kerjanya menjadi lebih lama dari biasanya.
“Dari pagi sudah tergenang. Beberapa jalan sulit dilewati, jadi harus mencari jalur lain. Semoga ada solusi supaya tidak terus seperti ini setiap hujan turun,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Maya (30). Menurutnya, kombinasi hujan deras dan air pasang hampir selalu memicu genangan di sejumlah kawasan Kota Pontianak.
“Kalau hujan deras ditambah air pasang, biasanya langsung banjir. Tadi juga ada beberapa motor yang mogok. Kami berharap ada penanganan yang lebih maksimal agar genangan cepat surut,” katanya.
Selain menghambat mobilitas warga, genangan air juga membuat pengendara harus ekstra hati-hati, terutama pengguna kendaraan roda dua yang berisiko kehilangan kendali saat melintasi jalan yang terendam.
Hingga berita ini ditulis, genangan air di sejumlah titik masih terpantau belum menunjukkan tanda-tanda surut. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Masyarakat juga diimbau untuk menghindari ruas jalan dengan genangan yang cukup dalam demi menjaga keselamatan serta mengurangi risiko kendaraan mogok di tengah perjalanan. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini