Pontianak    

Hujan Deras dan Air Pasang Rendam Sejumlah Wilayah di Pontianak, Aktivitas Warga Terganggu

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 16 June 2026
Hujan Deras dan Air Pasang Rendam Sejumlah Wilayah di Pontianak, Aktivitas Warga Terganggu
Hujan deras dan air pasang menyebabkan sejumlah ruas jalan di Pontianak terendam banjir, aktivitas warga pun terganggu (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur Kota Pontianak sejak dini hari, ditambah fenomena air pasang, menyebabkan sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman warga terendam banjir, Selasa (16/6/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa titik mengalami genangan cukup tinggi, bahkan mencapai di atas mata kaki. Beberapa ruas jalan yang terdampak di antaranya Jalan Purnama, Jalan Gusti Sulung Lelanang, dan kawasan Jalan Podomoro.

Banjir di Pontianak yang terjadi sejak pagi hari itu turut mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat kesulitan melintas. Bahkan, beberapa kendaraan dilaporkan mogok akibat menerobos genangan air yang cukup dalam.

Salah seorang warga Pontianak, Afifa (26), mengaku kondisi tersebut membuat waktu tempuh menuju tempat kerjanya menjadi lebih lama dari biasanya.

“Dari pagi sudah tergenang. Beberapa jalan sulit dilewati, jadi harus mencari jalur lain. Semoga ada solusi supaya tidak terus seperti ini setiap hujan turun,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Maya (30). Menurutnya, kombinasi hujan deras dan air pasang hampir selalu memicu genangan di sejumlah kawasan Kota Pontianak.

“Kalau hujan deras ditambah air pasang, biasanya langsung banjir. Tadi juga ada beberapa motor yang mogok. Kami berharap ada penanganan yang lebih maksimal agar genangan cepat surut,” katanya.

Selain menghambat mobilitas warga, genangan air juga membuat pengendara harus ekstra hati-hati, terutama pengguna kendaraan roda dua yang berisiko kehilangan kendali saat melintasi jalan yang terendam.

Hingga berita ini ditulis, genangan air di sejumlah titik masih terpantau belum menunjukkan tanda-tanda surut. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Masyarakat juga diimbau untuk menghindari ruas jalan dengan genangan yang cukup dalam demi menjaga keselamatan serta mengurangi risiko kendaraan mogok di tengah perjalanan. (Lid)

Artikel Selanjutnya
AMSI Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kolaborasi, Dorong Perlindungan Menyeluruh bagi Insan Pers
Tuesday, 16 June 2026
Artikel Sebelumnya
Dukung RUU Masyarakat Hukum Adat, Heri Mustamin: Tapi Harus Jelas
Tuesday, 16 June 2026

Berita terkait