Pontianak    

Jemaah Haji Pontianak Tiba di Embarkasi Batam, Suasana Haru Warnai Kepulangan dari Tanah Suci

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 17 June 2026
Jemaah Haji Pontianak Tiba di Embarkasi Batam, Suasana Haru Warnai Kepulangan dari Tanah Suci
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyambut kedatangan para jemaah haji asal Pontianak yang tiba di Asrama Haji Batam (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai penyambutan jemaah haji asal Kota Pontianak di Embarkasi Batam, Rabu (17/6/2026). Tangis haru, pelukan hangat, hingga ucapan syukur menjadi pemandangan yang tak terhindarkan saat para jemaah kembali ke tanah air usai menunaikan ibadah haji 2026 di Tanah Suci.

Sebanyak 403 jemaah haji asal Pontianak yang tergabung dalam Kloter BTH 15 tiba di Bandara Hang Nadim Batam dan selanjutnya memasuki Asrama Haji Batam pada pukul 16.29 WIB. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan.

Sementara itu, sehari sebelumnya atau Selasa (16/6/2026), sebanyak 132 jemaah asal Pontianak yang tergabung dalam kelompok sebelumnya telah lebih dulu tiba dan disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah.

Setelah mengikuti rangkaian penyambutan di Asrama Haji Batam, para jemaah akan diberangkatkan secara bertahap menuju Pontianak untuk kembali berkumpul bersama keluarga.

Dari total 1.509 jemaah haji asal Kota Pontianak yang berangkat tahun ini, tercatat satu orang meninggal dunia di Tanah Suci dan dua jemaah lainnya wafat di Batam.

Atas musibah tersebut, Bahasan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kami mendoakan agar amal ibadah para jemaah yang telah wafat diterima Allah SWT dan memperoleh predikat haji mabrur. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini," ujarnya usai menyambut kedatangan jemaah haji.

Di sisi lain, Bahasan juga bersyukur karena seluruh jemaah yang tiba pada hari itu dalam kondisi sehat dan selamat setelah menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

"Alhamdulillah, jemaah yang datang hari ini sehat semua. Mereka tiba dengan selamat dan mudah-mudahan terus diberikan kesehatan hingga kembali ke Kota Pontianak," tuturnya.

Ia berharap seluruh jemaah yang telah menuntaskan rukun Islam kelima tersebut dapat menjadi haji yang mabrur dan membawa nilai-nilai kebaikan bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.

Menurut Bahasan, proses pemulangan jemaah haji asal Pontianak masih akan berlangsung secara bertahap hingga Jumat mendatang. Setelah menjalani proses debarkasi di Batam, para jemaah akan diterbangkan ke Pontianak.

Terpisah, Sekda Kota Pontianak Amirullah memastikan seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kedatangan jemaah haji berjalan dengan lancar. Memang ada beberapa jemaah yang tercatat dalam kondisi sakit, namun semuanya telah ditangani oleh petugas sesuai prosedur yang berlaku," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat, mulai dari Pemerintah Kota Pontianak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat hingga Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebagai tuan rumah Embarkasi Batam.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Berdasarkan pemantauan kami, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sehingga para jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman dan nyaman," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Rombongan Kloter BTH 15, H Muhammad Habibi Sarabiti, menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 semakin tertata dan memberikan kenyamanan bagi para jemaah.

Menurutnya, pelayanan yang diberikan sejak keberangkatan hingga kepulangan berjalan baik dan didukung sistem yang semakin terintegrasi.

"Alhamdulillah, sejak berangkat dari tanah air hingga kembali lagi, kami merasakan pelayanan yang sangat baik. Pemeriksaan dilakukan secara berulang dan semuanya sudah berbasis sistem. Tidak ada kekhawatiran terkait tenda, tempat tidur maupun konsumsi karena seluruh data jemaah sudah terdeteksi dengan baik," ungkapnya.

Habibi menilai sistem yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi berhasil memberikan kepastian layanan sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang mendampingi Kloter BTH 15 selama berada di Tanah Suci.

"Para dokter dan seluruh petugas kesehatan telah memberikan pelayanan yang luar biasa. Mereka sangat sigap membantu jemaah sehingga kondisi kesehatan para jemaah dapat terjaga dengan baik," sebutnya.

Meski demikian, cuaca ekstrem di Makkah dan Madinah tetap menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah. Suhu udara yang tinggi menyebabkan sebagian jemaah mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk dan pilek.

"Cuaca di sana memang sangat panas. Namun Alhamdulillah semuanya dapat terkondisikan dengan baik. Walaupun ada jemaah yang mengalami batuk dan pilek, secara umum seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar," tuturnya.

Bagi Habibi, perjalanan haji bukan hanya tentang menunaikan ibadah, tetapi juga memberikan pelajaran hidup yang berharga mengenai kepedulian dan semangat saling membantu.

"Hidup tidak bisa dijalani sendiri. Ketika kita membantu sesama hamba Allah, pertolongan juga akan datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Itu menjadi pelajaran yang sangat berkesan bagi saya selama berhaji," pungkasnya. (*)

Artikel Selanjutnya
PPID Diminta Pahami Batas Informasi Terbuka dan Dikecualikan, Pontianak Bidik Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi
Wednesday, 17 June 2026
Artikel Sebelumnya
Kasus Dana Hibah Mujahidin, Kuasa Hukum Nilai Tuduhan Jaksa Tak Sesuai Kondisi Bangunan
Wednesday, 17 June 2026

Berita terkait