Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 22 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh pegawai pada 22–26 Juni 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini berbagai risiko penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Melalui program ini, pegawai tidak hanya menjalani pemeriksaan kesehatan dasar, tetapi juga berkesempatan mendapatkan rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan apabila ditemukan indikasi medis yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Salah satu peserta, Arie Satya Dwipraja (36), mengaku merasakan manfaat dari program tersebut. Menurut pegawai Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol itu, layanan yang diberikan tidak hanya sebatas pemeriksaan fisik, tetapi juga konsultasi mengenai pola hidup sehat.
“Cek kesehatan ini program yang positif bagi para pegawai ya. Selain pemeriksaan fisik, tensi darah, kita juga bisa konsultasi, termasuk pola makan, pola hidup, pola kesibukan, jadi dapat masukan juga. Supaya bisa mengimbangi aktivitas sama kondisi tubuh kita,” ujarnya usai mengikuti pemeriksaan, Senin (22/6/2026).
Berdasarkan data pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 805 pegawai telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Cek Kesehatan Gratis. Pendaftaran masih dibuka bagi pegawai Kementerian ATR/BPN yang ingin memanfaatkan layanan tersebut.
“Buat teman-teman yang lain silakan dimanfaatkan betul-betul. Habis cek dan alhamdulillah normal, saya jadi lebih percaya diri,” tutur Arie.
Apabila dokter menemukan indikasi kesehatan yang memerlukan penanganan lanjutan, peserta akan langsung mendapatkan surat rujukan ke fasilitas kesehatan terkait.
Hal itu dialami Widya Nuryana (42). Setelah mengikuti rangkaian pemeriksaan, ia mendapat rujukan untuk menjalani pemeriksaan EKG (Elektrokardiogram) dan hematologi lengkap di Puskesmas Kebayoran Baru.
“Terima kasih banget, ini benar-benar upaya preventif Kementerian ATR/BPN untuk menjaga pegawainya dari penyakit degeneratif sejak dini. Ayo teman-teman yang lain ikut, jangan sampai dilewatkan,” ajaknya.
Program Cek Kesehatan Gratis di lingkungan Kementerian ATR/BPN merupakan implementasi program nasional yang diinisiasi Presiden melalui Kementerian Kesehatan.
Dokter dari Puskesmas Kebayoran Baru, dr. Nabilah Armalia Iffah, menjelaskan bahwa tujuan utama CKG adalah mendeteksi sedini mungkin faktor risiko penyakit sesuai kelompok usia sehingga potensi gangguan kesehatan dapat diketahui sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Selama pelaksanaan hari pertama, sejumlah pegawai dengan indikasi risiko hipertensi, diabetes, hingga gangguan penglihatan langsung diberikan rujukan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
"Harapannya dengan ada CKG, tidak ada lagi masyarakat yang baru mengetahui penyakitnya ketika sudah parah. Dengan deteksi dini, kondisi seperti prehipertensi atau pradiabetes dapat segera ditangani," jelas dr. Nabilah Armalia Iffah. (*)
KALBARONLINE.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh pegawai pada 22–26 Juni 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini berbagai risiko penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Melalui program ini, pegawai tidak hanya menjalani pemeriksaan kesehatan dasar, tetapi juga berkesempatan mendapatkan rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan apabila ditemukan indikasi medis yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Salah satu peserta, Arie Satya Dwipraja (36), mengaku merasakan manfaat dari program tersebut. Menurut pegawai Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol itu, layanan yang diberikan tidak hanya sebatas pemeriksaan fisik, tetapi juga konsultasi mengenai pola hidup sehat.
“Cek kesehatan ini program yang positif bagi para pegawai ya. Selain pemeriksaan fisik, tensi darah, kita juga bisa konsultasi, termasuk pola makan, pola hidup, pola kesibukan, jadi dapat masukan juga. Supaya bisa mengimbangi aktivitas sama kondisi tubuh kita,” ujarnya usai mengikuti pemeriksaan, Senin (22/6/2026).
Berdasarkan data pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 805 pegawai telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Cek Kesehatan Gratis. Pendaftaran masih dibuka bagi pegawai Kementerian ATR/BPN yang ingin memanfaatkan layanan tersebut.
“Buat teman-teman yang lain silakan dimanfaatkan betul-betul. Habis cek dan alhamdulillah normal, saya jadi lebih percaya diri,” tutur Arie.
Apabila dokter menemukan indikasi kesehatan yang memerlukan penanganan lanjutan, peserta akan langsung mendapatkan surat rujukan ke fasilitas kesehatan terkait.
Hal itu dialami Widya Nuryana (42). Setelah mengikuti rangkaian pemeriksaan, ia mendapat rujukan untuk menjalani pemeriksaan EKG (Elektrokardiogram) dan hematologi lengkap di Puskesmas Kebayoran Baru.
“Terima kasih banget, ini benar-benar upaya preventif Kementerian ATR/BPN untuk menjaga pegawainya dari penyakit degeneratif sejak dini. Ayo teman-teman yang lain ikut, jangan sampai dilewatkan,” ajaknya.
Program Cek Kesehatan Gratis di lingkungan Kementerian ATR/BPN merupakan implementasi program nasional yang diinisiasi Presiden melalui Kementerian Kesehatan.
Dokter dari Puskesmas Kebayoran Baru, dr. Nabilah Armalia Iffah, menjelaskan bahwa tujuan utama CKG adalah mendeteksi sedini mungkin faktor risiko penyakit sesuai kelompok usia sehingga potensi gangguan kesehatan dapat diketahui sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Selama pelaksanaan hari pertama, sejumlah pegawai dengan indikasi risiko hipertensi, diabetes, hingga gangguan penglihatan langsung diberikan rujukan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
"Harapannya dengan ada CKG, tidak ada lagi masyarakat yang baru mengetahui penyakitnya ketika sudah parah. Dengan deteksi dini, kondisi seperti prehipertensi atau pradiabetes dapat segera ditangani," jelas dr. Nabilah Armalia Iffah. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini