Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 03 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu memerangi peredaran narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman serius di Kabupaten Ketapang.
Menurut Alexander, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum. Diperlukan kolaborasi semua pihak agar generasi muda terlindungi dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
"Harapan saya bahwa narkoba ini musuh bersama. Ini tidak hanya bisa dibebankan kepada pemerintah daerah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," kata Alexander, Kamis (2/7/2026).
Ia menegaskan, keluarga menjadi garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Karena itu, para orang tua diharapkan lebih aktif mengawasi, membimbing, dan menjaga anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
"Seluruh masyarakat, termasuk para orang tua, harus menjaga anak-anak dan cucu kita supaya mereka tidak terpapar narkoba. Jadi ini tanggung jawab bersama," ujarnya.
Alexander menilai, perang melawan narkoba tidak akan berjalan maksimal apabila hanya mengandalkan pemerintah daerah atau kepolisian. Menurutnya, sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di Kabupaten Ketapang.
"Kalau dibebankan kepada pemerintah daerah tidak mampu, dibebankan kepada kepolisian juga tidak mampu. Ini tanggung jawab kita bersama," tegasnya.
Selain masyarakat, Alexander juga mengajak insan pers untuk ikut berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang dapat meningkatkan kesadaran publik.
"Termasuk kawan-kawan media juga harus ikut membantu. Kita sama-sama menjaga dan membentengi anak-anak kita dari bahaya narkoba," pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu memerangi peredaran narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman serius di Kabupaten Ketapang.
Menurut Alexander, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum. Diperlukan kolaborasi semua pihak agar generasi muda terlindungi dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
"Harapan saya bahwa narkoba ini musuh bersama. Ini tidak hanya bisa dibebankan kepada pemerintah daerah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," kata Alexander, Kamis (2/7/2026).
Ia menegaskan, keluarga menjadi garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Karena itu, para orang tua diharapkan lebih aktif mengawasi, membimbing, dan menjaga anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
"Seluruh masyarakat, termasuk para orang tua, harus menjaga anak-anak dan cucu kita supaya mereka tidak terpapar narkoba. Jadi ini tanggung jawab bersama," ujarnya.
Alexander menilai, perang melawan narkoba tidak akan berjalan maksimal apabila hanya mengandalkan pemerintah daerah atau kepolisian. Menurutnya, sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di Kabupaten Ketapang.
"Kalau dibebankan kepada pemerintah daerah tidak mampu, dibebankan kepada kepolisian juga tidak mampu. Ini tanggung jawab kita bersama," tegasnya.
Selain masyarakat, Alexander juga mengajak insan pers untuk ikut berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang dapat meningkatkan kesadaran publik.
"Termasuk kawan-kawan media juga harus ikut membantu. Kita sama-sama menjaga dan membentengi anak-anak kita dari bahaya narkoba," pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini