Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 18 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) melalui Program Studi Teknik Listrik, Jurusan Teknik Elektro, menerapkan sistem penerangan hemat energi dan otomasi listrik di Masjid Al-Mukhlisin, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan listrik sekaligus menekan biaya operasional masjid.
Ketua PPKM, Irman, mengatakan Masjid Al-Mukhlisin dipilih sebagai mitra karena sistem penerangannya masih dioperasikan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan energi.
Melalui program ini, tim memasang sistem otomasi yang mampu mengatur penyalaan dan pemadaman lampu secara otomatis sesuai kebutuhan operasional masjid.
"Program ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap sistem yang diterapkan dapat dimanfaatkan secara optimal serta menjadi contoh penerapan efisiensi energi di lingkungan rumah ibadah," ujarnya, Sabtu (18/7/2026).
Selain memasang perangkat, tim dosen dan pelaksana juga memberikan edukasi kepada pengurus masjid mengenai cara pengoperasian dan pemeliharaan sistem, sekaligus pentingnya penghematan energi dalam mendukung pengelolaan rumah ibadah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengurus Masjid Al-Mukhlisin, Slamet, mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, penerapan sistem otomasi tidak hanya meningkatkan kualitas pengelolaan instalasi listrik, tetapi juga diharapkan mampu mengurangi pengeluaran rutin untuk biaya listrik.
"Melalui kegiatan pengabdian ini, Polnep memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama memudahkan kami dalam mengurus rumah ibadah," imbuhnya.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, pemanfaatan teknologi yang efisien, aman, dan ramah energi diharapkan terus berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi berbagai sektor, termasuk rumah ibadah. (*)
KALBARONLINE.com – Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) melalui Program Studi Teknik Listrik, Jurusan Teknik Elektro, menerapkan sistem penerangan hemat energi dan otomasi listrik di Masjid Al-Mukhlisin, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan listrik sekaligus menekan biaya operasional masjid.
Ketua PPKM, Irman, mengatakan Masjid Al-Mukhlisin dipilih sebagai mitra karena sistem penerangannya masih dioperasikan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan energi.
Melalui program ini, tim memasang sistem otomasi yang mampu mengatur penyalaan dan pemadaman lampu secara otomatis sesuai kebutuhan operasional masjid.
"Program ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap sistem yang diterapkan dapat dimanfaatkan secara optimal serta menjadi contoh penerapan efisiensi energi di lingkungan rumah ibadah," ujarnya, Sabtu (18/7/2026).
Selain memasang perangkat, tim dosen dan pelaksana juga memberikan edukasi kepada pengurus masjid mengenai cara pengoperasian dan pemeliharaan sistem, sekaligus pentingnya penghematan energi dalam mendukung pengelolaan rumah ibadah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengurus Masjid Al-Mukhlisin, Slamet, mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, penerapan sistem otomasi tidak hanya meningkatkan kualitas pengelolaan instalasi listrik, tetapi juga diharapkan mampu mengurangi pengeluaran rutin untuk biaya listrik.
"Melalui kegiatan pengabdian ini, Polnep memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama memudahkan kami dalam mengurus rumah ibadah," imbuhnya.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, pemanfaatan teknologi yang efisien, aman, dan ramah energi diharapkan terus berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi berbagai sektor, termasuk rumah ibadah. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini