Pontianak    

Edi Tinjau MPLS Sekolah Rakyat Pontianak, 270 Siswa Mulai Menempuh Pendidikan

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Thursday, 30 July 2026
Edi Tinjau MPLS Sekolah Rakyat Pontianak, 270 Siswa Mulai Menempuh Pendidikan
Edi Kamtono tinjau MPLS Sekolah Rakyat Pontianak yang diikuti 270 siswa SD, SMP, dan SMA dengan fasilitas asrama (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Jalan Flora, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kamis (30/7/2026).

Sebanyak 270 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA mulai mengikuti kegiatan MPLS sebagai tahap awal mengenal lingkungan sekolah sebelum mengikuti proses pembelajaran.

Edi mengatakan, kunjungannya dilakukan untuk memastikan pelaksanaan MPLS berjalan baik sekaligus melihat kesiapan fasilitas sekolah yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

"Hari ini kita melihat langsung masa perkenalan lingkungan sekolah terhadap siswa dan orang tua. Di sini ada sekolah dasar 90 siswa, SMP 90 siswa, dan SMA 90 siswa. Kita juga meninjau kondisi bangunan, mulai dari aula, rumah ibadah, ruang kelas hingga asrama," kata Edi.

Dari hasil peninjauan, Edi menyebut sebagian besar fasilitas sekolah sudah dapat digunakan. Namun, masih terdapat sejumlah pekerjaan penyempurnaan yang sedang dilakukan.

Beberapa pekerjaan tersebut meliputi perbaikan drainase, akses jalan, kelengkapan fasilitas pendukung, penghijauan kawasan sekolah, serta uji fungsi utilitas seperti toilet dan fasilitas lainnya.

"Secara umum bangunan sudah bisa digunakan sebagian, tetapi masih ada beberapa pekerjaan penyempurnaan. Mudah-mudahan dalam satu bulan ke depan semuanya bisa tuntas dan berfungsi secara optimal," ujarnya.

Edi menjelaskan, seluruh siswa yang diterima di Sekolah Rakyat Pontianak berasal dari Kota Pontianak.

Mereka telah melalui proses seleksi yang dilakukan beberapa bulan sebelumnya oleh Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan Kota Pontianak.

"Tahun ini ada 270 siswa, masing-masing 90 siswa SD, SMP, dan SMA. Semuanya dari Kota Pontianak. Mereka diseleksi oleh Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, dan merupakan anak-anak yang masuk kategori desil 1 dan desil 2," jelasnya.

Menurut Edi, Sekolah Rakyat memberikan fasilitas yang lengkap bagi para siswa, mulai dari kebutuhan makan, minum, pakaian, hingga tempat tinggal di asrama.

Ia berharap para siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan baru dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dengan baik.

"Kita berharap mereka betah, karena mungkin sebelumnya belum pernah merasakan sekolah dengan fasilitas yang representatif. Di sini semuanya disediakan pemerintah, mulai dari makan, minum, pakaian, hingga tempat tinggal. Mereka tinggal fokus belajar dan beristirahat," katanya.

Edi juga meminta dukungan para orang tua, khususnya bagi siswa jenjang SD, agar proses adaptasi selama tinggal di asrama dapat berjalan dengan baik.

Terkait tenaga pendidik, Edi mengatakan kebutuhan guru di Sekolah Rakyat Pontianak masih terus dilengkapi.

Sebagian tenaga pengajar telah direkrut melalui proses seleksi oleh Kementerian Sosial, sementara kebutuhan lainnya akan dipenuhi secara bertahap sesuai perkembangan sekolah.

"Untuk guru sementara direkrut, ada guru kontrak dan tenaga tetap yang didatangkan melalui seleksi Kementerian Sosial. Saat ini ada sekitar 34 guru dan nantinya akan terus dilengkapi sesuai kebutuhan," pungkasnya. (Lid)

Artikel Selanjutnya
AKBP Rensa Resmi Pimpin Polres Kubu Raya, Fokus Karhutla hingga Kemacetan
Thursday, 30 July 2026
Artikel Sebelumnya
Kuota 270 Siswa, Sekolah Rakyat Pontianak Baru Terima 236 Peserta Didik
Thursday, 30 July 2026

Berita terkait