Ketapang    

Robo-Robo Kauman 2026, Sekda Ketapang Dorong Generasi Muda Jaga Warisan Melayu

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Thursday, 13 August 2026
Robo-Robo Kauman 2026, Sekda Ketapang Dorong Generasi Muda Jaga Warisan Melayu
Robo-Robo Kauman 2026 kembali digelar, Sekda Ketapang Repalianto mendorong generasi muda menjaga tradisi dan warisan Melayu (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com — Tradisi Robo-Robo di Kelurahan Kauman, Kabupaten Ketapang, kembali digelar. Ribuan masyarakat memadati kawasan Penambang Kauman untuk mengikuti rangkaian kegiatan Robo-Robo 2026, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto. Rangkaian acara diawali penyambutan tamu dengan tabuhan gendang dan atraksi Silat Kutamare, kemudian dilanjutkan prosesi pemancungan batang sebagai bagian dari adat penyambutan tamu.

Antusiasme masyarakat yang hadir dalam jumlah besar menjadi gambaran kuatnya komitmen warga Kelurahan Kauman dalam mempertahankan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Sekda Ketapang Repalianto mengapresiasi konsistensi masyarakat Kauman dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Kauman yang telah menjaga dan melaksanakan tradisi Robo-Robo secara turun-temurun,” ujarnya.

Menurut Repalianto, Robo-Robo tidak sekadar menjadi agenda budaya tahunan. Di dalamnya terdapat nilai-nilai kehidupan yang penting, seperti kebersamaan, doa, rasa syukur, gotong royong serta penghormatan terhadap warisan leluhur.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap tema yang diusung dalam kegiatan tahun ini, yakni “Merawat Tradisi, Mempererat Silaturahim, Melestarikan Warisan Melayu.”

Repalianto menilai tema tersebut memiliki makna penting di tengah perkembangan zaman. Merawat tradisi, kata dia, berarti memastikan warisan budaya tetap bertahan dan tidak hilang akibat perubahan zaman.

Sementara mempererat silaturahim menjadikan tradisi sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat untuk memperkuat persaudaraan dan membangun kebersamaan.

“Melestarikan warisan Melayu berarti kita memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar mereka mengetahui, mencintai dan bangga terhadap identitas budayanya sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, tantangan pelestarian budaya saat ini bukan hanya bagaimana mempertahankan tradisi agar tetap ada, tetapi juga memastikan nilai dan makna di dalamnya tetap hidup serta relevan bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang.

Karena itu, keterlibatan generasi muda dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi Robo-Robo sekaligus memastikan warisan budaya Melayu tetap menjadi bagian dari identitas masyarakat Ketapang. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Bupati Ketapang Soroti Kemandirian Fiskal, Perda Pajak dan Retribusi Diusulkan Diubah
Thursday, 13 August 2026
Artikel Sebelumnya
Bupati Ketapang Soroti Kemandirian Fiskal, Perda Pajak dan Retribusi Diusulkan Diubah
Thursday, 13 August 2026

Berita terkait