Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 13 August 2026 |
KALBARONLINE.com — Tradisi Robo-Robo di Kelurahan Kauman, Kabupaten Ketapang, kembali digelar. Ribuan masyarakat memadati kawasan Penambang Kauman untuk mengikuti rangkaian kegiatan Robo-Robo 2026, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto. Rangkaian acara diawali penyambutan tamu dengan tabuhan gendang dan atraksi Silat Kutamare, kemudian dilanjutkan prosesi pemancungan batang sebagai bagian dari adat penyambutan tamu.
Antusiasme masyarakat yang hadir dalam jumlah besar menjadi gambaran kuatnya komitmen warga Kelurahan Kauman dalam mempertahankan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Sekda Ketapang Repalianto mengapresiasi konsistensi masyarakat Kauman dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Kauman yang telah menjaga dan melaksanakan tradisi Robo-Robo secara turun-temurun,” ujarnya.
Menurut Repalianto, Robo-Robo tidak sekadar menjadi agenda budaya tahunan. Di dalamnya terdapat nilai-nilai kehidupan yang penting, seperti kebersamaan, doa, rasa syukur, gotong royong serta penghormatan terhadap warisan leluhur.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap tema yang diusung dalam kegiatan tahun ini, yakni “Merawat Tradisi, Mempererat Silaturahim, Melestarikan Warisan Melayu.”
Repalianto menilai tema tersebut memiliki makna penting di tengah perkembangan zaman. Merawat tradisi, kata dia, berarti memastikan warisan budaya tetap bertahan dan tidak hilang akibat perubahan zaman.
Sementara mempererat silaturahim menjadikan tradisi sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat untuk memperkuat persaudaraan dan membangun kebersamaan.
“Melestarikan warisan Melayu berarti kita memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar mereka mengetahui, mencintai dan bangga terhadap identitas budayanya sendiri,” katanya.
Ia menambahkan, tantangan pelestarian budaya saat ini bukan hanya bagaimana mempertahankan tradisi agar tetap ada, tetapi juga memastikan nilai dan makna di dalamnya tetap hidup serta relevan bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang.
Karena itu, keterlibatan generasi muda dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi Robo-Robo sekaligus memastikan warisan budaya Melayu tetap menjadi bagian dari identitas masyarakat Ketapang. (Adi LC)
KALBARONLINE.com — Tradisi Robo-Robo di Kelurahan Kauman, Kabupaten Ketapang, kembali digelar. Ribuan masyarakat memadati kawasan Penambang Kauman untuk mengikuti rangkaian kegiatan Robo-Robo 2026, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto. Rangkaian acara diawali penyambutan tamu dengan tabuhan gendang dan atraksi Silat Kutamare, kemudian dilanjutkan prosesi pemancungan batang sebagai bagian dari adat penyambutan tamu.
Antusiasme masyarakat yang hadir dalam jumlah besar menjadi gambaran kuatnya komitmen warga Kelurahan Kauman dalam mempertahankan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Sekda Ketapang Repalianto mengapresiasi konsistensi masyarakat Kauman dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Kauman yang telah menjaga dan melaksanakan tradisi Robo-Robo secara turun-temurun,” ujarnya.
Menurut Repalianto, Robo-Robo tidak sekadar menjadi agenda budaya tahunan. Di dalamnya terdapat nilai-nilai kehidupan yang penting, seperti kebersamaan, doa, rasa syukur, gotong royong serta penghormatan terhadap warisan leluhur.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap tema yang diusung dalam kegiatan tahun ini, yakni “Merawat Tradisi, Mempererat Silaturahim, Melestarikan Warisan Melayu.”
Repalianto menilai tema tersebut memiliki makna penting di tengah perkembangan zaman. Merawat tradisi, kata dia, berarti memastikan warisan budaya tetap bertahan dan tidak hilang akibat perubahan zaman.
Sementara mempererat silaturahim menjadikan tradisi sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat untuk memperkuat persaudaraan dan membangun kebersamaan.
“Melestarikan warisan Melayu berarti kita memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar mereka mengetahui, mencintai dan bangga terhadap identitas budayanya sendiri,” katanya.
Ia menambahkan, tantangan pelestarian budaya saat ini bukan hanya bagaimana mempertahankan tradisi agar tetap ada, tetapi juga memastikan nilai dan makna di dalamnya tetap hidup serta relevan bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang.
Karena itu, keterlibatan generasi muda dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi Robo-Robo sekaligus memastikan warisan budaya Melayu tetap menjadi bagian dari identitas masyarakat Ketapang. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini