Ketapang    

Kemarau Panjang, IKKRAMAT Ajak Warga Gelar Shalat Istisqa di Keraton Matan Tanjungpura

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Thursday, 20 August 2026
Kemarau Panjang, IKKRAMAT Ajak Warga Gelar Shalat Istisqa di Keraton Matan Tanjungpura
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mendorong Dewan Mangku Ikatan Keluarga Besar Kerajaan Matan Tanjungpura (DM IKKRAMAT) menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar bersama memohon turunnya hujan.

Shalat Istisqa dijadwalkan berlangsung Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 07.00 WIB, di halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong.

Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum. Shalat akan dipimpin Ustadz Warman Abdullatif yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

Ketua Umum Dewan Mangku IKKRAMAT, Uti Royden Top, S.M., mengatakan pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang.

Menurutnya, pelaksanaan shalat tidak perlu menunggu dampak kemarau semakin parah, seperti kesulitan mendapatkan air bersih maupun terganggunya aktivitas dan kehidupan masyarakat.

“Shalat merupakan ibadah kepada Allah SWT dan tidak memerlukan izin manusia,” ujar Uti Royden Top.

Kemarau Panjang, IKKRAMAT Ajak Warga Gelar Shalat Istisqa di Keraton Matan Tanjungpuraa
IKKRAMAT Ajak Warga Gelar Shalat Istisqa di Keraton Matan Tanjungpura (Poster: IKKRAMAT)

Ia menjelaskan, meski kebutuhan air minum masyarakat saat ini masih dapat terbantu oleh penjual maupun penyedia air galon, persoalan kemarau perlu disikapi secara lebih luas.

Karena itu, DM IKKRAMAT mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun di wilayah Ketapang dan sekitarnya.

Sebelum keputusan pelaksanaan kegiatan, Dewan Mangku IKKRAMAT telah melakukan pembahasan dan musyawarah bersama Dewan Sepuh, jajaran pengurus IKKRAMAT serta para alim ulama.

IKKRAMAT juga mengapresiasi langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tumbang Titi yang lebih dahulu melaksanakan Shalat Istisqa pada Jumat, 21 Agustus 2026, di halaman Masjid Besar Al-Hidayah, Kecamatan Tumbang Titi.

Dewan Mangku IKKRAMAT berharap kegiatan serupa dapat semakin meluas dengan melibatkan organisasi keagamaan dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Ketapang.

Masyarakat yang hendak mengikuti Shalat Istisqa di halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura diimbau membawa perlengkapan ibadah masing-masing, termasuk sajadah serta syal atau selendang.

Melalui shalat, istigfar dan doa bersama, masyarakat diharapkan dapat memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang bermanfaat dan penuh keberkahan.

“Semoga hujan segera turun dan membawa kesegaran serta kesejukan bagi Kabupaten Ketapang dan wilayah sekitarnya,” demikian harapan yang disampaikan dalam undangan kegiatan tersebut.

Undangan resmi pelaksanaan Shalat Istisqa itu disampaikan pada 19 Agustus 2026 dan ditandatangani Ketua Umum Dewan Mangku IKKRAMAT Uti Royden Top, S.M., bersama Sekretaris Gusti M. Jamaluddin, S.H. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Krisis Air Bersih Melanda Lima Desa di Pulau Maya, Warga Terpaksa Gunakan Air Parit
Thursday, 20 August 2026
Artikel Sebelumnya
Krisis Air Bersih Melanda Lima Desa di Pulau Maya, Warga Terpaksa Gunakan Air Parit
Thursday, 20 August 2026

Berita terkait