Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 26 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Kota Pontianak, Kalimantan Barat, saat ini tidak memiliki titik api. Meski begitu, kabut asap masih terlihat di sejumlah wilayah.
Kepala BPBD Kota Pontianak, Muchammad Yamin, mengatakan asap yang masih muncul berasal dari titik kebakaran yang sebelumnya telah dipadamkan maupun kiriman asap dari wilayah kabupaten sekitar yang masih mengalami karhutla.
“Pertama, titik api yang sudah kita padamkan masih menimbulkan asap. Kalau ada pun asap yang di Kota Pontianak ini memang dari kabupaten sekitar yang masih terjadi karhutla,” kata Yamin, Rabu (26/8/2026).
Menurut Yamin, penanganan karhutla di sekitar Pontianak masih dilakukan bersama berbagai pihak. BPBD, TNI, Polri hingga relawan terus terlibat dalam upaya penanganan kebakaran.
Ia juga mengapresiasi para relawan yang telah meluangkan waktu untuk membantu penanganan karhutla. Yamin berharap kondisi tersebut segera membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
“Saya berterima kasih kepada semua relawan yang telah mengorbankan waktu untuk menjaga karhutla supaya masyarakat Kota Pontianak kembali normal, kembali sehat dan bisa bersekolah,” ujarnya.
Di tengah upaya penanganan karhutla, Yamin mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan situasi tersebut untuk mencari keuntungan ekonomi dengan cara membakar lahan.
“Kami ingin mengingatkan masyarakat, jangan mengambil keuntungan ekonomis di tengah penderitaan orang lain. Ini dibuktikan bahwa semua TNI-Polri turun,” tegasnya.
Ia kembali meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan untuk kepentingan ekonomi. Menurutnya, tindakan tersebut akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.
“Saya mengingatkan kembali, jangan coba-coba membakar lahan untuk kepentingan ekonomi. Pasti akan kita tindak,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Kota Pontianak, Kalimantan Barat, saat ini tidak memiliki titik api. Meski begitu, kabut asap masih terlihat di sejumlah wilayah.
Kepala BPBD Kota Pontianak, Muchammad Yamin, mengatakan asap yang masih muncul berasal dari titik kebakaran yang sebelumnya telah dipadamkan maupun kiriman asap dari wilayah kabupaten sekitar yang masih mengalami karhutla.
“Pertama, titik api yang sudah kita padamkan masih menimbulkan asap. Kalau ada pun asap yang di Kota Pontianak ini memang dari kabupaten sekitar yang masih terjadi karhutla,” kata Yamin, Rabu (26/8/2026).
Menurut Yamin, penanganan karhutla di sekitar Pontianak masih dilakukan bersama berbagai pihak. BPBD, TNI, Polri hingga relawan terus terlibat dalam upaya penanganan kebakaran.
Ia juga mengapresiasi para relawan yang telah meluangkan waktu untuk membantu penanganan karhutla. Yamin berharap kondisi tersebut segera membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
“Saya berterima kasih kepada semua relawan yang telah mengorbankan waktu untuk menjaga karhutla supaya masyarakat Kota Pontianak kembali normal, kembali sehat dan bisa bersekolah,” ujarnya.
Di tengah upaya penanganan karhutla, Yamin mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan situasi tersebut untuk mencari keuntungan ekonomi dengan cara membakar lahan.
“Kami ingin mengingatkan masyarakat, jangan mengambil keuntungan ekonomis di tengah penderitaan orang lain. Ini dibuktikan bahwa semua TNI-Polri turun,” tegasnya.
Ia kembali meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan untuk kepentingan ekonomi. Menurutnya, tindakan tersebut akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.
“Saya mengingatkan kembali, jangan coba-coba membakar lahan untuk kepentingan ekonomi. Pasti akan kita tindak,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini