Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 27 August 2026 |
KALBARONLINE.com - Upaya mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kapuas Hulu, terus diperkuat. Kodim 1206/Putussibau menerima kedatangan Tim Penyuluh Karhutla Pati dan Perwira Menengah (Pamen) dari Mabes TNI untuk memberikan penyuluhan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, Kamis (27/8/2026).
Kehadiran tim dari Mabes TNI tersebut menjadi momentum bagi jajaran Kodim 1206/Putussibau untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan personel dalam melakukan pencegahan maupun penanganan Karhutla secara cepat, terpadu dan terukur.
Dalam kegiatan tersebut hadir Brigjen TNI Sain Mustaim, Kolonel Laut Erwan R., Kolonel Mar Sikop Pauli S., Kolonel Tek Roni Setiadi, Kolonel Tek Istanto, Letkol Sularno, Tim Pendamping Kodam XII/Tpr Kolonel Darmawan, Dandim 1206/Psb Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, Kasdim 1206/Psb Mayor Inf Eriyadi Esnurdin serta para Pasi Dim 1206/Psb.
Tim memberikan berbagai arahan dan materi terkait pencegahan Karhutla, mulai dari pentingnya deteksi dini, kesiapsiagaan personel hingga penguatan sinergi dengan seluruh stakeholder dan masyarakat.
Karhutla tidak hanya berkaitan dengan kebakaran, tetapi juga dapat menimbulkan dampak luas terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, aktivitas sosial hingga perekonomian. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan.
Kodim 1206/Putussibau juga terus mendorong para Babinsa untuk aktif turun ke wilayah binaan. Mereka diminta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi terjadinya Karhutla.
Edukasi kepada masyarakat tersebut menjadi salah satu langkah pencegahan yang terus dilakukan TNI di wilayah Kapuas Hulu.
Kedatangan tim dari Mabes TNI sekaligus memberikan motivasi kepada jajaran Kodim 1206/Putussibau untuk semakin meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kesamaan langkah dan pemahaman dalam penanganan Karhutla. Dengan begitu, setiap potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin.
“Cegah sebelum terbakar, bergerak sebelum meluas. Bersama TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, kita jaga hutan dan lahan Kapuas Hulu tetap aman dari Karhutla,” ujar Brigjen TNI Sain Mustaim. (Haq)
KALBARONLINE.com - Upaya mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kapuas Hulu, terus diperkuat. Kodim 1206/Putussibau menerima kedatangan Tim Penyuluh Karhutla Pati dan Perwira Menengah (Pamen) dari Mabes TNI untuk memberikan penyuluhan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, Kamis (27/8/2026).
Kehadiran tim dari Mabes TNI tersebut menjadi momentum bagi jajaran Kodim 1206/Putussibau untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan personel dalam melakukan pencegahan maupun penanganan Karhutla secara cepat, terpadu dan terukur.
Dalam kegiatan tersebut hadir Brigjen TNI Sain Mustaim, Kolonel Laut Erwan R., Kolonel Mar Sikop Pauli S., Kolonel Tek Roni Setiadi, Kolonel Tek Istanto, Letkol Sularno, Tim Pendamping Kodam XII/Tpr Kolonel Darmawan, Dandim 1206/Psb Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, Kasdim 1206/Psb Mayor Inf Eriyadi Esnurdin serta para Pasi Dim 1206/Psb.
Tim memberikan berbagai arahan dan materi terkait pencegahan Karhutla, mulai dari pentingnya deteksi dini, kesiapsiagaan personel hingga penguatan sinergi dengan seluruh stakeholder dan masyarakat.
Karhutla tidak hanya berkaitan dengan kebakaran, tetapi juga dapat menimbulkan dampak luas terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, aktivitas sosial hingga perekonomian. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan.
Kodim 1206/Putussibau juga terus mendorong para Babinsa untuk aktif turun ke wilayah binaan. Mereka diminta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi terjadinya Karhutla.
Edukasi kepada masyarakat tersebut menjadi salah satu langkah pencegahan yang terus dilakukan TNI di wilayah Kapuas Hulu.
Kedatangan tim dari Mabes TNI sekaligus memberikan motivasi kepada jajaran Kodim 1206/Putussibau untuk semakin meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kesamaan langkah dan pemahaman dalam penanganan Karhutla. Dengan begitu, setiap potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin.
“Cegah sebelum terbakar, bergerak sebelum meluas. Bersama TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, kita jaga hutan dan lahan Kapuas Hulu tetap aman dari Karhutla,” ujar Brigjen TNI Sain Mustaim. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini