Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 29 August 2026 |
KALBARONLINE.com - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut kondisi kabut asap di Kota Pontianak saat ini sudah masuk kategori darurat. Pernyataan tersebut disampaikannya usai pelaksanaan Salat Istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin, Sabtu (29/8/2026).
Salat Istisqa diikuti ribuan masyarakat sebagai ikhtiar untuk memohon turunnya hujan setelah Pontianak disebut sudah lebih dari dua bulan tidak diguyur hujan.
“Hari ini kita baru saja melaksanakan Salat Istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin. Salat ini diikuti oleh ribuan masyarakat Kota Pontianak untuk memohon turunnya hujan yang membawa keberkahan,” kata Edi.
Menurut Edi, kondisi kualitas udara Pontianak semakin memburuk. Berdasarkan pemantauan, kualitas udara telah berada pada kategori berbahaya selama empat hari terakhir.
“Saat ini kita sudah berada dalam kondisi darurat asap,” ujarnya.
Edi mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk menghindari dampak paparan asap.
Ia berharap angin yang membawa asap dari wilayah lain menuju Pontianak segera berkurang sehingga kualitas udara dapat kembali membaik.
“Mudah-mudahan semua ampunan dan doa dari masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat dikabulkan,” katanya.
Pemkot Pontianak juga menyiapkan posko penanganan darurat di sejumlah puskesmas dan rumah sakit sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. (Lid)
KALBARONLINE.com - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut kondisi kabut asap di Kota Pontianak saat ini sudah masuk kategori darurat. Pernyataan tersebut disampaikannya usai pelaksanaan Salat Istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin, Sabtu (29/8/2026).
Salat Istisqa diikuti ribuan masyarakat sebagai ikhtiar untuk memohon turunnya hujan setelah Pontianak disebut sudah lebih dari dua bulan tidak diguyur hujan.
“Hari ini kita baru saja melaksanakan Salat Istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin. Salat ini diikuti oleh ribuan masyarakat Kota Pontianak untuk memohon turunnya hujan yang membawa keberkahan,” kata Edi.
Menurut Edi, kondisi kualitas udara Pontianak semakin memburuk. Berdasarkan pemantauan, kualitas udara telah berada pada kategori berbahaya selama empat hari terakhir.
“Saat ini kita sudah berada dalam kondisi darurat asap,” ujarnya.
Edi mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk menghindari dampak paparan asap.
Ia berharap angin yang membawa asap dari wilayah lain menuju Pontianak segera berkurang sehingga kualitas udara dapat kembali membaik.
“Mudah-mudahan semua ampunan dan doa dari masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat dikabulkan,” katanya.
Pemkot Pontianak juga menyiapkan posko penanganan darurat di sejumlah puskesmas dan rumah sakit sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini