Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 03 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, menunjukkan mental juara setelah bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan wakil Malaysia Goh Boon Zhe/Dania Sofea dalam pertandingan tiga gim di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.
Tampil di hadapan publik GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Kamis (3/9/2026), Dejan/Apri sempat berada dalam posisi sulit setelah kehilangan gim pertama dengan skor 14-21.
Namun, pasangan Indonesia tersebut mampu bangkit pada gim kedua. Dejan/Apri mulai menemukan pola permainan dan tampil lebih percaya diri menghadapi tekanan dari pasangan Malaysia.
Pertarungan berlangsung ketat hingga penghujung gim kedua. Dejan/Apri akhirnya mampu merebut kemenangan 22-20 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Memasuki gim ketiga, Dejan/Apri semakin berani mengambil inisiatif serangan. Mereka mampu menjaga momentum hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13.
Comeback tersebut memastikan Dejan/Apri melaju ke babak perempat final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.
Dejan mengakui kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Kesulitan paling terasa pada gim pertama ketika pemain putri Malaysia mampu memberikan perlawanan kuat.
“Alhamdulillah hari ini diberikan kemenangan. Main juga lancar, alhamdulillah. Memang tadi kesulitannya di set pertama, pemain perempuan lawan lumayan juga ngadunya, jadi agak sedikit kesulitan kita di awal-awal set,” ujar Dejan seusai pertandingan.
Pada gim kedua, Dejan/Apri mencoba mengubah strategi. Mereka lebih yakin dalam bertahan dan tidak terburu-buru ketika berada dalam tekanan.
Menurut Dejan, perubahan tersebut menjadi salah satu kunci kebangkitan mereka.
“Di set kedua kita lebih yakin. Saat kita kalah di depan, kita lebih yakin dari pertahanan, ada yang diubah juga dari strategi. Alhamdulillah itu berjalan baik,” katanya.
Kepercayaan diri tersebut semakin terlihat pada gim ketiga. Dejan mengaku mereka memilih bermain lebih berani dan memaksimalkan setiap peluang.
“Di set ketiga lebih nekat saja, lebih berani, maksimalin. Itu kunci kemenangan hari ini,” tuturnya.
Sementara itu, Apriyani mengakui sempat terjadi kepanikan pada gim kedua setelah pasangan Malaysia mengubah pola permainan.
Perubahan tersebut membuat dirinya dan Dejan sempat terburu-buru dalam mengambil keputusan. Namun, mereka perlahan mampu mengembalikan kepercayaan diri dan kembali mengontrol pertandingan.
“Di gim kedua mereka main di pola. Sebenarnya sedikit banyak mereka mengganti pola, tetapi kita sedikit panik, buru-buru. Namun pada akhirnya kami mencoba mengembalikan rasa percaya diri,” ujar Apriyani.
Setelah berhasil keluar dari tekanan pada gim kedua, Dejan/Apri mampu mempertahankan momentum hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan tersebut sekaligus memperlihatkan mental bertanding Dejan/Apri yang mampu bangkit setelah kehilangan gim pembuka.
Kini, Dejan/Apri akan kembali berjuang di babak perempat final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Dukungan publik di GOR Terpadu Ahmad Yani diharapkan kembali menjadi energi tambahan bagi mereka untuk melangkah lebih jauh pada turnamen BWF World Tour Super 100 tersebut.
KALBARONLINE.com – Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, menunjukkan mental juara setelah bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan wakil Malaysia Goh Boon Zhe/Dania Sofea dalam pertandingan tiga gim di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.
Tampil di hadapan publik GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Kamis (3/9/2026), Dejan/Apri sempat berada dalam posisi sulit setelah kehilangan gim pertama dengan skor 14-21.
Namun, pasangan Indonesia tersebut mampu bangkit pada gim kedua. Dejan/Apri mulai menemukan pola permainan dan tampil lebih percaya diri menghadapi tekanan dari pasangan Malaysia.
Pertarungan berlangsung ketat hingga penghujung gim kedua. Dejan/Apri akhirnya mampu merebut kemenangan 22-20 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Memasuki gim ketiga, Dejan/Apri semakin berani mengambil inisiatif serangan. Mereka mampu menjaga momentum hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13.
Comeback tersebut memastikan Dejan/Apri melaju ke babak perempat final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.
Dejan mengakui kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Kesulitan paling terasa pada gim pertama ketika pemain putri Malaysia mampu memberikan perlawanan kuat.
“Alhamdulillah hari ini diberikan kemenangan. Main juga lancar, alhamdulillah. Memang tadi kesulitannya di set pertama, pemain perempuan lawan lumayan juga ngadunya, jadi agak sedikit kesulitan kita di awal-awal set,” ujar Dejan seusai pertandingan.
Pada gim kedua, Dejan/Apri mencoba mengubah strategi. Mereka lebih yakin dalam bertahan dan tidak terburu-buru ketika berada dalam tekanan.
Menurut Dejan, perubahan tersebut menjadi salah satu kunci kebangkitan mereka.
“Di set kedua kita lebih yakin. Saat kita kalah di depan, kita lebih yakin dari pertahanan, ada yang diubah juga dari strategi. Alhamdulillah itu berjalan baik,” katanya.
Kepercayaan diri tersebut semakin terlihat pada gim ketiga. Dejan mengaku mereka memilih bermain lebih berani dan memaksimalkan setiap peluang.
“Di set ketiga lebih nekat saja, lebih berani, maksimalin. Itu kunci kemenangan hari ini,” tuturnya.
Sementara itu, Apriyani mengakui sempat terjadi kepanikan pada gim kedua setelah pasangan Malaysia mengubah pola permainan.
Perubahan tersebut membuat dirinya dan Dejan sempat terburu-buru dalam mengambil keputusan. Namun, mereka perlahan mampu mengembalikan kepercayaan diri dan kembali mengontrol pertandingan.
“Di gim kedua mereka main di pola. Sebenarnya sedikit banyak mereka mengganti pola, tetapi kita sedikit panik, buru-buru. Namun pada akhirnya kami mencoba mengembalikan rasa percaya diri,” ujar Apriyani.
Setelah berhasil keluar dari tekanan pada gim kedua, Dejan/Apri mampu mempertahankan momentum hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan tersebut sekaligus memperlihatkan mental bertanding Dejan/Apri yang mampu bangkit setelah kehilangan gim pembuka.
Kini, Dejan/Apri akan kembali berjuang di babak perempat final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Dukungan publik di GOR Terpadu Ahmad Yani diharapkan kembali menjadi energi tambahan bagi mereka untuk melangkah lebih jauh pada turnamen BWF World Tour Super 100 tersebut.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini