Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 12 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Kedatangan kapal amfibi milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) di Pantai Karta, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Jumat (11/9/2026), mendadak menarik perhatian warga.
Bentuk kapal yang tidak biasa membuat sejumlah warga sekitar sempat dibuat heboh. Bahkan, ada warga yang mengira kapal tersebut merupakan kapal bajak laut.
Momen tersebut kemudian direkam dan dibagikan melalui akun Facebook Rias Pengantin Elly Kencana. Video itu pun ramai mendapat perhatian dan mengundang gelak tawa warganet.
Padahal, kedatangan kapal tersebut bukan untuk aktivitas biasa. Kapal amfibi itu membawa peralatan yang akan digunakan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Kapal yang digunakan dalam pendaratan tersebut merupakan jenis Landing Craft Air Cushion (LCAC). Kapal pendarat amfibi ini menggunakan teknologi bantalan udara sehingga dapat bergerak dari perairan menuju wilayah pesisir untuk membawa peralatan dan logistik.
Kehadiran LCAC menjadi bagian dari dukungan Jepang dalam membantu penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Kapal tersebut digunakan untuk mengangkut peralatan pemadam yang selanjutnya akan digunakan di lokasi yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemadaman karhutla, terutama di tengah kondisi kebakaran yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalbar. (Lid)
KALBARONLINE.com – Kedatangan kapal amfibi milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) di Pantai Karta, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Jumat (11/9/2026), mendadak menarik perhatian warga.
Bentuk kapal yang tidak biasa membuat sejumlah warga sekitar sempat dibuat heboh. Bahkan, ada warga yang mengira kapal tersebut merupakan kapal bajak laut.
Momen tersebut kemudian direkam dan dibagikan melalui akun Facebook Rias Pengantin Elly Kencana. Video itu pun ramai mendapat perhatian dan mengundang gelak tawa warganet.
Padahal, kedatangan kapal tersebut bukan untuk aktivitas biasa. Kapal amfibi itu membawa peralatan yang akan digunakan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Kapal yang digunakan dalam pendaratan tersebut merupakan jenis Landing Craft Air Cushion (LCAC). Kapal pendarat amfibi ini menggunakan teknologi bantalan udara sehingga dapat bergerak dari perairan menuju wilayah pesisir untuk membawa peralatan dan logistik.
Kehadiran LCAC menjadi bagian dari dukungan Jepang dalam membantu penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Kapal tersebut digunakan untuk mengangkut peralatan pemadam yang selanjutnya akan digunakan di lokasi yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemadaman karhutla, terutama di tengah kondisi kebakaran yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalbar. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini