Ketapang    

ISPU Ketapang Tembus 314, Bupati Minta Warga Wajib Pakai Masker

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 16 September 2026
ISPU Ketapang Tembus 314, Bupati Minta Warga Wajib Pakai Masker
ISPU Ketapang mencapai 314 dan masuk kategori berbahaya. Bupati Alexander Wilyo meminta warga wajib memakai masker (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Kualitas udara di Kabupaten Ketapang memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan perlindungan diri, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Hasil pengukuran Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ketapang pada 16 September 2026 menunjukkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 314 atau masuk kategori berbahaya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo meminta masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

“Kalau harus beraktivitas di luar ruangan, wajib menggunakan masker,” kata Alexander saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2026) siang.

Ketentuan tersebut juga berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Alexander meminta kegiatan kedinasan resmi yang dilaksanakan di luar ruangan ditiadakan sementara selama kualitas udara masih berada dalam kondisi buruk.

Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika terdapat aktivitas yang tidak dapat ditunda, warga diminta tetap menggunakan masker sebagai upaya mengurangi paparan polutan dari kabut asap.

Melalui Surat Edaran Bupati Ketapang Nomor 59 Tahun 2026, Pemkab Ketapang turut mengingatkan masyarakat terhadap bahaya paparan partikel PM2,5 yang terkandung dalam asap.

Partikel PM2,5 berukuran sangat kecil sehingga dapat terhirup hingga ke saluran pernapasan dan berisiko memicu gangguan kesehatan, seperti asma, bronkitis, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil, diminta mendapat perhatian lebih selama kondisi kualitas udara memburuk.

Alexander juga mengimbau masyarakat menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan menutup pintu, jendela, dan ventilasi agar asap tidak mudah masuk.

“Saya minta seluruh lapisan masyarakat mendukung dan mensosialisasikan gerakan memakai masker saat berada di luar ruangan,” pungkasnya. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Sutarmidji Pertanyakan Dasar Aturan dan Kerugian Negara Rp9,7 Miliar dalam Kasus Hibah Mujahidin
Wednesday, 16 September 2026
Artikel Sebelumnya
Bupati Ketapang Salurkan Paket Belajar untuk Pelajar di Sandai
Wednesday, 16 September 2026

Berita terkait