Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 16 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Dua kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) tiba di wilayah Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (16/10/2026). Menyusul kedatangan tambahan pasokan tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mendesak Pertamina mempercepat distribusi BBM ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mengurai antrean kendaraan.
Alexander menyampaikan desakan itu saat meninjau Fuel Terminal (Jobber) Ketapang. Kapal SPOB Seaquell 202 yang berangkat dari Pontianak tiba di Jobber Ketapang pada Jumat subuh dengan membawa 1.100 kiloliter (KL) Pertalite dan 200 KL Pertamax.
Sementara itu, kapal SPOB Kapuas dari Banten dilaporkan tiba di muara Sungai Pawan dengan muatan 2.500 KL Pertalite dan 250 KL Pertamax.
Alexander meminta proses pembongkaran muatan segera dilakukan agar tambahan pasokan tersebut dapat secepatnya disalurkan ke SPBU, Pertashop, serta pengecer khusus Pertamax.
“Siang ini akan bongkar, saya sudah suruh untuk segera distribusi ke SPBU, Pertashop dan pengecer-pengecer khusus Pertamax,” ujar Alexander.
Menurut Alexander, kuota BBM untuk Kabupaten Ketapang disebut mencukupi. Karena itu, ia meminta Pertamina Patra Niaga bersama pihak terkait memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak mengalami keterlambatan.
“Saya selalu mendesak ke pihak Pertamina dan BPH Migas untuk memprioritaskan Kabupaten Ketapang, jangan sampai ada kendala dalam distribusi,” katanya.
Alexander mengakui tata kelola BBM bukan merupakan kewenangan langsung Pemerintah Kabupaten Ketapang. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya membantu mencari solusi ketika persoalan distribusi berdampak pada masyarakat.
Di tengah antrean kendaraan di sejumlah SPBU, ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan agar pasokan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara merata.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi kelangkaan dan antrean BBM untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, termasuk mempolitisasi persoalan tersebut.
Alexander berharap tambahan pasokan dari kedua kapal segera didistribusikan sehingga antrean kendaraan di SPBU Ketapang berangsur terurai dan kebutuhan BBM masyarakat kembali terpenuhi. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Dua kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) tiba di wilayah Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (16/10/2026). Menyusul kedatangan tambahan pasokan tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mendesak Pertamina mempercepat distribusi BBM ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mengurai antrean kendaraan.
Alexander menyampaikan desakan itu saat meninjau Fuel Terminal (Jobber) Ketapang. Kapal SPOB Seaquell 202 yang berangkat dari Pontianak tiba di Jobber Ketapang pada Jumat subuh dengan membawa 1.100 kiloliter (KL) Pertalite dan 200 KL Pertamax.
Sementara itu, kapal SPOB Kapuas dari Banten dilaporkan tiba di muara Sungai Pawan dengan muatan 2.500 KL Pertalite dan 250 KL Pertamax.
Alexander meminta proses pembongkaran muatan segera dilakukan agar tambahan pasokan tersebut dapat secepatnya disalurkan ke SPBU, Pertashop, serta pengecer khusus Pertamax.
“Siang ini akan bongkar, saya sudah suruh untuk segera distribusi ke SPBU, Pertashop dan pengecer-pengecer khusus Pertamax,” ujar Alexander.
Menurut Alexander, kuota BBM untuk Kabupaten Ketapang disebut mencukupi. Karena itu, ia meminta Pertamina Patra Niaga bersama pihak terkait memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak mengalami keterlambatan.
“Saya selalu mendesak ke pihak Pertamina dan BPH Migas untuk memprioritaskan Kabupaten Ketapang, jangan sampai ada kendala dalam distribusi,” katanya.
Alexander mengakui tata kelola BBM bukan merupakan kewenangan langsung Pemerintah Kabupaten Ketapang. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya membantu mencari solusi ketika persoalan distribusi berdampak pada masyarakat.
Di tengah antrean kendaraan di sejumlah SPBU, ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan agar pasokan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara merata.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi kelangkaan dan antrean BBM untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, termasuk mempolitisasi persoalan tersebut.
Alexander berharap tambahan pasokan dari kedua kapal segera didistribusikan sehingga antrean kendaraan di SPBU Ketapang berangsur terurai dan kebutuhan BBM masyarakat kembali terpenuhi. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini