Pontianak    

Jembatan Garuda hingga Mengaktifkan Penyeberangan Feri, Upaya Atasi Macet Pontianak-Kubu Raya

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Thursday, 29 October 2026
Jembatan Garuda hingga Mengaktifkan Penyeberangan Feri, Upaya Atasi Macet Pontianak-Kubu Raya
Pemprov Kalbar menyiapkan Jembatan Garuda, pelebaran Jalan Imam Bonjol, dan perbaikan dermaga feri untuk mengurai kemacetan (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurai kemacetan di kawasan Pontianak dan Kubu Raya. Upaya tersebut meliputi pembangunan jembatan baru, pelebaran jalan, hingga mengaktifkan kembali penyeberangan feri.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan salah satu langkah yang disiapkan untuk mengatasi persoalan kemacetan adalah pembangunan Jembatan Garuda.

“Langkah ini merupakan upaya cepat yang bisa kita lakukan. Untuk langkah lainnya, ada beberapa rencana. Pertama, kita akan membangun Jembatan Garuda, yang direncanakan dari kawasan Kantor Wali Kota menyeberang ke Siantan,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).

Selain itu, Norsan mengatakan Balai Jalan Nasional akan mengupayakan pembangunan Jembatan Kapuas III secepat mungkin. Jembatan ini direncanakan membentang dari depan RRI di kawasan Wajok menuju Jeruju, Sungai Kupah, kemudian ke Sungai Itik dan Simpang Kakap, sebelum berbelok menuju Pontianak.

“Balai Jalan akan mengupayakan pembangunan Jembatan Kapuas III secepat mungkin,” ujarnya.

Pemprov Kalbar juga merencanakan pelebaran Jalan Imam Bonjol serta pembangunan jalan pintas melalui kawasan bawah jembatan. Rencana tersebut akan melibatkan Pemerintah Kota Pontianak dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Di sisi lain, salah satu upaya yang dinilai bisa segera dilakukan adalah memperbaiki dermaga penyeberangan feri dari kawasan Siantan menuju Pontianak. Saat ini, layanan penyeberangan tersebut tidak beroperasi karena kondisi dermaga yang rusak.

Norsan mengatakan perbaikan dermaga di kawasan Siantan dan Pontianak direncanakan pada 2027.

“Mudah-mudahan pada 2027 penyeberangan feri sudah bisa beroperasi kembali,” tuturnya.

Berbagai rencana tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat antara Pontianak dan Kubu Raya. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Momentum Sumpah Pemuda, Dua Wartawan Kalbar Gugat UU Perkebunan ke MK soal Karhutla
Thursday, 29 October 2026
Artikel Sebelumnya
Pura-pura Bantu Korban, Dua Pria di Pontianak Bawa Kabur Motor
Thursday, 29 October 2026

Berita terkait