Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 29 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurai kemacetan di kawasan Pontianak dan Kubu Raya. Upaya tersebut meliputi pembangunan jembatan baru, pelebaran jalan, hingga mengaktifkan kembali penyeberangan feri.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan salah satu langkah yang disiapkan untuk mengatasi persoalan kemacetan adalah pembangunan Jembatan Garuda.
“Langkah ini merupakan upaya cepat yang bisa kita lakukan. Untuk langkah lainnya, ada beberapa rencana. Pertama, kita akan membangun Jembatan Garuda, yang direncanakan dari kawasan Kantor Wali Kota menyeberang ke Siantan,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).
Selain itu, Norsan mengatakan Balai Jalan Nasional akan mengupayakan pembangunan Jembatan Kapuas III secepat mungkin. Jembatan ini direncanakan membentang dari depan RRI di kawasan Wajok menuju Jeruju, Sungai Kupah, kemudian ke Sungai Itik dan Simpang Kakap, sebelum berbelok menuju Pontianak.
“Balai Jalan akan mengupayakan pembangunan Jembatan Kapuas III secepat mungkin,” ujarnya.
Pemprov Kalbar juga merencanakan pelebaran Jalan Imam Bonjol serta pembangunan jalan pintas melalui kawasan bawah jembatan. Rencana tersebut akan melibatkan Pemerintah Kota Pontianak dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Di sisi lain, salah satu upaya yang dinilai bisa segera dilakukan adalah memperbaiki dermaga penyeberangan feri dari kawasan Siantan menuju Pontianak. Saat ini, layanan penyeberangan tersebut tidak beroperasi karena kondisi dermaga yang rusak.
Norsan mengatakan perbaikan dermaga di kawasan Siantan dan Pontianak direncanakan pada 2027.
“Mudah-mudahan pada 2027 penyeberangan feri sudah bisa beroperasi kembali,” tuturnya.
Berbagai rencana tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat antara Pontianak dan Kubu Raya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurai kemacetan di kawasan Pontianak dan Kubu Raya. Upaya tersebut meliputi pembangunan jembatan baru, pelebaran jalan, hingga mengaktifkan kembali penyeberangan feri.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan salah satu langkah yang disiapkan untuk mengatasi persoalan kemacetan adalah pembangunan Jembatan Garuda.
“Langkah ini merupakan upaya cepat yang bisa kita lakukan. Untuk langkah lainnya, ada beberapa rencana. Pertama, kita akan membangun Jembatan Garuda, yang direncanakan dari kawasan Kantor Wali Kota menyeberang ke Siantan,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).
Selain itu, Norsan mengatakan Balai Jalan Nasional akan mengupayakan pembangunan Jembatan Kapuas III secepat mungkin. Jembatan ini direncanakan membentang dari depan RRI di kawasan Wajok menuju Jeruju, Sungai Kupah, kemudian ke Sungai Itik dan Simpang Kakap, sebelum berbelok menuju Pontianak.
“Balai Jalan akan mengupayakan pembangunan Jembatan Kapuas III secepat mungkin,” ujarnya.
Pemprov Kalbar juga merencanakan pelebaran Jalan Imam Bonjol serta pembangunan jalan pintas melalui kawasan bawah jembatan. Rencana tersebut akan melibatkan Pemerintah Kota Pontianak dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Di sisi lain, salah satu upaya yang dinilai bisa segera dilakukan adalah memperbaiki dermaga penyeberangan feri dari kawasan Siantan menuju Pontianak. Saat ini, layanan penyeberangan tersebut tidak beroperasi karena kondisi dermaga yang rusak.
Norsan mengatakan perbaikan dermaga di kawasan Siantan dan Pontianak direncanakan pada 2027.
“Mudah-mudahan pada 2027 penyeberangan feri sudah bisa beroperasi kembali,” tuturnya.
Berbagai rencana tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat antara Pontianak dan Kubu Raya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini