Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 02 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Dini Alfianita tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Setelah tiga tahun mengabdi sebagai bidan di Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak, ia akhirnya menerima SK Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak.
“Alhamdulillah bersyukur sekali, ternyata rezeki saya ada di sini,” ujarnya usai menerima SK P3K Paruh Waktu di halaman BKPSDM Kota Pontianak, Jumat (2/1/2026).
Dini menjadi satu dari 86 pegawai yang menerima SK pada hari itu. Dari jumlah tersebut, 60 merupakan tenaga teknis, tujuh tenaga pendidik, dan 19 tenaga kesehatan. Mereka semua akan memperkuat kualitas pelayanan Pemerintah Kota Pontianak kepada masyarakat.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meminta para penerima SK P3K Paruh Waktu untuk bekerja profesional dan memberikan pelayanan prima. Menurutnya, keluarnya SK ini juga merupakan amanah undang-undang sekaligus dukungan bagi Pemkot dalam meningkatkan pelayanan publik.
“Saya berharap bapak ibu bisa terus meningkatkan kualitas pelayanan,” pesannya.
Edi juga mengingatkan para ASN agar bekerja lebih baik di tahun 2026. Pontianak sebagai kota yang terus berkembang memiliki tantangan tersendiri. Penduduk bertambah, sementara lahan tetap terbatas. Selain sebagai ibu kota provinsi, Pontianak juga menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan. Kondisi ini membawa dampak positif sekaligus potensi persoalan baru yang harus dihadapi dengan pelayanan publik yang responsif.
“ASN Pemkot tidak hanya melayani warga kota, namun juga tamu-tamu yang berkunjung,” ujarnya.
Ia meminta ASN Pemkot Pontianak untuk aktif, peduli lingkungan, dan memiliki respons cepat di lapangan. Edi berharap masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak perlu menunggu lama hanya karena persoalan administrasi.
“Selama itu sesuai aturan, tidak perlu ragu untuk mengambil keputusan di lapangan,” tutupnya. (Red)
KALBARONLINE.com – Dini Alfianita tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Setelah tiga tahun mengabdi sebagai bidan di Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak, ia akhirnya menerima SK Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak.
“Alhamdulillah bersyukur sekali, ternyata rezeki saya ada di sini,” ujarnya usai menerima SK P3K Paruh Waktu di halaman BKPSDM Kota Pontianak, Jumat (2/1/2026).
Dini menjadi satu dari 86 pegawai yang menerima SK pada hari itu. Dari jumlah tersebut, 60 merupakan tenaga teknis, tujuh tenaga pendidik, dan 19 tenaga kesehatan. Mereka semua akan memperkuat kualitas pelayanan Pemerintah Kota Pontianak kepada masyarakat.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meminta para penerima SK P3K Paruh Waktu untuk bekerja profesional dan memberikan pelayanan prima. Menurutnya, keluarnya SK ini juga merupakan amanah undang-undang sekaligus dukungan bagi Pemkot dalam meningkatkan pelayanan publik.
“Saya berharap bapak ibu bisa terus meningkatkan kualitas pelayanan,” pesannya.
Edi juga mengingatkan para ASN agar bekerja lebih baik di tahun 2026. Pontianak sebagai kota yang terus berkembang memiliki tantangan tersendiri. Penduduk bertambah, sementara lahan tetap terbatas. Selain sebagai ibu kota provinsi, Pontianak juga menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan. Kondisi ini membawa dampak positif sekaligus potensi persoalan baru yang harus dihadapi dengan pelayanan publik yang responsif.
“ASN Pemkot tidak hanya melayani warga kota, namun juga tamu-tamu yang berkunjung,” ujarnya.
Ia meminta ASN Pemkot Pontianak untuk aktif, peduli lingkungan, dan memiliki respons cepat di lapangan. Edi berharap masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak perlu menunggu lama hanya karena persoalan administrasi.
“Selama itu sesuai aturan, tidak perlu ragu untuk mengambil keputusan di lapangan,” tutupnya. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini