Pontianak    

Ria Norsan Fokus Genjot IPM, Kalbar Ditargetkan Peringkat Dua Nasional

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Senin, 05 Januari 2026
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar untuk terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2026. Peningkatan IPM disebut menjadi fokus utama pembangunan daerah melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, serta indikator pendukung lainnya.

Ria Norsan mengatakan, upaya peningkatan IPM tidak bisa dilakukan secara parsial. Karena itu, Pemprov Kalbar melibatkan berbagai elemen, mulai dari Tim Penggerak PKK hingga masyarakat di tingkat pedesaan, agar peningkatan kualitas sumber daya manusia berjalan merata.

“Yang pertama, kita tetap fokus kepada IPM, dengan meningkatkan kualitas pendidikan, kemudian kesehatan, dan juga indikator-indikator lain yang menunjang supaya IPM kita naik. Ini kita keroyokan, PKK juga kita libatkan, sampai ke masyarakat pedesaan,” ujar Norsan, Senin (06/01/2026).

Ia menargetkan, pada akhir masa kepemimpinannya pada 2030, IPM Kalbar tidak lagi tertinggal dibanding provinsi lain. Bahkan, Kalbar diproyeksikan mampu menempati peringkat dua nasional setelah Kalimantan Timur.

“Saya maunya nanti di berakhirnya saya, 2030, IPM kita tidak lagi keterbelakangan dari lima Kalimantan bahkan target kita itu nomor dua setelah Kaltim,” katanya.

Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Ria Norsan juga menyoroti program strategis nasional di bidang infrastruktur. Menurutnya, pembangunan dan peningkatan ruas jalan menjadi faktor penting dalam menunjang konektivitas wilayah dan pemerataan pembangunan di Kalimantan Barat.

Beberapa ruas jalan strategis yang menjadi perhatian pemerintah daerah di antaranya Pesaguan–Kendawangan serta Sukadana–Teluk Batang. Khusus ruas Sukadana–Teluk Batang, Pemprov Kalbar menargetkan pengerjaan rampung pada 2026 sebelum Agustus, guna mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional.

“Untuk jalan Sukadana–Teluk Batang, kita upayakan tahun 2026 ini sebelum Agustus sudah selesai,” jelasnya.

Sementara itu, ruas Ketapang–Sukadana disebut telah rampung sepenuhnya. Pemerintah daerah juga kembali membuka akses dari Prawas menuju Kayong Utara setelah sejumlah jembatan yang sebelumnya rusak selesai diperbaiki. Dengan seluruh jalur berfungsi optimal, waktu tempuh menuju Kayong Utara kini dapat dipangkas menjadi sekitar enam jam.

“Sekarang jembatan-jembatan yang sebelumnya rusak sudah kita perbaiki semua, sehingga akses sudah bisa dilalui kembali,” tutup Ria Norsan. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Apel Perdana 2026, Gubernur Kalbar Siapkan Sanksi bagi ASN yang Absen Tanpa Keterangan
Senin, 05 Januari 2026
Artikel Sebelumnya
Bupati Kapuas Hulu Lantik Sekda Ambrosius Sadau, Tekankan Evaluasi Kinerja OPD dan Pelayanan Publik
Senin, 05 Januari 2026

Berita terkait