Pontianak    

Antisipasi Uang Palsu, Ria Norsan Imbau Warga Tukar Uang Baru untuk "Tanggokan" di Bank

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Senin, 23 Februari 2026
Antisipasi Uang Palsu, Ria Norsan Imbau Warga Tukar Uang Baru untuk "Tanggokan" di Bank
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang baru untuk "tanggokan" lebaran Hari Raya Idulfitri di perbankan resmi atau layanan kas keliling.

Imbauan itu disampaikan Norsan guna mengantisipsi uang palsu, juga guna memastikan keamanan dan keaslian uang yang diperoleh oleh masyarakat.

“Penukaran uang kalau bisa di perbankan atau mobil keliling juga bisa, ini kan mobil keliing ke seluruh kalbar,” ujarnya usai membuka Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi 2026) yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, di halaman Masjid Raya Mujahidin, Kamis (19/02/2026) pagi.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menukarkan uang baru mendekati Hari Raya Idulfitri. Menurutnya untuk mengantisipasi kepadatan antrean, mengingat banyak warga yang biasanya baru menukarkan uang pada akhir Ramadan.

“Kemudian jangan setelah dah dekat waktu hari idul fitri nanti berdesak-desakan, kalau bisa jauh-jauh hari, uangnya cukup tidak usah khawatir,” katanya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya mengatakan, pada tahun ini BI telah menyiapkan dana penukaran uang sebesar Rp3,6 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,6 triliun.

Doni menjelaskan, mekanisme penukaran uang menggunakan aplikasi Pintar atau dapat juga diakses melalui laman pintar.bi.go.id. Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat menentukan jadwal sekaligus lokasi penukaran sesuai pilihan.

“Aplikasi ini bisa diakses melalui website sehingga masyarakat dapat menentukan kapan dan di mana akan menukar uang. Dengan begitu pelayanan bisa lebih tertata dan lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Doni juga mengatakan, sebanyak 37 perbankan di Kalbar turut dilibatkan dalam layanan penukaran uang rupiah. Informasi lokasi layanan seluruhnya tersedia di aplikasi sehingga masyarakat cukup melakukan pendaftaran secara daring.

“Setiap hari raya keagamaan biasanya masyarakat berbagi uang kepada keluarga dan tentu ingin uang yang masih bagus. Karena itu kami menyediakan layanan penukaran agar kebutuhan tersebut terpenuhi,” katanya.

Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan menggunakan aplikasi, BI memastikan petugas akan membantu proses pendaftaran secara langsung di lokasi layanan.

“Datang saja nanti, kami bantu,” tambah Doni. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Eksekusi Paksa Mobil Avanza oleh PT Mandiri Tunas Finance Diduga Langgar Putusan MK
Senin, 23 Februari 2026
Artikel Sebelumnya
Pontianak Dukung Program 3 Juta Rumah, Pemkot Usulkan Rusun Baru di Nipah Kuning dan Gang Semut
Senin, 23 Februari 2026

Berita terkait