Ketapang    

Hadiri Ritual Nyemaru di Hulu Sungai, Alexander Wilyo Tegaskan Pemerataan Pembangunan

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Minggu, 01 Maret 2026
Hadiri Ritual Nyemaru di Hulu Sungai, Alexander Wilyo Tegaskan Pemerataan Pembangunan
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo menghadiri tradisi adat Nyemaru atau ritual menyambut padi baru di Dusun Ampon, Desa Krio Hulu, Kecamatan Hulu Sungai, Rabu (25/02/2025).

Tradisi Nyemaru merupakan agenda tahunan masyarakat sebagai bentuk ungkapan syukur atas hasil panen dan keberkahan alam. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan prosesi adat dan pertunjukan budaya sebagai upaya pelestarian kearifan lokal, sekaligus doa bersama demi keselamatan dan kesejahteraan kampung.

Kepala Desa Krio Hulu, Linus, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati yang untuk pertama kalinya berkunjung langsung ke wilayah tersebut. Ia juga menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, di antaranya peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan serta perbaikan fasilitas pendidikan dasar.

Sementara itu, Camat Hulu Sungai, Rapinus Rais, menegaskan pentingnya menjaga tradisi Nyemaru sebagai warisan budaya turun-temurun. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mempertahankan lahan pertanian agar keberlanjutan kegiatan berladang tetap terjaga.

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat serta memohon maaf karena baru dapat berkunjung tahun ini. Ia menegaskan, bahwa dukungan masyarakat pada Pilkada 2024 merupakan amanah besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.

“Pembangunan di Ketapang harus dilakukan secara berkeadilan. Dengan 20 kecamatan dan 253 desa, perhatian pemerintah harus merata,” tegasnya.

Ia mengungkapkan masih terdapat puluhan desa yang belum menikmati aliran listrik dan akses internet. Pemerintah Kabupaten Ketapang, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dengan target seluruh desa teraliri listrik paling lambat 2029, sekaligus memperluas pembangunan jaringan internet.

Menanggapi aspirasi terkait pembangunan jembatan desa, Alexander Wilyo meminta agar dilakukan pendataan dan pengajuan resmi, mengingat pembangunan di kawasan hutan memerlukan perizinan dari pemerintah pusat. Pemkab Ketapang juga menggandeng TNI melalui program Karya Bakti dan TMMD untuk membuka akses jalan dan jembatan secara bertahap.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga melaksanakan perekaman KTP elektronik bagi masyarakat dengan dukungan jaringan internet dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ketapang.

Di akhir sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus turun langsung ke lapangan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa dirinya adalah pemimpin bagi seluruh warga Ketapang tanpa membedakan latar belakang.

“Kami mohon doa dan dukungan agar amanah ini dapat dijalankan sebaik-baiknya demi Ketapang yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Eksibisi Orado 2026 Resmi Digelar, Wako Edi Nilai Domino Asah Strategi dan Sportivitas
Minggu, 01 Maret 2026
Artikel Sebelumnya
Tutup Gawai Adat Bejujokng XV, Bupati Alexander Wilyo Tegaskan Komitmen Pelestarian Budaya
Minggu, 01 Maret 2026

Berita terkait