Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Rabu, 04 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan Jembatan Karab yang berlokasi di Desa Mekar Raya, Kecamatan Simpang Dua, Senin (2/3/2026).
Peresmian ini menandai tuntasnya pembangunan infrastruktur strategis pada ruas jalan kabupaten Simpang Dua–Perawas yang menjadi penghubung vital antara Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara (KKU).
Keberadaan Jembatan Karab dinilai sangat penting karena menjadi salah satu jalur alternatif tercepat menuju Kota Ketapang dari arah utara. Dengan berfungsinya jembatan tersebut, jarak tempuh warga dari Kecamatan Simpang Dua, Simpang Hulu, Sungai Laur, hingga mobilitas dari arah Pontianak kini lebih singkat dan efisien.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa jembatan ini merupakan hasil perjuangan dan pengawalan panjang sejak tahap perencanaan.
“Kita patut bersyukur karena jembatan yang sejak lama menjadi harapan masyarakat akhirnya dapat terwujud. Saya mengikuti dan mengawal prosesnya sejak awal. Walaupun pembangunannya sudah rampung tahun lalu, hari ini resmi kita operasikan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Alexander Wilyo.
Ia menambahkan, infrastruktur tersebut diharapkan mampu mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil pertanian dan akses layanan dasar.
“Dengan akses yang semakin lancar, arus barang dan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Kita berharap biaya transportasi dapat ditekan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga,” tambahnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat jembatan sebagai aset bersama.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya Pemerintah Desa Mekar Raya, untuk bersama-sama menjaga jembatan ini. Infrastruktur ini milik kita bersama dan harus dirawat demi keberlanjutan pembangunan serta kemajuan ekonomi daerah,” tegasnya.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Ketapang, disaksikan unsur Forkopimcam, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Suasana khidmat dan penuh antusiasme mewarnai kegiatan tersebut, menjadi simbol harapan baru bagi peningkatan konektivitas desa-desa di wilayah pedalaman.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar guna memperkuat konektivitas antarwilayah serta mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan Jembatan Karab yang berlokasi di Desa Mekar Raya, Kecamatan Simpang Dua, Senin (2/3/2026).
Peresmian ini menandai tuntasnya pembangunan infrastruktur strategis pada ruas jalan kabupaten Simpang Dua–Perawas yang menjadi penghubung vital antara Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara (KKU).
Keberadaan Jembatan Karab dinilai sangat penting karena menjadi salah satu jalur alternatif tercepat menuju Kota Ketapang dari arah utara. Dengan berfungsinya jembatan tersebut, jarak tempuh warga dari Kecamatan Simpang Dua, Simpang Hulu, Sungai Laur, hingga mobilitas dari arah Pontianak kini lebih singkat dan efisien.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa jembatan ini merupakan hasil perjuangan dan pengawalan panjang sejak tahap perencanaan.
“Kita patut bersyukur karena jembatan yang sejak lama menjadi harapan masyarakat akhirnya dapat terwujud. Saya mengikuti dan mengawal prosesnya sejak awal. Walaupun pembangunannya sudah rampung tahun lalu, hari ini resmi kita operasikan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Alexander Wilyo.
Ia menambahkan, infrastruktur tersebut diharapkan mampu mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil pertanian dan akses layanan dasar.
“Dengan akses yang semakin lancar, arus barang dan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Kita berharap biaya transportasi dapat ditekan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga,” tambahnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat jembatan sebagai aset bersama.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya Pemerintah Desa Mekar Raya, untuk bersama-sama menjaga jembatan ini. Infrastruktur ini milik kita bersama dan harus dirawat demi keberlanjutan pembangunan serta kemajuan ekonomi daerah,” tegasnya.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Ketapang, disaksikan unsur Forkopimcam, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Suasana khidmat dan penuh antusiasme mewarnai kegiatan tersebut, menjadi simbol harapan baru bagi peningkatan konektivitas desa-desa di wilayah pedalaman.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar guna memperkuat konektivitas antarwilayah serta mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini