Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 04 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT PLN (Persero) apabila pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat tidak segera teratasi.
Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Eddy, mengatakan pemadaman listrik bergilir yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir telah berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, kegiatan dunia usaha, hingga pelayanan publik ikut terganggu akibat gangguan pasokan listrik.
"Pemadaman listrik ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Kami berharap PLN segera menuntaskan permasalahan ini dan menyampaikan perkembangan penanganannya secara terbuka kepada masyarakat," kata Gusti Eddy dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas dan transparan mengenai penyebab pemadaman listrik bergilir, langkah-langkah yang sedang dilakukan PLN untuk memulihkan sistem, hingga estimasi waktu normalisasi pasokan listrik.
Karena itu, BPM Kalbar menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa apabila dalam waktu dekat kondisi kelistrikan di Kalimantan Barat belum juga kembali normal.
Melalui aksi tersebut, BPM ingin meminta penjelasan langsung dari pihak PLN terkait penyebab gangguan, perkembangan proses pemulihan, serta langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Kami ingin ada kepastian dan keterbukaan dari PLN. Masyarakat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana upaya agar kejadian seperti ini tidak terulang," ujar Gusti Eddy.
BPM Kalbar berharap PLN dapat segera menghentikan pemadaman listrik bergilir, memulihkan pasokan listrik secara menyeluruh, serta meningkatkan transparansi informasi kepada masyarakat selama proses penanganan gangguan berlangsung. (Lid)
KALBARONLINE.com – Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT PLN (Persero) apabila pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat tidak segera teratasi.
Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Eddy, mengatakan pemadaman listrik bergilir yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir telah berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, kegiatan dunia usaha, hingga pelayanan publik ikut terganggu akibat gangguan pasokan listrik.
"Pemadaman listrik ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Kami berharap PLN segera menuntaskan permasalahan ini dan menyampaikan perkembangan penanganannya secara terbuka kepada masyarakat," kata Gusti Eddy dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas dan transparan mengenai penyebab pemadaman listrik bergilir, langkah-langkah yang sedang dilakukan PLN untuk memulihkan sistem, hingga estimasi waktu normalisasi pasokan listrik.
Karena itu, BPM Kalbar menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa apabila dalam waktu dekat kondisi kelistrikan di Kalimantan Barat belum juga kembali normal.
Melalui aksi tersebut, BPM ingin meminta penjelasan langsung dari pihak PLN terkait penyebab gangguan, perkembangan proses pemulihan, serta langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Kami ingin ada kepastian dan keterbukaan dari PLN. Masyarakat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana upaya agar kejadian seperti ini tidak terulang," ujar Gusti Eddy.
BPM Kalbar berharap PLN dapat segera menghentikan pemadaman listrik bergilir, memulihkan pasokan listrik secara menyeluruh, serta meningkatkan transparansi informasi kepada masyarakat selama proses penanganan gangguan berlangsung. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini