Ketapang    

Bandara Rahadi Oesman Tetap Beroperasi Normal di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir di Ketapang

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Sunday, 05 July 2026
Bandara Rahadi Oesman Tetap Beroperasi Normal di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir di Ketapang
Bandara Rahadi Oesman Ketapang tetap beroperasi normal di tengah pemadaman listrik bergilir berkat dukungan genset 250 kVA (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Bandara Rahadi Oesman Ketapang memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal meski Kabupaten Ketapang masih dilanda pemadaman listrik bergilir sejak Kamis (2/7/2026).

Meski durasi pemadaman yang semula sekitar lima jam per hari kini meningkat menjadi tujuh hingga delapan jam, pelayanan kepada penumpang dan jadwal penerbangan di bandara sejauh ini tetap berlangsung tanpa kendala.

Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Donny Suryana Harris, mengatakan pihak bandara telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan menyiapkan sumber listrik cadangan berupa genset berkapasitas 250 kVA.

“Alhamdulillah operasional bandara udara tidak terkendala oleh pemadaman listrik bergilir yang saat ini terjadi di Ketapang. Hal ini karena Bandara Rahadi Oesman telah memiliki back up power berupa genset dengan daya 250 kVA,” ujar Donny.

Menurutnya, penggunaan genset dalam durasi yang lebih lama memang berdampak pada meningkatnya konsumsi bahan bakar. Namun, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran operasional dan memastikan seluruh layanan di bandara tetap berjalan optimal.

“Hanya saja konsumsi bahan bakar untuk genset mengalami kenaikan volume karena durasi operasional genset yang lebih lama dari biasanya,” katanya.

Donny menegaskan, hingga saat ini jadwal penerbangan di Bandara Rahadi Oesman Ketapang masih berjalan normal dan belum mengalami perubahan akibat pemadaman listrik bergilir.

“Untuk jadwal penerbangan saat ini masih normal,” ucapnya.

Meski demikian, pihak bandara tetap mengimbau calon penumpang agar datang lebih awal sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kendala teknis pada genset.

Menurut Donny, jika genset mengalami gangguan, proses registrasi atau check-in penumpang harus dilakukan secara manual. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi waktu keberangkatan penerbangan.

“Kami mengimbau para calon penumpang agar datang lebih awal ke bandara untuk melakukan registrasi atau check-in sebagai antisipasi apabila terjadi kendala pada genset sehingga perlu dilakukan proses check-in secara manual maupun adanya perubahan jadwal penerbangan,” pungkasnya. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Tak Bisa Cuci dan Keringkan Pakaian, Pengusaha Laundry di Pontianak Keluhkan Pemadaman Listrik Berjam-jam
Sunday, 05 July 2026
Artikel Sebelumnya
RSUD Agoesdjam Minta Prioritas Listrik ke PLN, Pemadaman Bergilir Ganggu Operasional dan Pasokan Air
Sunday, 05 July 2026

Berita terkait