Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 05 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Bandara Rahadi Oesman Ketapang memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal meski Kabupaten Ketapang masih dilanda pemadaman listrik bergilir sejak Kamis (2/7/2026).
Meski durasi pemadaman yang semula sekitar lima jam per hari kini meningkat menjadi tujuh hingga delapan jam, pelayanan kepada penumpang dan jadwal penerbangan di bandara sejauh ini tetap berlangsung tanpa kendala.
Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Donny Suryana Harris, mengatakan pihak bandara telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan menyiapkan sumber listrik cadangan berupa genset berkapasitas 250 kVA.
“Alhamdulillah operasional bandara udara tidak terkendala oleh pemadaman listrik bergilir yang saat ini terjadi di Ketapang. Hal ini karena Bandara Rahadi Oesman telah memiliki back up power berupa genset dengan daya 250 kVA,” ujar Donny.
Menurutnya, penggunaan genset dalam durasi yang lebih lama memang berdampak pada meningkatnya konsumsi bahan bakar. Namun, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran operasional dan memastikan seluruh layanan di bandara tetap berjalan optimal.
“Hanya saja konsumsi bahan bakar untuk genset mengalami kenaikan volume karena durasi operasional genset yang lebih lama dari biasanya,” katanya.
Donny menegaskan, hingga saat ini jadwal penerbangan di Bandara Rahadi Oesman Ketapang masih berjalan normal dan belum mengalami perubahan akibat pemadaman listrik bergilir.
“Untuk jadwal penerbangan saat ini masih normal,” ucapnya.
Meski demikian, pihak bandara tetap mengimbau calon penumpang agar datang lebih awal sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kendala teknis pada genset.
Menurut Donny, jika genset mengalami gangguan, proses registrasi atau check-in penumpang harus dilakukan secara manual. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi waktu keberangkatan penerbangan.
“Kami mengimbau para calon penumpang agar datang lebih awal ke bandara untuk melakukan registrasi atau check-in sebagai antisipasi apabila terjadi kendala pada genset sehingga perlu dilakukan proses check-in secara manual maupun adanya perubahan jadwal penerbangan,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Bandara Rahadi Oesman Ketapang memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal meski Kabupaten Ketapang masih dilanda pemadaman listrik bergilir sejak Kamis (2/7/2026).
Meski durasi pemadaman yang semula sekitar lima jam per hari kini meningkat menjadi tujuh hingga delapan jam, pelayanan kepada penumpang dan jadwal penerbangan di bandara sejauh ini tetap berlangsung tanpa kendala.
Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Donny Suryana Harris, mengatakan pihak bandara telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan menyiapkan sumber listrik cadangan berupa genset berkapasitas 250 kVA.
“Alhamdulillah operasional bandara udara tidak terkendala oleh pemadaman listrik bergilir yang saat ini terjadi di Ketapang. Hal ini karena Bandara Rahadi Oesman telah memiliki back up power berupa genset dengan daya 250 kVA,” ujar Donny.
Menurutnya, penggunaan genset dalam durasi yang lebih lama memang berdampak pada meningkatnya konsumsi bahan bakar. Namun, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran operasional dan memastikan seluruh layanan di bandara tetap berjalan optimal.
“Hanya saja konsumsi bahan bakar untuk genset mengalami kenaikan volume karena durasi operasional genset yang lebih lama dari biasanya,” katanya.
Donny menegaskan, hingga saat ini jadwal penerbangan di Bandara Rahadi Oesman Ketapang masih berjalan normal dan belum mengalami perubahan akibat pemadaman listrik bergilir.
“Untuk jadwal penerbangan saat ini masih normal,” ucapnya.
Meski demikian, pihak bandara tetap mengimbau calon penumpang agar datang lebih awal sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kendala teknis pada genset.
Menurut Donny, jika genset mengalami gangguan, proses registrasi atau check-in penumpang harus dilakukan secara manual. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi waktu keberangkatan penerbangan.
“Kami mengimbau para calon penumpang agar datang lebih awal ke bandara untuk melakukan registrasi atau check-in sebagai antisipasi apabila terjadi kendala pada genset sehingga perlu dilakukan proses check-in secara manual maupun adanya perubahan jadwal penerbangan,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini