Pontianak    

Sulit Dapat Solar Subsidi, Sopir Truk Demo di Kantor Gubernur Kalbar Bawa 9 Tuntutan

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 27 July 2026
Sulit Dapat Solar Subsidi, Sopir Truk Demo di Kantor Gubernur Kalbar Bawa 9 Tuntutan
Sopir truk di Kalbar demo di Kantor Gubernur, tuntut distribusi solar subsidi lebih mudah, adil, dan tepat sasaran (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Sejumlah sopir truk, ekspedisi, hingga kendaraan angkutan lainnya yang tergabung dalam Persatuan Sopir Kalimantan Barat menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (27/7/2026).

Massa tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB untuk menyampaikan aspirasi terkait distribusi solar subsidi yang dinilai masih menyulitkan sopir angkutan umum maupun angkutan barang.

Dalam aksi tersebut, para sopir menyampaikan sembilan tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai upaya mendorong perbaikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar lebih tepat sasaran.

Adapun sembilan tuntutan yang disampaikan meliputi:

  1. Merealisasikan komitmen Pemprov Kalbar yang sebelumnya telah disampaikan Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur terkait penyelesaian kelangkaan solar subsidi bagi kendaraan angkutan umum dan angkutan barang.
  2. Membentuk tim terpadu pengawasan dan penertiban distribusi BBM bersubsidi yang melibatkan Pemprov Kalbar, PT Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, aparat penegak hukum, instansi terkait, serta perwakilan Persatuan Sopir Kalimantan Barat.
  3. Menindak tegas SPBU, pelangsir, badan usaha, maupun pihak lain yang terbukti melakukan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.
  4. Mengusut dan menindak seluruh oknum yang terlibat dalam penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, termasuk apabila melibatkan aparat pemerintah, TNI, Polri, pengelola SPBU, maupun pihak lainnya.
  5. Menjamin ketersediaan serta kemudahan akses solar subsidi bagi kendaraan angkutan umum, angkutan barang, bus, truk ekspedisi, dan kendaraan usaha lain yang berhak.
  6. Menyusun mekanisme penyaluran BBM bersubsidi yang lebih mudah, adil, transparan, tepat sasaran, serta bebas dari praktik pelangsiran maupun penimbunan.
  7. Melaksanakan pengawasan distribusi BBM bersubsidi secara ketat dan berkelanjutan serta menyampaikan perkembangan penanganannya kepada masyarakat secara terbuka.
  8. Memberikan kepastian waktu penyelesaian beserta langkah nyata atas seluruh tuntutan yang telah disampaikan.
  9. Apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dalam waktu yang dinilai wajar, para sopir menyatakan akan kembali menyampaikan aspirasi secara damai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan hingga persoalan tersebut memperoleh penyelesaian.

Melalui aksi damai ini, para sopir berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar distribusi solar subsidi menjadi lebih adil, tepat sasaran, dan mudah diakses oleh kendaraan angkutan barang maupun angkutan umum yang memang berhak menerima BBM bersubsidi. (Lid)

Artikel Selanjutnya
PT Lestari Abadi Perkasa Terangi Desa Kerta Baru, Salurkan Lampu Jalan Tenaga Surya Lewat Program CSR
Monday, 27 July 2026
Artikel Sebelumnya
Sopir Truk Kalbar Curhat Sulit Dapat Solar Subsidi, Rela Antre Berhari-hari hingga Beli Eceran
Monday, 27 July 2026

Berita terkait