Kayong Utara    

4.228 Hektare Lahan Terbakar di Kayong Utara, 3.460 Titik Api Terdeteksi

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 24 August 2026
4.228 Hektare Lahan Terbakar di Kayong Utara, 3.460 Titik Api Terdeteksi
Karhutla Kayong Utara membakar 4.228 hektare lahan dengan 3.460 titik api terdeteksi sepanjang Agustus 2026 (Foto: Sans/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kayong Utara menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai. Sepanjang Agustus 2026, sekitar 3.460 titik api terdeteksi, sementara luas lahan yang terbakar telah mencapai 4.228 hektare.

Data tersebut disampaikan Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo berdasarkan informasi yang dihimpun dari Posko Terpadu Penanganan Karhutla Kabupaten Kayong Utara, Senin (24/8/2026).

"Sebagai informasi dari data yang kami himpun dari Posko Padu Penanganan Karhutla wilayah Kabupaten Kayong Utara, untuk jumlah lahan yang saat ini sudah terbakar itu sejumlah kurang lebih 4.228 hektar," ujar AKBP Adi Prabowo kepada awak media, Senin (24/8).

Meski luas lahan yang terbakar mencapai ribuan hektare, personel gabungan terus melakukan penanganan di sejumlah wilayah. Hingga saat ini, sekitar 2.536 hektare lahan telah berhasil dipadamkan.

"Saat ini dengan seluruh sumber daya yang ada, kita sudah berhasil memadamkan kurang lebih 2.536 hektar," lanjutnya.

Di sisi lain, jumlah titik api yang terdeteksi sepanjang Agustus juga cukup tinggi. Kapolres mencatat sekitar 3.460 titik api dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

"Untuk titik api di bulan Agustus ini saja ada 3.460-an titik api. Itu bervariasi dari yang level ringan, sedang, maupun yang tinggi," jelasnya.

Penanganan karhutla masih terus dilakukan oleh personel gabungan melalui Posko Terpadu. Petugas juga tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemunculan titik api baru, sekaligus melanjutkan pemadaman di lokasi yang masih rawan.

Dengan kondisi tersebut, upaya pengendalian terus dilakukan menggunakan seluruh sumber daya yang tersedia agar titik api baru dapat segera ditangani dan kebakaran tidak semakin meluas. (Sans)

Artikel Selanjutnya
Pontianak Dipilih Jadi Tuan Rumah 2 Turnamen Badminton Internasional, Ini Alasannya
Monday, 24 August 2026
Artikel Sebelumnya
Apriyani Rahayu Coba Tantangan Baru di Pontianak, Main Ganda Campuran Bareng Dejan
Monday, 24 August 2026

Berita terkait