Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 21 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Choirussaib, meminta maaf dan memberikan klarifikasi terkait video dirinya yang viral di media sosial karena memperlihatkan aktivitas pembakaran di lahan miliknya yang sebelumnya terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam video klarifikasinya, Choirussaib meminta maaf atas kegaduhan yang muncul setelah video tersebut beredar di media sosial.
“Pertama saya ucapkan mohon maaf atas terjadinya kegaduhan yang terjadi di sosial media kemarin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lahan yang terlihat dalam video tersebut merupakan miliknya. Menurut Choirussaib, lahan itu telah terbakar sejak 1 September 2026.
Setelah kebakaran, masih terdapat sisa kayu yang belum terbakar. Kayu tersebut kemudian ditebang, dikumpulkan menjadi tumpukan, lalu dibakar pada 17 September 2026.
“Yang terjadi di video itu memang benar ada di lahan saya. Lahan itu sebenarnya sejak tanggal 1 September kemarin sudah terbakar semuanya. Jadi ada sisa-sisa kayu yang belum terbakar, itu saya bersihkan, saya tebang, saya bersihkan, saya kumpulkan lalu itu dibakar,” katanya.
Choirussaib membantah pembakaran tersebut menyebabkan api merembet ke lahan di sekitarnya. Menurut dia, lahan di sisi kanan dan kiri lokasi juga telah terbakar sebelumnya.
“Intinya, saya hanya membakar tumpukan kayu yang saya kumpulkan dari bekas-bekas kebakaran yang sebelumnya sudah terbakar,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dirinya bukan orang yang melakukan pembakaran terhadap tumpukan kayu tersebut. Menurut pengakuannya, pembakaran dilakukan oleh temannya.
“Yang membakar itu teman saya. Saya hanya iseng bikin video. Itulah kesalahan saya mungkin, sehingga video itu jadi viral,” katanya.
Choirussaib kembali menyampaikan permintaan maaf atas beredarnya video tersebut dan kegaduhan yang muncul di media sosial.
“Sekali lagi saya mohon maaf terkait terjadinya kegaduhan tersebut,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Choirussaib, meminta maaf dan memberikan klarifikasi terkait video dirinya yang viral di media sosial karena memperlihatkan aktivitas pembakaran di lahan miliknya yang sebelumnya terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam video klarifikasinya, Choirussaib meminta maaf atas kegaduhan yang muncul setelah video tersebut beredar di media sosial.
“Pertama saya ucapkan mohon maaf atas terjadinya kegaduhan yang terjadi di sosial media kemarin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lahan yang terlihat dalam video tersebut merupakan miliknya. Menurut Choirussaib, lahan itu telah terbakar sejak 1 September 2026.
Setelah kebakaran, masih terdapat sisa kayu yang belum terbakar. Kayu tersebut kemudian ditebang, dikumpulkan menjadi tumpukan, lalu dibakar pada 17 September 2026.
“Yang terjadi di video itu memang benar ada di lahan saya. Lahan itu sebenarnya sejak tanggal 1 September kemarin sudah terbakar semuanya. Jadi ada sisa-sisa kayu yang belum terbakar, itu saya bersihkan, saya tebang, saya bersihkan, saya kumpulkan lalu itu dibakar,” katanya.
Choirussaib membantah pembakaran tersebut menyebabkan api merembet ke lahan di sekitarnya. Menurut dia, lahan di sisi kanan dan kiri lokasi juga telah terbakar sebelumnya.
“Intinya, saya hanya membakar tumpukan kayu yang saya kumpulkan dari bekas-bekas kebakaran yang sebelumnya sudah terbakar,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dirinya bukan orang yang melakukan pembakaran terhadap tumpukan kayu tersebut. Menurut pengakuannya, pembakaran dilakukan oleh temannya.
“Yang membakar itu teman saya. Saya hanya iseng bikin video. Itulah kesalahan saya mungkin, sehingga video itu jadi viral,” katanya.
Choirussaib kembali menyampaikan permintaan maaf atas beredarnya video tersebut dan kegaduhan yang muncul di media sosial.
“Sekali lagi saya mohon maaf terkait terjadinya kegaduhan tersebut,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini