Ketapang    

Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang Dikukuhkan, Wahyudin Siapkan Enam Program Prioritas

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 03 November 2026
Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang Dikukuhkan, Wahyudin Siapkan Enam Program Prioritas
Pengurus baru Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang dikukuhkan. Wahyudin menyiapkan enam program prioritas untuk periode 2026–2029 (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengukuhkan Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Ketapang masa khidmat 2026–2029 di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Senin (2/11/2026) malam.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat peran masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pembinaan umat, hingga kegiatan sosial keagamaan di Kabupaten Ketapang.

Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyerahan bendera pataka Masjid Agung Al-Ikhlas dari Bupati kepada pengurus serta penandatanganan berita acara pengukuhan.

Berdasarkan keputusan Bupati Ketapang, H. Wahyudin, SE., ME., dipercaya sebagai Ketua Umum, sedangkan H. Zulkarnain, S.Ag., menjabat Sekretaris Umum untuk masa khidmat 2026–2029.

Dalam sambutan perdananya, Wahyudin menyebut amanah sebagai pengurus masjid merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan.

"Bagi kami, ini adalah fitrah, tanggung jawab dan amanah untuk bekerja dengan sungguh-sungguh. Amanah ini bukan hanya akan kami pertanggungjawabkan kepada jamaah, tetapi yang terutama kepada Allah SWT," ujarnya.

Untuk menjalankan amanah tersebut, Wahyudin mengungkapkan terdapat enam program prioritas yang akan menjadi arah kerja kepengurusan selama tiga tahun ke depan.

Keenam program itu meliputi penguatan kegiatan ibadah dan ilmu pengetahuan, pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan masjid, penguatan sosial dan ekonomi umat, serta penataan dan pemeliharaan sarana prasarana masjid.

Selain itu, kepengurusan juga akan memperkuat ukhuwah dan sinergi dengan berbagai pihak serta menerapkan tata kelola organisasi yang amanah, profesional, dan bertanggung jawab.

"Kami ingin menjadikan Masjid Agung Al-Ikhlas tidak hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan ukhuwah, serta kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya.

Wahyudin juga mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan, saling menghargai, serta terbuka terhadap kritik dan masukan dari jamaah demi kemajuan masjid.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang telah menerima amanah untuk mengelola dan memakmurkan Masjid Agung Al-Ikhlas.

Ia menegaskan, pengukuhan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial atau pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk memperkuat tanggung jawab dan kebersamaan dalam meningkatkan kehidupan keagamaan masyarakat.

Bupati berpesan agar pengelolaan masjid dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Hal tersebut mencakup administrasi, pengelolaan keuangan, pemeliharaan fasilitas, hingga penyelenggaraan kegiatan keagamaan.

Menurutnya, upaya memakmurkan masjid tidak harus dimulai dari program besar. Hal sederhana seperti menghidupkan salat berjamaah, mengajak anak-anak mencintai Al-Qur'an, membina generasi muda, menjaga kebersihan masjid, hingga membantu masyarakat yang membutuhkan merupakan bagian penting dari pengabdian.

"Jangan menunggu hal-hal besar untuk memulai kebaikan. Mulailah dari hal sederhana yang memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat," pesan Alexander Wilyo.

Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa Masjid Agung Al-Ikhlas semakin berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar dalam pembinaan umat serta memperkuat kehidupan sosial keagamaan di Kabupaten Ketapang.

Dengan kepengurusan baru tersebut, Masjid Agung Al-Ikhlas diharapkan tidak hanya semakin makmur sebagai tempat ibadah, tetapi juga berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Rekaman Suara Diduga Libatkan Wakil Ketua DPRD Ketapang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Tuesday, 03 November 2026
Artikel Sebelumnya
Wabup Ketapang Dorong Pembinaan Tilawah untuk Cetak Qori dan Qoriah Lokal Berprestasi
Tuesday, 03 November 2026

Berita terkait