Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 03 November 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menargetkan perbaikan dermaga penyeberangan feri rute Bardan Nadi-Siantan mulai dikerjakan pada 2027. Rehabilitasi tersebut diharapkan dapat mengaktifkan kembali layanan penyeberangan yang telah dihentikan sementara sejak April 2026.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan pemerintah akan menganggarkan rehabilitasi dermaga tersebut pada 2027. Proses perencanaan ditargetkan dimulai Januari, kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan fisik.
“Sambil kita mengusahakan pembangunan Jembatan Garuda, tahun depan kita juga menganggarkan rehabilitasi dermaga. Jadi, kalau pembangunan jembatan masih belum dimulai, alternatif penyeberangan menggunakan feri tetap bisa berfungsi,” kata Edi.
Layanan penyeberangan feri Bardan Nadi-Siantan telah dihentikan sementara sejak 1 April 2026 karena kondisi dermaga mengalami kerusakan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jasa.
Rekonstruksi terakhir dermaga tersebut diketahui dilakukan pada 2004.
Edi menyebutkan, untuk sementara pemerintah akan memprioritaskan perbaikan dermaga. Menurutnya, kapal feri yang tersedia saat ini sudah cukup besar sehingga belum menjadi kebutuhan utama untuk dilakukan pengadaan.
“Kalau kapal, tidak. Kapalnya sudah cukup besar. Namun, yang jelas dermaganya dulu. Kalau kapalnya kurang, bisa ditambah menjadi dua. Itu tergantung investor atau ISDP nantinya, atau sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Perbaikan Dermaga Bardan Nadi-Siantan diharapkan dapat mengaktifkan kembali layanan penyeberangan feri sekaligus menjadi alternatif transportasi masyarakat untuk membantu mengurai kemacetan di Kota Pontianak. (Lid)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menargetkan perbaikan dermaga penyeberangan feri rute Bardan Nadi-Siantan mulai dikerjakan pada 2027. Rehabilitasi tersebut diharapkan dapat mengaktifkan kembali layanan penyeberangan yang telah dihentikan sementara sejak April 2026.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan pemerintah akan menganggarkan rehabilitasi dermaga tersebut pada 2027. Proses perencanaan ditargetkan dimulai Januari, kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan fisik.
“Sambil kita mengusahakan pembangunan Jembatan Garuda, tahun depan kita juga menganggarkan rehabilitasi dermaga. Jadi, kalau pembangunan jembatan masih belum dimulai, alternatif penyeberangan menggunakan feri tetap bisa berfungsi,” kata Edi.
Layanan penyeberangan feri Bardan Nadi-Siantan telah dihentikan sementara sejak 1 April 2026 karena kondisi dermaga mengalami kerusakan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jasa.
Rekonstruksi terakhir dermaga tersebut diketahui dilakukan pada 2004.
Edi menyebutkan, untuk sementara pemerintah akan memprioritaskan perbaikan dermaga. Menurutnya, kapal feri yang tersedia saat ini sudah cukup besar sehingga belum menjadi kebutuhan utama untuk dilakukan pengadaan.
“Kalau kapal, tidak. Kapalnya sudah cukup besar. Namun, yang jelas dermaganya dulu. Kalau kapalnya kurang, bisa ditambah menjadi dua. Itu tergantung investor atau ISDP nantinya, atau sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Perbaikan Dermaga Bardan Nadi-Siantan diharapkan dapat mengaktifkan kembali layanan penyeberangan feri sekaligus menjadi alternatif transportasi masyarakat untuk membantu mengurai kemacetan di Kota Pontianak. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini