Sanggau    

Utang Rp700 Ribu Berujung Maut, Polisi Ungkap Pembunuhan di Kamar Kos Sanggau

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Jumat, 02 Januari 2026
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Misteri penemuan mayat dalam karung di sebuah kamar kos di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, mulai terkuak. Kepolisian memastikan korban tewas akibat pembunuhan yang dipicu persoalan utang piutang senilai Rp700 ribu antara korban dan pelaku.

Kapolsek Kapuas, IPTU Marianus, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan sementara menunjukkan pertengkaran terkait utang menjadi pemicu utama peristiwa tragis tersebut.

“Hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan ini berawal dari pertengkaran terkait utang piutang sebesar Rp700 ribu rupiah,” jelas IPTU Marianus, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, korban meninggal dunia diduga akibat jeratan tali di leher yang dilakukan pelaku. Selain itu, pelaku juga sempat memiting korban dan memukul bagian kepala dengan tangan kosong.

“Kejadian terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025 di kamar kos Jalan Bujang Malaka, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas,” tambahnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Sanggau. Penanganan perkara dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Sanggau untuk proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, warga di Gang Bengkawan, Jalan Bujang Malaka, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, digegerkan dengan penemuan karung berisi mayat di salah satu kamar kos pada Kamis (1/1/2026) siang.

Korban diketahui berinisial M (18), warga asal Meliau, yang bekerja di salah satu gerai ritel di Sanggau. Sejak awal, korban diduga menjadi korban pembunuhan.

Menerima laporan tersebut, kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, pelaku berinisial WF (24) berhasil ditangkap di Dusun Gombang, Desa Gombang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 00.15 WIB. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Mayat Pria Terbungkus Karung di Kamar Kos Sanggau, Polisi Pastikan Korban Pembunuhan
Jumat, 02 Januari 2026
Artikel Sebelumnya
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Masih Upayakan Temukan Kakek Toni di Sajingan
Jumat, 02 Januari 2026

Berita terkait