Nasional    

Selamatkan "Nyawa" Layanan: Ikhtiar BPN Aceh Pulihkan Harapan di Balik Lembar Arsip yang Basah

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Sabtu, 28 Februari 2026
Selamatkan "Nyawa" Layanan: Ikhtiar BPN Aceh Pulihkan Harapan di Balik Lembar Arsip yang Basah
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Di sebuah ruangan yang masih menyisakan aroma lumpur, jemari para petugas dengan teliti memilah lembaran kertas yang rapuh. Kertas-kertas itu bukan sekadar tumpukan dokumen; mereka adalah "nyawa" dari kepastian hukum atas tanah milik masyarakat Aceh yang sempat terendam banjir besar akhir tahun lalu.

Bencana hidrometeorologi 26 November 2025 memang telah berlalu, namun dampaknya menyisakan pekerjaan rumah besar: 165.000 warkah yang menyimpan sejarah hak warga kini dalam kondisi kritis.

"Saat arsip-arsip itu terendam, yang terancam bukan sekadar kertas, melainkan rasa aman para pemilik tanah," ungkap Kepala Kanwil BPN Aceh, Arinaldi.

Namun, di tengah kepungan lumpur, muncul semangat transformasi. Restorasi ini tidak hanya bertujuan mengeringkan kertas yang basah, tetapi menjadi pintu gerbang menuju digitalisasi total. Arinaldi memimpikan kantor-kantor pertanahan yang terdampak akan "lahir kembali" sebagai kantor modern berbasis layanan digital.

Keterlibatan taruna STPN dan ahli dari ANRI menjadi bukti bahwa penyelamatan sejarah bangsa adalah kerja kolosal. Di tangan mereka, tiap lembar surat ukur yang dibersihkan adalah upaya mengembalikan kepastian hukum dan senyum masyarakat Aceh yang sempat luntur bersama genangan air. (Jau/*)

Artikel Selanjutnya
Targetkan Selesai 2026, Kementerian ATR/BPN Kolaborasi Restorasi 165 Ribu Arsip Terdampak Bencana Aceh
Sabtu, 28 Februari 2026
Artikel Sebelumnya
Perkuat Sinergi, Menteri Nusron Wahid Kumpulkan Pimpinan DPR, BPK, dan PBNU di Forum Silaturahmi ATR/BPN
Sabtu, 28 Februari 2026

Berita terkait