Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Rabu, 25 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menekankan pentingnya peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) pada hari pertama masuk kerja usai libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal itu disampaikannya saat memimpin apel perdana dan halal bihalal bersama jajaran Pemerintah Kota Pontianak di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (25/03/2026).
Edi meminta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk bekerja lebih baik, cepat, dan responsif sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
“Semangat Idulfitri harus menjadi momentum untuk bekerja semakin baik, lebih cepat, dan lebih responsif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap keputusan, baik di bidang administrasi maupun di lapangan, memiliki dampak besar terhadap kemajuan masyarakat Kota Pontianak. Karena itu, ASN diminta untuk bekerja dengan integritas tinggi, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan.
Menurutnya, tantangan ke depan tidak semakin ringan. Berbagai faktor global, seperti kondisi geopolitik dunia, hingga dampak perubahan cuaca seperti fenomena El Nino, turut memengaruhi kondisi daerah.
Edi menjelaskan, anomali cuaca yang menyebabkan kemarau lebih panjang berpotensi berdampak pada meningkatnya kadar garam di Sungai Kapuas akibat intrusi air laut. Hal ini dapat memengaruhi produksi air bersih serta meningkatkan risiko kebakaran lahan, baik di dalam maupun luar kota.
Selain itu, faktor inflasi dan dampak lingkungan lainnya juga perlu diantisipasi. Ia meminta ASN untuk lebih peka terhadap situasi dan mampu melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi permasalahan, termasuk kejadian antrean panjang BBM yang sempat terjadi.
Terkait kedisiplinan, Edi menegaskan, bahwa pemerintah telah memiliki mekanisme pemberian sanksi sesuai aturan yang berlaku, mulai dari teguran lisan hingga tertulis, bahkan sanksi lebih berat jika ditemukan pelanggaran.
Sementara itu, terkait wacana penerapan sistem kerja empat hari atau bekerja dari mana saja (BFA), Edi memastikan Pemerintah Kota Pontianak belum akan menerapkannya.
“Kita sementara tidak menerapkan BFA. Kita kerja langsung karena wilayah Pontianak tidak terlalu luas dan ASN juga berdomisili di kota ini, sehingga lebih efektif bekerja secara langsung,” jelasnya.
Ia juga menanggapi wacana pembelajaran daring dari pemerintah pusat, namun menilai pembelajaran tatap muka masih lebih efektif untuk saat ini.
“Kalau bisa langsung, tentu lebih bagus dan efektif dibandingkan daring,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menekankan pentingnya peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) pada hari pertama masuk kerja usai libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal itu disampaikannya saat memimpin apel perdana dan halal bihalal bersama jajaran Pemerintah Kota Pontianak di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (25/03/2026).
Edi meminta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk bekerja lebih baik, cepat, dan responsif sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
“Semangat Idulfitri harus menjadi momentum untuk bekerja semakin baik, lebih cepat, dan lebih responsif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap keputusan, baik di bidang administrasi maupun di lapangan, memiliki dampak besar terhadap kemajuan masyarakat Kota Pontianak. Karena itu, ASN diminta untuk bekerja dengan integritas tinggi, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan.
Menurutnya, tantangan ke depan tidak semakin ringan. Berbagai faktor global, seperti kondisi geopolitik dunia, hingga dampak perubahan cuaca seperti fenomena El Nino, turut memengaruhi kondisi daerah.
Edi menjelaskan, anomali cuaca yang menyebabkan kemarau lebih panjang berpotensi berdampak pada meningkatnya kadar garam di Sungai Kapuas akibat intrusi air laut. Hal ini dapat memengaruhi produksi air bersih serta meningkatkan risiko kebakaran lahan, baik di dalam maupun luar kota.
Selain itu, faktor inflasi dan dampak lingkungan lainnya juga perlu diantisipasi. Ia meminta ASN untuk lebih peka terhadap situasi dan mampu melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi permasalahan, termasuk kejadian antrean panjang BBM yang sempat terjadi.
Terkait kedisiplinan, Edi menegaskan, bahwa pemerintah telah memiliki mekanisme pemberian sanksi sesuai aturan yang berlaku, mulai dari teguran lisan hingga tertulis, bahkan sanksi lebih berat jika ditemukan pelanggaran.
Sementara itu, terkait wacana penerapan sistem kerja empat hari atau bekerja dari mana saja (BFA), Edi memastikan Pemerintah Kota Pontianak belum akan menerapkannya.
“Kita sementara tidak menerapkan BFA. Kita kerja langsung karena wilayah Pontianak tidak terlalu luas dan ASN juga berdomisili di kota ini, sehingga lebih efektif bekerja secara langsung,” jelasnya.
Ia juga menanggapi wacana pembelajaran daring dari pemerintah pusat, namun menilai pembelajaran tatap muka masih lebih efektif untuk saat ini.
“Kalau bisa langsung, tentu lebih bagus dan efektif dibandingkan daring,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini