Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Rabu, 01 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Anggelia Meryciana dipastikan akan mewakili Kalimantan Barat di ajang Puteri Indonesia 2026. Dengan penuh percaya diri, Anggelia mengaku siap tampil maksimal dan memberikan yang terbaik.
Anggelia dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 3 April 2026, sebelum menjalani masa karantina mulai 7 hingga 24 April, yang akan ditutup dengan malam final di bulan yang sama.
Anggelia pun meminta doa dan dukungan dari masyarakat, khususnya warga Pontianak dan Kalbar.
“Saya mohon dukungan dari seluruh masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat agar bisa memberikan yang terbaik untuk daerah yang saya wakili,” ujarnya.
Menjelang kompetisi, berbagai persiapan sudah ia jalani. Mulai dari pelatihan hingga beauty camp untuk mengasah kemampuan public speaking, catwalk, sampai penyampaian pidato.
Menurutnya, ajang Puteri Indonesia bukan hanya soal penampilan, tapi juga kesiapan mental, wawasan, dan kemampuan mengenal diri sendiri. Dalam proses pembekalan, ada lima poin utama yang menjadi pegangan peserta, yaitu Brain, Beauty, Behavior, Be Right, dan Be Brave.
“Kelima poin ini jadi dasar penting dalam mempersiapkan diri,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada kompetisi, Anggelia juga punya misi memperkenalkan budaya Kalimantan Barat ke tingkat nasional. Ia akan membawa perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa sebagai identitas khas Pontianak.
Untuk kostum nasional, Anggelia terinspirasi dari perayaan Cap Go Meh, salah satu tradisi besar yang selalu meriah di Kalbar. Selain itu, ia juga ingin memperkenalkan budaya Dayak dan Melayu kepada masyarakat luas.
“Saya ingin membawa perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa, serta memperkenalkan budaya Dayak dan Melayu,” katanya.
Diketahui, Anggelia yang kini berusia 27 tahun bekerja sebagai carbon consultant dan carbon project manager di perusahaan kehutanan di Kalimantan. Ia juga merupakan lulusan Universitas Bunda Mulia Jakarta dengan gelar Sarjana Pariwisata.
Dengan bekal pendidikan dan pengalaman yang dimiliki, Anggelia berharap bisa menjadi representasi perempuan Kalbar yang berdaya, berbudaya, dan mampu bersaing di tingkat nasional. (Lid)
KALBARONLINE.com - Anggelia Meryciana dipastikan akan mewakili Kalimantan Barat di ajang Puteri Indonesia 2026. Dengan penuh percaya diri, Anggelia mengaku siap tampil maksimal dan memberikan yang terbaik.
Anggelia dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 3 April 2026, sebelum menjalani masa karantina mulai 7 hingga 24 April, yang akan ditutup dengan malam final di bulan yang sama.
Anggelia pun meminta doa dan dukungan dari masyarakat, khususnya warga Pontianak dan Kalbar.
“Saya mohon dukungan dari seluruh masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat agar bisa memberikan yang terbaik untuk daerah yang saya wakili,” ujarnya.
Menjelang kompetisi, berbagai persiapan sudah ia jalani. Mulai dari pelatihan hingga beauty camp untuk mengasah kemampuan public speaking, catwalk, sampai penyampaian pidato.
Menurutnya, ajang Puteri Indonesia bukan hanya soal penampilan, tapi juga kesiapan mental, wawasan, dan kemampuan mengenal diri sendiri. Dalam proses pembekalan, ada lima poin utama yang menjadi pegangan peserta, yaitu Brain, Beauty, Behavior, Be Right, dan Be Brave.
“Kelima poin ini jadi dasar penting dalam mempersiapkan diri,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada kompetisi, Anggelia juga punya misi memperkenalkan budaya Kalimantan Barat ke tingkat nasional. Ia akan membawa perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa sebagai identitas khas Pontianak.
Untuk kostum nasional, Anggelia terinspirasi dari perayaan Cap Go Meh, salah satu tradisi besar yang selalu meriah di Kalbar. Selain itu, ia juga ingin memperkenalkan budaya Dayak dan Melayu kepada masyarakat luas.
“Saya ingin membawa perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa, serta memperkenalkan budaya Dayak dan Melayu,” katanya.
Diketahui, Anggelia yang kini berusia 27 tahun bekerja sebagai carbon consultant dan carbon project manager di perusahaan kehutanan di Kalimantan. Ia juga merupakan lulusan Universitas Bunda Mulia Jakarta dengan gelar Sarjana Pariwisata.
Dengan bekal pendidikan dan pengalaman yang dimiliki, Anggelia berharap bisa menjadi representasi perempuan Kalbar yang berdaya, berbudaya, dan mampu bersaing di tingkat nasional. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini