Pontianak    

Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026, Akan Kenalkan Budaya Dayak dan Melayu

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Rabu, 01 April 2026
Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026, Akan Kenalkan Budaya Dayak dan Melayu
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Anggelia Meryciana dipastikan akan mewakili Kalimantan Barat di ajang Puteri Indonesia 2026. Dengan penuh percaya diri, Anggelia mengaku siap tampil maksimal dan memberikan yang terbaik.

Anggelia dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 3 April 2026, sebelum menjalani masa karantina mulai 7 hingga 24 April, yang akan ditutup dengan malam final di bulan yang sama.

Anggelia pun meminta doa dan dukungan dari masyarakat, khususnya warga Pontianak dan Kalbar.

“Saya mohon dukungan dari seluruh masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat agar bisa memberikan yang terbaik untuk daerah yang saya wakili,” ujarnya.

Menjelang kompetisi, berbagai persiapan sudah ia jalani. Mulai dari pelatihan hingga beauty camp untuk mengasah kemampuan public speaking, catwalk, sampai penyampaian pidato.

Menurutnya, ajang Puteri Indonesia bukan hanya soal penampilan, tapi juga kesiapan mental, wawasan, dan kemampuan mengenal diri sendiri. Dalam proses pembekalan, ada lima poin utama yang menjadi pegangan peserta, yaitu Brain, Beauty, Behavior, Be Right, dan Be Brave.

“Kelima poin ini jadi dasar penting dalam mempersiapkan diri,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada kompetisi, Anggelia juga punya misi memperkenalkan budaya Kalimantan Barat ke tingkat nasional. Ia akan membawa perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa sebagai identitas khas Pontianak.

Untuk kostum nasional, Anggelia terinspirasi dari perayaan Cap Go Meh, salah satu tradisi besar yang selalu meriah di Kalbar. Selain itu, ia juga ingin memperkenalkan budaya Dayak dan Melayu kepada masyarakat luas.

“Saya ingin membawa perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa, serta memperkenalkan budaya Dayak dan Melayu,” katanya.

Diketahui, Anggelia yang kini berusia 27 tahun bekerja sebagai carbon consultant dan carbon project manager di perusahaan kehutanan di Kalimantan. Ia juga merupakan lulusan Universitas Bunda Mulia Jakarta dengan gelar Sarjana Pariwisata.

Dengan bekal pendidikan dan pengalaman yang dimiliki, Anggelia berharap bisa menjadi representasi perempuan Kalbar yang berdaya, berbudaya, dan mampu bersaing di tingkat nasional. (Lid)​

Artikel Selanjutnya
Laka Lantas Tunggal di Boyan Tanjung, Dua Korban Meninggal Dunia Tertimpa Mobil
Rabu, 01 April 2026
Artikel Sebelumnya
Pemkot Pontianak Lanjutkan Pembangunan Waterfront Segmen Gang Kamboja-H Mursyid
Rabu, 01 April 2026

Berita terkait