Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 30 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Landak, tepatnya di Dusun Nahaya, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Jumat (29/5/2026).
Korban sebelumnya diketahui pergi seorang diri untuk memasang pukat di Sungai Landak pada Kamis (28/5/2026) petang. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah sehingga memicu kekhawatiran pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa korban berangkat sekitar pukul 18.00 WIB menggunakan perahu untuk memasang pukat di sungai.
“Korban pergi seorang diri menuju sungai untuk memasang pukat menggunakan perahu. Namun hingga sekitar pukul 19.00 WIB korban belum kembali ke rumah sehingga pihak keluarga mulai merasa khawatir,” ujar I Made Junetra.
Menyadari korban belum pulang, keluarga kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Sekitar pukul 21.00 WIB, warga mulai menyisir area Sungai Landak untuk mencari keberadaan korban.
Namun hingga pagi hari, korban belum ditemukan. Warga hanya menemukan perahu yang digunakan korban dalam kondisi kosong mengapung di sungai.
“Hingga pagi hari, warga hanya menemukan perahu korban dalam keadaan kosong. Sementara barang-barang milik korban masih berada di atas perahu,” tambahnya.
Menerima laporan dugaan warga tenggelam di Sungai Landak tersebut, Kantor SAR Pontianak langsung memberangkatkan satu tim Rescue menuju lokasi kejadian pada Jumat (29/5/2026).
Tim diberangkatkan menggunakan kendaraan rescue double cabin (RC) DMAX dan membawa rubber boat untuk mendukung operasi pencarian di perairan.
“Tim Rescue Kansar Pontianak telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam 50 menit. Tim akan melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan dan masyarakat setempat,” jelas I Made Junetra.
Hingga saat ini, operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Landak masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi ditemukannya perahu korban serta area perairan yang diduga menjadi titik jatuhnya korban.
Selain melakukan pencarian, tim juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat beraktivitas pada malam hari. (*)
KALBARONLINE.com – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Landak, tepatnya di Dusun Nahaya, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Jumat (29/5/2026).
Korban sebelumnya diketahui pergi seorang diri untuk memasang pukat di Sungai Landak pada Kamis (28/5/2026) petang. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah sehingga memicu kekhawatiran pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa korban berangkat sekitar pukul 18.00 WIB menggunakan perahu untuk memasang pukat di sungai.
“Korban pergi seorang diri menuju sungai untuk memasang pukat menggunakan perahu. Namun hingga sekitar pukul 19.00 WIB korban belum kembali ke rumah sehingga pihak keluarga mulai merasa khawatir,” ujar I Made Junetra.
Menyadari korban belum pulang, keluarga kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Sekitar pukul 21.00 WIB, warga mulai menyisir area Sungai Landak untuk mencari keberadaan korban.
Namun hingga pagi hari, korban belum ditemukan. Warga hanya menemukan perahu yang digunakan korban dalam kondisi kosong mengapung di sungai.
“Hingga pagi hari, warga hanya menemukan perahu korban dalam keadaan kosong. Sementara barang-barang milik korban masih berada di atas perahu,” tambahnya.
Menerima laporan dugaan warga tenggelam di Sungai Landak tersebut, Kantor SAR Pontianak langsung memberangkatkan satu tim Rescue menuju lokasi kejadian pada Jumat (29/5/2026).
Tim diberangkatkan menggunakan kendaraan rescue double cabin (RC) DMAX dan membawa rubber boat untuk mendukung operasi pencarian di perairan.
“Tim Rescue Kansar Pontianak telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam 50 menit. Tim akan melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan dan masyarakat setempat,” jelas I Made Junetra.
Hingga saat ini, operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Landak masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi ditemukannya perahu korban serta area perairan yang diduga menjadi titik jatuhnya korban.
Selain melakukan pencarian, tim juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat beraktivitas pada malam hari. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini