Pontianak    

Pasokan Terbatas, Pangkalan LPG 3 Kg di Pontianak Utamakan Konsumen Rumah Tangga

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 23 June 2026
Pasokan Terbatas, Pangkalan LPG 3 Kg di Pontianak Utamakan Konsumen Rumah Tangga
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Keterbatasan pasokan gas LPG subsidi 3 kilogram membuat salah satu pangkalan di Jalan Putri Dara Hitam, Kota Pontianak, menerapkan skema prioritas penyaluran bagi konsumen rumah tangga. Langkah ini dilakukan agar distribusi LPG 3 kg tetap merata dan dapat dinikmati warga di sekitar wilayah layanan.

Pemilik pangkalan, Armin, mengatakan pasokan LPG 3 kg yang diterima saat ini hanya datang satu kali dalam sepekan, yakni setiap Kamis, dengan jumlah sekitar 80 tabung.

Kondisi tersebut membuat stok gas subsidi cepat habis. Bahkan, sehari sebelum distribusi dilakukan, warga yang telah terdaftar sudah mulai menitipkan tabung untuk ditukarkan.

“Gas datang setiap hari Kamis, seminggu sekali. Hari Rabu sudah ada yang menitip tabung. Begitu datang sekitar jam 12 langsung habis,” kata Armin.

Ia menegaskan, pangkalan yang dikelolanya tidak melayani penjualan kepada pengecer. Seluruh distribusi difokuskan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga agar masyarakat sekitar tetap mendapatkan jatah LPG subsidi.

“Kalau untuk pengecer saya tidak kasih. Di sini khusus rumah tangga. Penjualan sejauh ini aman, masyarakat kebagian semua,” ujarnya.

Menurut Armin, wilayah layanan pangkalan tersebut mencakup sekitar tujuh gang di sekitar lokasi. Untuk menjaga pemerataan distribusi, pihaknya menerapkan sistem pembagian bergilir atau rolling kepada warga.

“Ada sekitar tujuh gang yang harus kebagian, jangan sampai menyusahkan masyarakat terdekat. Jadi kami buat sistem rolling, minggu ini sebagian warga, minggu depan giliran warga lain,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui permintaan LPG 3 kg terus mengalami peningkatan. Dalam satu pekan, jumlah warga yang mendaftar untuk mendapatkan gas subsidi bisa mencapai sekitar 200 orang, sementara pasokan yang tersedia hanya 80 tabung.

“Kalau peningkatan pembeli pasti ada, tapi stoknya tidak memadai. Yang datang 80 tabung, sementara yang daftar bisa 200-an,” katanya.

Karena itu, Armin berharap ada penambahan kuota dari Pertamina agar distribusi LPG subsidi di Pontianak bisa lebih merata dan tidak menimbulkan antrean panjang di masyarakat.

“Kalau bisa ditambah sampai 250 tabung per minggu. Harapannya pemerintah bisa mengatasi kelangkaan ini supaya gas subsidi tepat sasaran,” pungkasnya.

Saat ini, harga jual LPG 3 kg di pangkalan tersebut masih mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku, yakni Rp18.500 per tabung. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Jalan Alianyang Pontianak Dekat Pemakaman Sungai Bangkong
Tuesday, 23 June 2026
Artikel Sebelumnya
Warga Kubu Raya Hilang Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Tuesday, 23 June 2026

Berita terkait