Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 17 July 2026 |
KALBARONLINE.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Politeknik Agraria STPN melanjutkan proses Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) Tahun Akademik 2026/2027. Setelah dinyatakan lulus ujian computer based test (CBT) yang berlangsung pada 1–4 Juli 2026, para calon taruna dan taruni kini menjalani tahapan lanjutan untuk memperebutkan kursi pendidikan di Politeknik Agraria STPN.
Saat ini, seleksi telah memasuki tahap wawancara. Pada tahapan tersebut, peserta diuji kemampuan komunikasi, aspek kepribadian, motivasi, serta kesiapan mengikuti pendidikan di Politeknik Agraria STPN.
Sebelum mengikuti wawancara, para peserta telah menjalani tes kesamaptaan, tes kesehatan, dan tes psikologi pada 13–15 Juli 2026.
Salah satu peserta, Dimas Badrikawi Starautomo (19), asal Kota Malang, Jawa Timur, yang memilih Program Studi Manajemen Penataan Ruang, mengaku bersyukur bisa lolos hingga tahap wawancara.
"Saya merasa bersyukur sudah bisa melalui tahapan tes kesamaptaan, kesehatan, dan psikologi selama tiga hari kemarin, dan ternyata saya bisa sampai ke tahapan wawancara ini," ujarnya.
Menjelang wawancara, Dimas mengaku tetap percaya diri meski masih merasakan sedikit gugup. Ia berharap dapat lolos dan diterima sebagai Taruna Politeknik Agraria STPN.
Semangat serupa juga ditunjukkan Aurelia Nidya Prasetyo (19), calon taruni asal Pati, Jawa Tengah, yang memilih Program Studi Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT). Menurutnya, setiap tahapan seleksi memberikan pengalaman berharga karena menguji kemampuan yang berbeda, mulai dari aspek fisik, kesehatan, hingga kesiapan mental.
"Awalnya tentu saya merasa deg-degan saat akan mengikuti wawancara. Namun, setelah berada di ruang wawancara, saya mulai merasa lebih rileks dan bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik," tuturnya.
Seiring berakhirnya rangkaian seleksi lanjutan, proses penerimaan calon taruna dan taruni kini memasuki tahap akhir. Politeknik Agraria STPN memastikan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif guna menjaring peserta yang memenuhi kualifikasi.
Pembantu Ketua II Bidang Administrasi Umum Politeknik Agraria STPN, Widhiana Hestining Puri, berharap proses seleksi dapat menghasilkan calon taruna dan taruni terbaik yang memiliki minat, kompetensi, serta komitmen untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut.
"Kami akan menjaring 350 calon taruna/i yang terdiri dari tugas belajar, jalur umum dan juga kerja sama pemerintah daerah yang nantinya akan diumumkan pada 22 Juli 2026," kata Widhiana Hestining Puri.
Peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya diwajibkan melakukan daftar ulang secara daring sebelum masuk asrama pada 21 Agustus 2026. Setelah itu, mereka akan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru (PKKTB) pada 24–27 Agustus 2026 dan memulai perkuliahan pada 31 Agustus 2026. (*)
KALBARONLINE.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Politeknik Agraria STPN melanjutkan proses Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) Tahun Akademik 2026/2027. Setelah dinyatakan lulus ujian computer based test (CBT) yang berlangsung pada 1–4 Juli 2026, para calon taruna dan taruni kini menjalani tahapan lanjutan untuk memperebutkan kursi pendidikan di Politeknik Agraria STPN.
Saat ini, seleksi telah memasuki tahap wawancara. Pada tahapan tersebut, peserta diuji kemampuan komunikasi, aspek kepribadian, motivasi, serta kesiapan mengikuti pendidikan di Politeknik Agraria STPN.
Sebelum mengikuti wawancara, para peserta telah menjalani tes kesamaptaan, tes kesehatan, dan tes psikologi pada 13–15 Juli 2026.
Salah satu peserta, Dimas Badrikawi Starautomo (19), asal Kota Malang, Jawa Timur, yang memilih Program Studi Manajemen Penataan Ruang, mengaku bersyukur bisa lolos hingga tahap wawancara.
"Saya merasa bersyukur sudah bisa melalui tahapan tes kesamaptaan, kesehatan, dan psikologi selama tiga hari kemarin, dan ternyata saya bisa sampai ke tahapan wawancara ini," ujarnya.
Menjelang wawancara, Dimas mengaku tetap percaya diri meski masih merasakan sedikit gugup. Ia berharap dapat lolos dan diterima sebagai Taruna Politeknik Agraria STPN.
Semangat serupa juga ditunjukkan Aurelia Nidya Prasetyo (19), calon taruni asal Pati, Jawa Tengah, yang memilih Program Studi Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT). Menurutnya, setiap tahapan seleksi memberikan pengalaman berharga karena menguji kemampuan yang berbeda, mulai dari aspek fisik, kesehatan, hingga kesiapan mental.
"Awalnya tentu saya merasa deg-degan saat akan mengikuti wawancara. Namun, setelah berada di ruang wawancara, saya mulai merasa lebih rileks dan bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik," tuturnya.
Seiring berakhirnya rangkaian seleksi lanjutan, proses penerimaan calon taruna dan taruni kini memasuki tahap akhir. Politeknik Agraria STPN memastikan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif guna menjaring peserta yang memenuhi kualifikasi.
Pembantu Ketua II Bidang Administrasi Umum Politeknik Agraria STPN, Widhiana Hestining Puri, berharap proses seleksi dapat menghasilkan calon taruna dan taruni terbaik yang memiliki minat, kompetensi, serta komitmen untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut.
"Kami akan menjaring 350 calon taruna/i yang terdiri dari tugas belajar, jalur umum dan juga kerja sama pemerintah daerah yang nantinya akan diumumkan pada 22 Juli 2026," kata Widhiana Hestining Puri.
Peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya diwajibkan melakukan daftar ulang secara daring sebelum masuk asrama pada 21 Agustus 2026. Setelah itu, mereka akan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru (PKKTB) pada 24–27 Agustus 2026 dan memulai perkuliahan pada 31 Agustus 2026. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini