Nasional    

Sambut HUT ke-81 RI, PLN Latih Petani Sambas Kembangkan Pertanian Terintegrasi Ramah Lingkungan

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Saturday, 25 July 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Latih Petani Sambas Kembangkan Pertanian Terintegrasi Ramah Lingkungan
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pontianak memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan pembuatan mikoriza dan kompos bagi petani di Desa Sendoyan, Kabupaten Sambas.

Pelatihan yang diikuti petani lada, petani kopi, serta pengurus Koperasi Srikandi Jaya Sambas itu menjadi bagian dari pengembangan sistem pertanian terintegrasi yang mengedepankan praktik ramah lingkungan.

Selain meningkatkan kemampuan petani dalam memanfaatkan mikoriza dan kompos organik, program tersebut juga mendorong integrasi sektor pertanian dan peternakan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Ketua Koperasi Srikandi Jaya Sambas, Juliansyah, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah penting dalam membangun kemandirian petani sekaligus mengembangkan kebun percontohan yang didukung PLN UIP3B Kalimantan melalui UPT Pontianak.

"Pelatihan ini kami harapkan dapat meningkatkan kemampuan petani dalam mengembangkan sistem pertanian terintegrasi sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di momen Dirgahayu Indonesia ini," ujarnya.

Mewakili PLN UPT Pontianak, Asisten Manager Keuangan dan Umum, Riyan Permana Putra, mengatakan Program TJSL merupakan bentuk nyata kontribusi PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

"Melalui program ini, PLN mendorong penerapan pertanian yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat, sejalan dengan cita-cita HUT ke-81 RI," kata Riyan.

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa keberhasilan program TJSL diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

"Dedikasi PLN tidak hanya diwujudkan melalui keandalan pasokan listrik, tetapi juga melalui kontribusi dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Program pemberdayaan seperti di Desa Sendoyan menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan," ujarnya.

Menurut Riko, keberhasilan Koperasi Srikandi Jaya Sambas meraih Platinum Bina Mitra UMKM Award 2025 menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang dijalankan PLN mampu memberikan manfaat nyata dan berjangka panjang.

"Keberhasilan tersebut memotivasi PLN untuk terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada kemandirian ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan," tutupnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Budaya Kerja Sehat Berbuah Prestasi, PLN UIP3B Kalimantan Raih Lestari Awards 2026
Saturday, 25 July 2026
Artikel Sebelumnya
Budaya Kerja Sehat Berbuah Prestasi, PLN UIP3B Kalimantan Raih Lestari Awards 2026
Saturday, 25 July 2026

Berita terkait