Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 25 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pontianak memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan pembuatan mikoriza dan kompos bagi petani di Desa Sendoyan, Kabupaten Sambas.
Pelatihan yang diikuti petani lada, petani kopi, serta pengurus Koperasi Srikandi Jaya Sambas itu menjadi bagian dari pengembangan sistem pertanian terintegrasi yang mengedepankan praktik ramah lingkungan.
Selain meningkatkan kemampuan petani dalam memanfaatkan mikoriza dan kompos organik, program tersebut juga mendorong integrasi sektor pertanian dan peternakan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Ketua Koperasi Srikandi Jaya Sambas, Juliansyah, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah penting dalam membangun kemandirian petani sekaligus mengembangkan kebun percontohan yang didukung PLN UIP3B Kalimantan melalui UPT Pontianak.
"Pelatihan ini kami harapkan dapat meningkatkan kemampuan petani dalam mengembangkan sistem pertanian terintegrasi sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di momen Dirgahayu Indonesia ini," ujarnya.
Mewakili PLN UPT Pontianak, Asisten Manager Keuangan dan Umum, Riyan Permana Putra, mengatakan Program TJSL merupakan bentuk nyata kontribusi PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
"Melalui program ini, PLN mendorong penerapan pertanian yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat, sejalan dengan cita-cita HUT ke-81 RI," kata Riyan.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa keberhasilan program TJSL diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
"Dedikasi PLN tidak hanya diwujudkan melalui keandalan pasokan listrik, tetapi juga melalui kontribusi dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Program pemberdayaan seperti di Desa Sendoyan menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Riko, keberhasilan Koperasi Srikandi Jaya Sambas meraih Platinum Bina Mitra UMKM Award 2025 menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang dijalankan PLN mampu memberikan manfaat nyata dan berjangka panjang.
"Keberhasilan tersebut memotivasi PLN untuk terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada kemandirian ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan," tutupnya. (*)
KALBARONLINE.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pontianak memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan pembuatan mikoriza dan kompos bagi petani di Desa Sendoyan, Kabupaten Sambas.
Pelatihan yang diikuti petani lada, petani kopi, serta pengurus Koperasi Srikandi Jaya Sambas itu menjadi bagian dari pengembangan sistem pertanian terintegrasi yang mengedepankan praktik ramah lingkungan.
Selain meningkatkan kemampuan petani dalam memanfaatkan mikoriza dan kompos organik, program tersebut juga mendorong integrasi sektor pertanian dan peternakan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Ketua Koperasi Srikandi Jaya Sambas, Juliansyah, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah penting dalam membangun kemandirian petani sekaligus mengembangkan kebun percontohan yang didukung PLN UIP3B Kalimantan melalui UPT Pontianak.
"Pelatihan ini kami harapkan dapat meningkatkan kemampuan petani dalam mengembangkan sistem pertanian terintegrasi sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di momen Dirgahayu Indonesia ini," ujarnya.
Mewakili PLN UPT Pontianak, Asisten Manager Keuangan dan Umum, Riyan Permana Putra, mengatakan Program TJSL merupakan bentuk nyata kontribusi PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
"Melalui program ini, PLN mendorong penerapan pertanian yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat, sejalan dengan cita-cita HUT ke-81 RI," kata Riyan.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa keberhasilan program TJSL diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
"Dedikasi PLN tidak hanya diwujudkan melalui keandalan pasokan listrik, tetapi juga melalui kontribusi dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Program pemberdayaan seperti di Desa Sendoyan menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Riko, keberhasilan Koperasi Srikandi Jaya Sambas meraih Platinum Bina Mitra UMKM Award 2025 menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang dijalankan PLN mampu memberikan manfaat nyata dan berjangka panjang.
"Keberhasilan tersebut memotivasi PLN untuk terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada kemandirian ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan," tutupnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini