Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 21 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai terjadi di sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut juga menyebabkan kabut asap mulai terasa dan berpotensi mengganggu kualitas udara serta kesehatan masyarakat.
Bupati meminta masyarakat menggunakan masker, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker dinilai penting sebagai langkah perlindungan diri dari paparan asap yang dapat mengganggu saluran pernapasan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Melawi agar tetap waspada terhadap situasi Karhutla yang saat ini mulai terjadi. Kabut asap juga sudah mulai terasa di beberapa wilayah, sehingga kami meminta masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar rumah, untuk menggunakan masker sebagai upaya menghindari dampak buruk terhadap kesehatan, termasuk penyakit ISPA,” ujar Bupati, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat terkait, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah meluasnya kebakaran.
Bupati juga meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk penggunaan api di area terbuka.
Hal-hal kecil yang dianggap sepele, menurutnya, dapat menimbulkan dampak besar apabila tidak ditangani dengan baik.
“Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati terhadap sekecil apa pun yang dapat mengakibatkan bahaya kebakaran. Jangan sampai kelalaian kecil justru menyebabkan kebakaran lahan yang meluas dan berdampak kepada lingkungan maupun kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Selain meningkatkan kewaspadaan, Bupati mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan kepada pihak terkait agar dapat segera ditangani.
Ia menekankan kondisi kabut asap harus menjadi perhatian bersama. Asap kebakaran tidak hanya dapat mengganggu jarak pandang dan aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan.
Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih dalam kondisi tersebut.
“Mari kita bersama-sama mencegah Karhutla. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Dengan meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan pembakaran sembarangan dan segera melaporkan apabila melihat adanya kebakaran, kita dapat meminimalkan risiko Karhutla di Kabupaten Melawi,” pungkas Bupati.
Pemerintah Kabupaten Melawi mengajak seluruh masyarakat tetap tenang namun tidak lengah menghadapi kondisi karhutla.
Masyarakat juga diingatkan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat serta tetap menjaga kesehatan selama kualitas udara belum kembali normal.
KALBARONLINE.com – Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai terjadi di sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut juga menyebabkan kabut asap mulai terasa dan berpotensi mengganggu kualitas udara serta kesehatan masyarakat.
Bupati meminta masyarakat menggunakan masker, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker dinilai penting sebagai langkah perlindungan diri dari paparan asap yang dapat mengganggu saluran pernapasan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Melawi agar tetap waspada terhadap situasi Karhutla yang saat ini mulai terjadi. Kabut asap juga sudah mulai terasa di beberapa wilayah, sehingga kami meminta masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar rumah, untuk menggunakan masker sebagai upaya menghindari dampak buruk terhadap kesehatan, termasuk penyakit ISPA,” ujar Bupati, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat terkait, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah meluasnya kebakaran.
Bupati juga meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk penggunaan api di area terbuka.
Hal-hal kecil yang dianggap sepele, menurutnya, dapat menimbulkan dampak besar apabila tidak ditangani dengan baik.
“Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati terhadap sekecil apa pun yang dapat mengakibatkan bahaya kebakaran. Jangan sampai kelalaian kecil justru menyebabkan kebakaran lahan yang meluas dan berdampak kepada lingkungan maupun kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Selain meningkatkan kewaspadaan, Bupati mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan kepada pihak terkait agar dapat segera ditangani.
Ia menekankan kondisi kabut asap harus menjadi perhatian bersama. Asap kebakaran tidak hanya dapat mengganggu jarak pandang dan aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan.
Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih dalam kondisi tersebut.
“Mari kita bersama-sama mencegah Karhutla. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Dengan meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan pembakaran sembarangan dan segera melaporkan apabila melihat adanya kebakaran, kita dapat meminimalkan risiko Karhutla di Kabupaten Melawi,” pungkas Bupati.
Pemerintah Kabupaten Melawi mengajak seluruh masyarakat tetap tenang namun tidak lengah menghadapi kondisi karhutla.
Masyarakat juga diingatkan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat serta tetap menjaga kesehatan selama kualitas udara belum kembali normal.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini