Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 06 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Pasca-menggelar intervensi pasar, Pemimpin Cabang Perum BULOG Kantor Cabang Putussibau, M. Khilnan Rianda, bersama jajaran pimpinan dan staf turun langsung melakukan pemantauan harga beras pada Sabtu (5/9/2026).
Pemantauan dilakukan secara langsung di sejumlah pasar tradisional, minimarket, toko grosir hingga jaringan swalayan di wilayah Kota Putussibau untuk mengawal pergerakan harga jual beras di tingkat pedagang.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga pangan pokok di Kabupaten Kapuas Hulu tetap terjaga. Kondisi geografis Kapuas Hulu yang berada jauh dari sentra produksi beras nasional membuat pengawasan terhadap pasokan dan harga pangan perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan intervensi pangan yang dilakukan BULOG benar-benar berdampak nyata dalam menjaga daya beli serta meringankan isi dompet masyarakat. Dari hasil pemantauan dan monitoring komprehensif hari ini di pasar tradisional maupun swalayan, kami dapat memastikan bahwa harga jual beras medium di Kabupaten Kapuas Hulu, khususnya untuk komoditas beras SPHP, masih terkendali dengan sangat baik dan seluruhnya dipastikan terjual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tegas Khilnan.
Menurut Khilnan, stabilnya harga pangan juga didukung kelancaran pasokan melalui jaringan kemitraan BULOG yang tersebar di tengah masyarakat.
Masyarakat dapat mengakses beras medium dengan harga yang ditetapkan pemerintah melalui pasar rakyat, jaringan swalayan maupun gerai Rumah Pangan Kita (RPK) yang dikelola mitra warung sembako binaan BULOG.
Komitmen menjaga stabilitas harga di daerah tersebut sejalan dengan kebijakan Perum BULOG secara nasional. Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut BULOG saat ini menguasai sekitar 4,9 juta ton stok beras nasional.
Ketersediaan stok tersebut menjadi salah satu modal BULOG untuk melakukan intervensi pasar secara cepat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kapuas Hulu, sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga dan kelangkaan pangan.
Melalui pengawasan harga, perluasan jaringan distribusi RPK dan pemantauan secara berkelanjutan, BULOG Cabang Putussibau bersama dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berkomitmen menjaga ketahanan pangan daerah.
BULOG juga mengimbau masyarakat di Bumi Uncak Kapuas tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan pokok. Stok beras dipastikan aman dan penyalurannya terus dilakukan untuk menjaga kebutuhan masyarakat serta stabilitas harga di pasaran. (Haq)
KALBARONLINE.com – Pasca-menggelar intervensi pasar, Pemimpin Cabang Perum BULOG Kantor Cabang Putussibau, M. Khilnan Rianda, bersama jajaran pimpinan dan staf turun langsung melakukan pemantauan harga beras pada Sabtu (5/9/2026).
Pemantauan dilakukan secara langsung di sejumlah pasar tradisional, minimarket, toko grosir hingga jaringan swalayan di wilayah Kota Putussibau untuk mengawal pergerakan harga jual beras di tingkat pedagang.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga pangan pokok di Kabupaten Kapuas Hulu tetap terjaga. Kondisi geografis Kapuas Hulu yang berada jauh dari sentra produksi beras nasional membuat pengawasan terhadap pasokan dan harga pangan perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan intervensi pangan yang dilakukan BULOG benar-benar berdampak nyata dalam menjaga daya beli serta meringankan isi dompet masyarakat. Dari hasil pemantauan dan monitoring komprehensif hari ini di pasar tradisional maupun swalayan, kami dapat memastikan bahwa harga jual beras medium di Kabupaten Kapuas Hulu, khususnya untuk komoditas beras SPHP, masih terkendali dengan sangat baik dan seluruhnya dipastikan terjual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tegas Khilnan.
Menurut Khilnan, stabilnya harga pangan juga didukung kelancaran pasokan melalui jaringan kemitraan BULOG yang tersebar di tengah masyarakat.
Masyarakat dapat mengakses beras medium dengan harga yang ditetapkan pemerintah melalui pasar rakyat, jaringan swalayan maupun gerai Rumah Pangan Kita (RPK) yang dikelola mitra warung sembako binaan BULOG.
Komitmen menjaga stabilitas harga di daerah tersebut sejalan dengan kebijakan Perum BULOG secara nasional. Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut BULOG saat ini menguasai sekitar 4,9 juta ton stok beras nasional.
Ketersediaan stok tersebut menjadi salah satu modal BULOG untuk melakukan intervensi pasar secara cepat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kapuas Hulu, sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga dan kelangkaan pangan.
Melalui pengawasan harga, perluasan jaringan distribusi RPK dan pemantauan secara berkelanjutan, BULOG Cabang Putussibau bersama dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berkomitmen menjaga ketahanan pangan daerah.
BULOG juga mengimbau masyarakat di Bumi Uncak Kapuas tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan pokok. Stok beras dipastikan aman dan penyalurannya terus dilakukan untuk menjaga kebutuhan masyarakat serta stabilitas harga di pasaran. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini