Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 06 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Gelar juara Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 terasa begitu spesial bagi ganda putri China, Liao Li Xi/Shen Shi Yao.
Bukan hanya karena berhasil mengalahkan Chou Yun An/Ruo Hsuan Ko dari Chinese Taipei di partai final, tetapi juga karena gelar tersebut diraih setelah Shen Shi Yao sempat mengalami cedera lutut yang cukup serius.
Liao Li Xi/Shen Shi Yao tampil solid pada final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Minggu (6/9/2026). Mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-15.
Bagi Shen, hasil tersebut berada di luar perkiraannya. Sebelum turnamen, dia bahkan tidak pernah berpikir bisa berdiri sebagai juara karena masih dalam proses pemulihan dari cedera.
“Saya sangat bersyukur karena saya tidak pernah berpikir bisa juara di sini karena sebelum ini saya mengalami cedera lutut yang cukup serius. Terima kasih kepada pelatih dan partner saya yang selalu membantu saya untuk kembali pulih,” ujar Shen.
Pertandingan final sendiri tidak berjalan mudah. Chou Yun An/Ruo Hsuan Ko mampu memberikan perlawanan, tetapi Liao/Shen tetap mampu menjaga permainan hingga mengamankan kemenangan dalam dua gim.
Shen mengakui permainan lawan cukup baik. Namun, mereka berusaha menjalankan arahan pelatih sehingga mampu menjaga permainan dan menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.
“Permainan mereka hari ini sangat baik tapi kami coba mengikuti arahan-arahan dari pelatih sehingga kami bisa memainkan dengan baik di permainan tadi,” katanya.
Selain pelatih dan partner, Shen juga menyebut peran para pemain senior dalam perjalanan mereka. Sejumlah nama besar seperti Jia Yi Fan, Liu Sheng Shu dan Tan Ning disebut banyak membantu dalam sesi latihan.
Menurut Shen, para senior tersebut tidak hanya membantu dalam latihan, tetapi juga memberikan pengalaman dan pengajaran yang menjadi bekal penting bagi mereka.
“Kakak-kakak kami seperti Jia Yi Fan, Liu Sheng Shu atau Tan Ning sangat membantu di latihan, mereka terus mengajari kami. Kami selalu banyak belajar dari pengalaman dan pengajaran mereka,” tuturnya.
Sementara itu, Liao Li Xi memilih tidak terlalu larut dalam euforia setelah memastikan gelar juara. Dia menyadari persaingan pada turnamen berikutnya bakal lebih berat.
Karena itu, Liao menegaskan mereka akan kembali berusaha memberikan penampilan terbaik dan terus memperkuat mental menghadapi tantangan berikutnya.
“Di turnamen berikutnya pasti lebih sulit tapi kami mau memberikan kembali yang terbaik, coba terus memantapkan hati,” kata Liao.
KALBARONLINE.com – Gelar juara Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 terasa begitu spesial bagi ganda putri China, Liao Li Xi/Shen Shi Yao.
Bukan hanya karena berhasil mengalahkan Chou Yun An/Ruo Hsuan Ko dari Chinese Taipei di partai final, tetapi juga karena gelar tersebut diraih setelah Shen Shi Yao sempat mengalami cedera lutut yang cukup serius.
Liao Li Xi/Shen Shi Yao tampil solid pada final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Minggu (6/9/2026). Mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-15.
Bagi Shen, hasil tersebut berada di luar perkiraannya. Sebelum turnamen, dia bahkan tidak pernah berpikir bisa berdiri sebagai juara karena masih dalam proses pemulihan dari cedera.
“Saya sangat bersyukur karena saya tidak pernah berpikir bisa juara di sini karena sebelum ini saya mengalami cedera lutut yang cukup serius. Terima kasih kepada pelatih dan partner saya yang selalu membantu saya untuk kembali pulih,” ujar Shen.
Pertandingan final sendiri tidak berjalan mudah. Chou Yun An/Ruo Hsuan Ko mampu memberikan perlawanan, tetapi Liao/Shen tetap mampu menjaga permainan hingga mengamankan kemenangan dalam dua gim.
Shen mengakui permainan lawan cukup baik. Namun, mereka berusaha menjalankan arahan pelatih sehingga mampu menjaga permainan dan menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.
“Permainan mereka hari ini sangat baik tapi kami coba mengikuti arahan-arahan dari pelatih sehingga kami bisa memainkan dengan baik di permainan tadi,” katanya.
Selain pelatih dan partner, Shen juga menyebut peran para pemain senior dalam perjalanan mereka. Sejumlah nama besar seperti Jia Yi Fan, Liu Sheng Shu dan Tan Ning disebut banyak membantu dalam sesi latihan.
Menurut Shen, para senior tersebut tidak hanya membantu dalam latihan, tetapi juga memberikan pengalaman dan pengajaran yang menjadi bekal penting bagi mereka.
“Kakak-kakak kami seperti Jia Yi Fan, Liu Sheng Shu atau Tan Ning sangat membantu di latihan, mereka terus mengajari kami. Kami selalu banyak belajar dari pengalaman dan pengajaran mereka,” tuturnya.
Sementara itu, Liao Li Xi memilih tidak terlalu larut dalam euforia setelah memastikan gelar juara. Dia menyadari persaingan pada turnamen berikutnya bakal lebih berat.
Karena itu, Liao menegaskan mereka akan kembali berusaha memberikan penampilan terbaik dan terus memperkuat mental menghadapi tantangan berikutnya.
“Di turnamen berikutnya pasti lebih sulit tapi kami mau memberikan kembali yang terbaik, coba terus memantapkan hati,” kata Liao.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini