Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 08 Desember 2025 |
KALBARONLINE.com — Pemerintah Kota Pontianak menggelar Apel Gabungan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang diikuti jajaran Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan BPBD Kota Pontianak, di halaman Pontianak Convention Center (PCC), Senin (8/12/2025). Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, sebagai bentuk pengecekan kekuatan personel menjelang malam perayaan Nataru.
Dalam arahannya, Edi mengapresiasi dedikasi seluruh petugas yang berada di garis depan menjaga ketertiban, keamanan, keselamatan, serta kenyamanan masyarakat. Ia menyebut tantangan lapangan semakin besar dan membutuhkan kesiapan fisik serta mental yang kuat, terutama di tengah cuaca ekstrem yang memicu genangan dan risiko pohon tumbang akibat tiupan angin puting beliung.
“Seluruh personel harus siap siaga bukan hanya 8 sampai 12 jam, tetapi 24 jam. Alarm ponsel, piket, pos ronda, dan komunikasi grup harus aktif. Koordinasi menjadi kunci agar setiap kejadian bisa ditangani cepat dan responsif,” pesannya.
Edi menegaskan bahwa tantangan utama saat ini adalah kondisi alam dan karakter topografi Pontianak yang berada di garis khatulistiwa. Kota ini sangat dipengaruhi pasang surut air laut, terutama pada periode Desember hingga Januari yang dikenal sebagai masa pasang tertinggi. Berdasarkan data BMKG, ketinggian pasang diperkirakan dapat mencapai 1,8 meter di atas permukaan rata-rata Sungai Kapuas.
Ia juga menyebut beberapa ruas jalan yang sempat tergenang saat pasang tinggi, seperti Simpang Ayani, kawasan Gedung Kartini, dan Alun Kapuas. Meski kondisi di sejumlah titik telah membaik, Edi meminta seluruh jajaran tetap mewaspadai potensi genangan, terutama apabila pasang terjadi bersamaan dengan hujan lebat.
“Jika hanya pasang mungkin masih bisa kita maklumi. Tetapi ketika pasang bertemu hujan deras, genangan tidak bisa dihindari. Ini faktor alam yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.
Selain kesiapsiagaan personel, Wali Kota juga meminta seluruh peralatan pendukung disiapkan dengan baik—mulai dari mobil operasional, alat lapangan, hingga senso, parang, dan kapak. Koordinasi lintas sektor dengan kepolisian, TNI, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan elemen masyarakat juga harus terus diperkuat.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, peningkatan aktivitas transportasi dan lalu lintas turut menjadi fokus perhatian. Arus truk, kontainer, dan angkutan logistik diperkirakan meningkat seiring kebutuhan distribusi barang menuju pasar maupun gudang.
“Suplai logistik pasti meningkat. Ini perlu pengaturan lalu lintas yang lebih intensif dari jajaran Dinas Perhubungan,” tambah Edi.
Wali Kota berharap seluruh unsur pengamanan dapat menjaga kekompakan, kedisiplinan, dan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menghadapi dinamika akhir tahun. (Red)
KALBARONLINE.com — Pemerintah Kota Pontianak menggelar Apel Gabungan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang diikuti jajaran Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan BPBD Kota Pontianak, di halaman Pontianak Convention Center (PCC), Senin (8/12/2025). Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, sebagai bentuk pengecekan kekuatan personel menjelang malam perayaan Nataru.
Dalam arahannya, Edi mengapresiasi dedikasi seluruh petugas yang berada di garis depan menjaga ketertiban, keamanan, keselamatan, serta kenyamanan masyarakat. Ia menyebut tantangan lapangan semakin besar dan membutuhkan kesiapan fisik serta mental yang kuat, terutama di tengah cuaca ekstrem yang memicu genangan dan risiko pohon tumbang akibat tiupan angin puting beliung.
“Seluruh personel harus siap siaga bukan hanya 8 sampai 12 jam, tetapi 24 jam. Alarm ponsel, piket, pos ronda, dan komunikasi grup harus aktif. Koordinasi menjadi kunci agar setiap kejadian bisa ditangani cepat dan responsif,” pesannya.
Edi menegaskan bahwa tantangan utama saat ini adalah kondisi alam dan karakter topografi Pontianak yang berada di garis khatulistiwa. Kota ini sangat dipengaruhi pasang surut air laut, terutama pada periode Desember hingga Januari yang dikenal sebagai masa pasang tertinggi. Berdasarkan data BMKG, ketinggian pasang diperkirakan dapat mencapai 1,8 meter di atas permukaan rata-rata Sungai Kapuas.
Ia juga menyebut beberapa ruas jalan yang sempat tergenang saat pasang tinggi, seperti Simpang Ayani, kawasan Gedung Kartini, dan Alun Kapuas. Meski kondisi di sejumlah titik telah membaik, Edi meminta seluruh jajaran tetap mewaspadai potensi genangan, terutama apabila pasang terjadi bersamaan dengan hujan lebat.
“Jika hanya pasang mungkin masih bisa kita maklumi. Tetapi ketika pasang bertemu hujan deras, genangan tidak bisa dihindari. Ini faktor alam yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.
Selain kesiapsiagaan personel, Wali Kota juga meminta seluruh peralatan pendukung disiapkan dengan baik—mulai dari mobil operasional, alat lapangan, hingga senso, parang, dan kapak. Koordinasi lintas sektor dengan kepolisian, TNI, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan elemen masyarakat juga harus terus diperkuat.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, peningkatan aktivitas transportasi dan lalu lintas turut menjadi fokus perhatian. Arus truk, kontainer, dan angkutan logistik diperkirakan meningkat seiring kebutuhan distribusi barang menuju pasar maupun gudang.
“Suplai logistik pasti meningkat. Ini perlu pengaturan lalu lintas yang lebih intensif dari jajaran Dinas Perhubungan,” tambah Edi.
Wali Kota berharap seluruh unsur pengamanan dapat menjaga kekompakan, kedisiplinan, dan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menghadapi dinamika akhir tahun. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini