Pontianak    

Universitas PGRI Pontianak Masuk Tiga Besar Kampus dengan Skor SINTA Tertinggi di Kalbar

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 10 June 2026
Universitas PGRI Pontianak Masuk Tiga Besar Kampus dengan Skor SINTA Tertinggi di Kalbar
Rektor Universitas PGRI Pontianak, Muhamad Firdaus (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Universitas PGRI Pontianak kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan tinggi Kalimantan Barat. Berdasarkan data Science and Technology Index (SINTA) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Universitas PGRI Pontianak berhasil menempati posisi ketiga perguruan tinggi dengan skor SINTA tertinggi di Kalbar.

Dalam data terbaru yang dirilis, Universitas PGRI Pontianak mencatatkan skor SINTA sebesar 59.956. Capaian tersebut menempatkannya di bawah Universitas Tanjungpura dan Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Peringkat ini menjadi salah satu indikator meningkatnya produktivitas akademik kampus, mulai dari penelitian, publikasi ilmiah, hingga pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh sivitas akademika Universitas PGRI Pontianak dalam beberapa tahun terakhir.

Rektor Universitas PGRI Pontianak, Muhamad Firdaus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, peneliti, mahasiswa, serta tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas akademik kampus.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika yang terus memperkuat budaya riset, publikasi ilmiah, dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi. Peringkat ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti bahwa dosen dan seluruh sivitas akademika Universitas PGRI Pontianak terus produktif dalam penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Firdaus.

Ia menegaskan, Universitas PGRI Pontianak akan terus mendorong penguatan kapasitas dosen, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi internasional, agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Selain itu, kampus juga terus memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga, instansi pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi lainnya guna meningkatkan kualitas riset yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin menjadikan Universitas PGRI Pontianak sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga mampu melahirkan berbagai penelitian dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional,” katanya.

Firdaus menambahkan, keberhasilan masuk dalam jajaran tiga besar kampus dengan skor SINTA tertinggi di Kalimantan Barat menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas dan meningkatkan kinerja akademik ke depan.

Ia optimistis, dengan semangat kolaborasi dan komitmen seluruh sivitas akademika, Universitas PGRI Pontianak mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.

“Ini bukan garis akhir, tetapi langkah awal untuk terus berkembang. Kami akan terus memperkuat ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada mutu,” tegasnya.

Sebagai informasi, SINTA merupakan sistem yang dikembangkan pemerintah untuk mengukur kinerja perguruan tinggi, dosen, dan peneliti melalui berbagai indikator, mulai dari publikasi ilmiah, sitasi, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Masuknya Universitas PGRI Pontianak dalam posisi tiga besar perguruan tinggi dengan skor SINTA tertinggi di Kalimantan Barat menjadi bukti bahwa kampus tersebut terus menunjukkan perkembangan positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Bumi Khatulistiwa. (*)

Artikel Selanjutnya
Ria Norsan Usul Gaji PPPK Dibayar APBN, Daerah Kesulitan Penuhi Batas Belanja Pegawai
Wednesday, 10 June 2026
Artikel Sebelumnya
Terima Kunjungan Baleg DPR RI, Norsan Dorong Perlindungan Hak Masyarakat Adat
Wednesday, 10 June 2026

Berita terkait